Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Kesal dengan Pemotongan Bansos PPKM, Pimpinan DPR Minta Aparat Usut Tuntas Pelaku
  • Ekonomi
  • Nasional
  • News

Kesal dengan Pemotongan Bansos PPKM, Pimpinan DPR Minta Aparat Usut Tuntas Pelaku

Editor PI 30/07/2021
Ilustrasi Praktik Pemotongan Bansos PPKM

Ilustrasi Praktik Pemotongan Bansos PPKM, Foto: Antara

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily menyesalkan pemotongan bantuan sosial (bansos) yang diberikan untuk masyarakat terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kesal dengan kejadian itu, Ace pun meminta aparat berwenang untuk mengusut tuntas pelakunya.

“Harus diusut dengan tuntas pelaku pemotongan bansos tunai tersebut. Apalagi kalau dana bansos itu dipotong oleh oknum petugas pendamping yang memang ditugaskan oleh Kemensos sendiri,” tutur Ace, seperti dikutip dari situs resmi DPR, Jumat (30/7/2021).

Politikus Partai Golkar itu menyarankan, bantuan sosial sebaiknya langsung disalurkan dan diterima oleh warga karena bila tidak, bantuan itu berpeluang menimbulkan praktik pemotongan oleh pihak-pihak yang mengaku dirinya sebagai petugas.

“Perlu ada sosialisasi kepada warga penerima bantuan sosial bahwa uang tersebut merupakan hak mereka. Tidak ada potong memotong oleh pihak-pihak yang mengatasnamakan aparat untuk kepentingan apapun,” tambahnya.

Melansir dari Kompas.com, Ace mengatakan pihaknya sudah beberapa kali mengingatkan Kementerian Sosial terkait perlu dan pentingnya pengawasan penyaluran bansos. Menurut Ace, hal ini dilakukan untuk memastikan bantuan tersebut tidak disunat. Disamping itu, ia menegaskan diperlukan juga keberanian masyarakat untuk melapor bila ditemukan penyelewengan bantuan sosial.

“Sebetulnya, Kementerian Sosial sudah melakukan kerja sama dengan pihak Kepolisian untuk memastikan bantuan itu tidak disunat. Hal yang penting menurut saya adalah mendorong keberanian warga untuk melaporkan adanya penyelewengan bantuan sosial itu,” tegas Ace.

Sebelumnya, Menteri Sosial Tri Rismaharini menemukan dugaan praktik pungutan liar (pungli) di Kota Tangerang, Rabu (28/7/2021). Hingga saat ini, Polres Metro Kota Tanggerang masih mendalami kasusnya.

“Terkait hasil keterangan seperti apa kita belum bisa sampaikan karena masih kita terus dalami. Karena ini kan masih dalam dugaan, kalau misal koordinator PKH punya bukti misalnya bukti kuitansi tanda terima dan kesepakatan dari PKH apakah itu bisa disebut pugli? atau bagaimana itu yang terus kita dalami,” terang Kabag Humas Polres Metro Kota Tangerang, Kompol Abdul Rachim pada Beritasatu.com, Kamis (29/7/2021).

Kejadian yang dialami oleh salah satu penerima bantuan sosial tunai (BST) itu ditemukan Risma saat ia melakukan inspeksi mendadak penyaluran BST Rp 600.000. Dalam kesempatan itu, salah seorang keluarga penerima manfaat (KPM) yang dijumpai Risma mengaku dirinya diminta pungli sebesar Rp 50.000 dari total BST yang disalurkan.

(DPR RI, Beritasatu.com & Kompas.com)

Continue Reading

Previous: Jokowi Berharap Pelaku Usaha Bisa Bekerja Lebih Keras & Tahan Banting Hadapi Pandemi Covid-19
Next: Data Balitbangkes Per 29 Juli, Berikut 22 Provinsi Indonesia yang Terdeteksi Varian Delta

Related Stories

Skandal Penipuan Wedding Organizer Ayu Puspita: Ratusan Korban Rugi Miliaran, WO Ditahan Polisi
  • Nasional

Skandal Penipuan Wedding Organizer Ayu Puspita: Ratusan Korban Rugi Miliaran, WO Ditahan Polisi

Tyo 10/12/2025
Tragedi Kebakaran Gedung Terra Drone Cempaka Baru, 22 Orang Tewas
  • Nasional

Tragedi Kebakaran Gedung Terra Drone Cempaka Baru, 22 Orang Tewas

Tyo 10/12/2025
Dedi Mulyadi Jenguk Korban Banjir di Sumatera, Bawa Bantuan dan Sapa Langsung Warga yang Terdampak
  • Nasional

Dedi Mulyadi Jenguk Korban Banjir di Sumatera, Bawa Bantuan dan Sapa Langsung Warga yang Terdampak

Tyo 09/12/2025

Berita Terbaru

  • Percepatan Pembangunan Jalan Poros Demi Peningkatan Ekonomi Kubu Raya 10/12/2025
  • Kamboja Mundur dari SEA Games 2025, Tarik Semua Atlet 10/12/2025
  • Skandal Penipuan Wedding Organizer Ayu Puspita: Ratusan Korban Rugi Miliaran, WO Ditahan Polisi 10/12/2025
  • Tragedi Kebakaran Gedung Terra Drone Cempaka Baru, 22 Orang Tewas 10/12/2025
  • Jet Tempur China Dituduh Kunci Radar Pesawat Jepang, Ketegangan di Langit Asia Timur Meningkat 09/12/2025
  • Dedi Mulyadi Jenguk Korban Banjir di Sumatera, Bawa Bantuan dan Sapa Langsung Warga yang Terdampak 09/12/2025

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Percepatan Pembangunan Jalan Poros Demi Peningkatan Ekonomi Kubu Raya
  • Kubu Raya
  • Lokal

Percepatan Pembangunan Jalan Poros Demi Peningkatan Ekonomi Kubu Raya

Tyo 10/12/2025
Kamboja Mundur dari SEA Games 2025, Tarik Semua Atlet
  • Internasional

Kamboja Mundur dari SEA Games 2025, Tarik Semua Atlet

Tyo 10/12/2025
Skandal Penipuan Wedding Organizer Ayu Puspita: Ratusan Korban Rugi Miliaran, WO Ditahan Polisi
  • Nasional

Skandal Penipuan Wedding Organizer Ayu Puspita: Ratusan Korban Rugi Miliaran, WO Ditahan Polisi

Tyo 10/12/2025
Tragedi Kebakaran Gedung Terra Drone Cempaka Baru, 22 Orang Tewas
  • Nasional

Tragedi Kebakaran Gedung Terra Drone Cempaka Baru, 22 Orang Tewas

Tyo 10/12/2025

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.