PONTIANAK INFORMASI – Tiga hari menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027, suasana di Toko Buku Juanda, Jalan Juanda, Pontianak, mulai dipenuhi pembeli. Toko perlengkapan sekolah yang telah berdiri sejak era 1980-an itu kembali menjadi tujuan utama warga yang berburu kebutuhan sekolah anak.
Pantauan dilokasi, Jumat (10/7), lorong-lorong toko dipadati pengunjung yang mayoritas merupakan para orang tua. Mereka terlihat sibuk memilih buku tulis, alat tulis, kaus kaki, hingga tas sekolah.
Ramainya pengunjung menjadi pemandangan yang selalu berulang setiap menjelang tahun ajaran baru. Tak hanya warga Pontianak dan Kubu Raya, pembeli juga datang dari sejumlah daerah lain seperti Mempawah, Singkawang hingga Sintang.
Salah seorang pembeli, Yanti, warga Desa Kapur, Kabupaten Kubu Raya, mengaku datang untuk melengkapi kebutuhan sekolah ketiga anaknya yang akan memasuki jenjang pendidikan berbeda.
“Saya beli buku tulis, pensil, dan pulpen. Anak saya ada yang masuk kelas 2 SMA, kelas 6 SD, dan kelas 1 SMP. Memang dari dulu selalu belanja di sini karena barangnya lengkap,” katanya.
Ia mengaku baru sempat berbelanja menjelang masuk sekolah lantaran baru kembali dari liburan keluarga.
“Baru hari ini belanjanya karena baru pulang liburan. Harganya juga masih terjangkau, makanya dari dulu memang suka belanja di sini,” ujarnya.
Manager Toko Buku Juanda, Leonardo, mengatakan peningkatan jumlah pembeli mulai terasa sekitar sepekan terakhir.
“Memasuki tahun ajaran baru, penjualan meningkat sekitar 30 persen dibanding hari biasa. Kalau dibandingkan periode yang sama tahun lalu, kenaikannya sekitar 10 persen,” katanya.
Menurut Leonardo, mayoritas pelanggan masih mencari buku tulis dan alat tulis kantor (ATK). Sementara buku pelajaran biasanya mulai banyak dicari setelah proses belajar mengajar dimulai.
“Yang paling banyak dibeli sekarang buku tulis dan ATK. Kalau buku paket biasanya nanti setelah anak-anak mulai masuk sekolah,” jelasnya.
Ia memastikan stok perlengkapan sekolah masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga puncak musim belanja.
“Kami perkirakan puncak keramaian terjadi pada 11 sampai 12 Juli. Untuk stok masih aman,” ujarnya.
Meski sejumlah harga barang terdampak kenaikan biaya produksi, terutama bahan plastik, Leonardo memastikan pihaknya tetap berupaya menjaga harga agar tetap terjangkau.
“Memang ada kenaikan, terutama untuk produk berbahan plastik. Tapi kami berusaha semaksimal mungkin agar harga tetap terjangkau bagi pelanggan,” katanya.
Toko Buku Juanda sendiri melayani pembeli mulai pukul 08.00 hingga 21.00 WIB selama musim masuk sekolah.
