Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Ketua Komisi III DPRD Kalbar Desak Percepat Operasional Pelabuhan Kijing untuk Dongkrak PAD
  • Lokal
  • News

Ketua Komisi III DPRD Kalbar Desak Percepat Operasional Pelabuhan Kijing untuk Dongkrak PAD

Editor PI 06/03/2026
IMG_7631

PONTIANAK INFORMASI – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Syarif Amin Muhammad Assegaf, berharap pemerintah pusat segera meresmikan Pelabuhan Kijing sebagai pelabuhan internasional.

Menurutnya, hingga saat ini Kalbar belum mendapatkan manfaat maksimal dari pajak ekspor karena sebagian besar komoditas daerah justru dikirim melalui pelabuhan di provinsi lain.

Syarif Amin menjelaskan, selama Pelabuhan Kijing belum berstatus pelabuhan ekspor internasional, pajak dari produk-produk unggulan Kalbar seperti kelapa sawit, bauksit, hingga kratom justru tercatat di daerah lain.

“Selama ini kita hanya memproduksi, tetapi hasil pajaknya tidak dinikmati rakyat Kalbar. Karena ekspornya melalui pelabuhan di Jakarta, Medan, Riau atau daerah lain,” ujarnya, saat ditemui diruang kerja, Jumat (6/3/26).

Ia menilai, jika Pelabuhan Kijing segera diresmikan sebagai pelabuhan internasional, maka potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalbar dari sektor pajak ekspor bisa meningkat signifikan.

Syarif Amin bahkan memperkirakan pendapatan daerah berpotensi meningkat hingga beberapa kali lipat apabila seluruh produk ekspor Kalbar tercatat melalui pelabuhan sendiri.

“Contohnya dari CPO atau produk sawit itu sangat besar. Bisa meningkat tiga sampai empat kali lipat dari pendapatan yang ada sekarang karena semuanya terdata,” jelasnya.

Selain itu, Komisi III DPRD Kalbar juga mendorong adanya pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan yang memiliki pelabuhan sendiri untuk kegiatan ekspor.

Ia mencontohkan perusahaan seperti Well Harvest Winning Alumina Refinery yang memiliki fasilitas pelabuhan sendiri untuk pengiriman produk ke luar negeri.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu memastikan adanya perwakilan dari bea cukai atau instansi terkait untuk memantau aktivitas ekspor dari pelabuhan milik perusahaan tersebut.

“Kita berharap ada perwakilan kita untuk mengawasi pelabuhan mereka, supaya kita tahu berapa banyak produk Kalbar yang dibawa keluar negeri,” katanya.

Lebih lanjut, Komisi III DPRD Kalbar juga berencana mendorong penyusunan regulasi berupa peraturan daerah (Perda) guna mengantisipasi potensi kebocoran pendapatan dari aktivitas ekspor komoditas daerah.

Regulasi tersebut diharapkan dapat mengatur mekanisme ekspor agar produk-produk Kalbar tetap tercatat dan memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa pelabuhan milik swasta tetap dapat beroperasi. Namun, pemerintah daerah dapat membuat aturan agar aktivitas ekspor tetap terdata melalui sistem pelabuhan yang memiliki izin ekspor resmi.

“Kita tidak melarang pelabuhan swasta beroperasi. Tapi nanti melalui regulasi kita bisa mengatur agar ekspor produk Kalbar tetap melalui pelabuhan yang memiliki izin ekspor dan datanya tercatat,” pungkasnya.

Tags: DPRD Kalbar Komisi III DPRD Kalbar Pelabuhan Kijing

Continue Reading

Previous: Mahasiswa Mempawah Minta Pelabuhan Kijing Buka Peluang Kerja bagi Warga Lokal
Next: Dubes Tiongkok Terkesan dengan Pontianak, Buka Peluang Kerja Sama Infrastruktur dan Pengolahan Sampah

Related Stories

1d39f8b2-6a94-450e-9897-4d8b6f3566ec
  • Lokal
  • News

Hadiri Rakernas LPDN, Sekjen MADN: Perempuan Dayak Garda Terdepan Bentuk Keluarga Berkualitas

Editor PI 14/08/2026
IMG_5017
  • Lokal
  • News

ISPA Masih Terkendali, Kasus Pneumonia di RSUD Soedarso Cenderung Naik di Tengah Kabut Asap

Editor PI 14/08/2026
77896e74-8aba-4158-a777-fe5939d5fa1b
  • Lokal
  • News

Wako Edi Kamtono Minta Warga Hentikan Aktivitas 3 Menit saat Detik-Detik Proklamasi

Editor PI 14/08/2026

Berita Terbaru

  • Hadiri Rakernas LPDN, Sekjen MADN: Perempuan Dayak Garda Terdepan Bentuk Keluarga Berkualitas 14/08/2026
  • ISPA Masih Terkendali, Kasus Pneumonia di RSUD Soedarso Cenderung Naik di Tengah Kabut Asap 14/08/2026
  • Wako Edi Kamtono Minta Warga Hentikan Aktivitas 3 Menit saat Detik-Detik Proklamasi 14/08/2026
  • Karhutla di Kalbar Tembus 28 Ribu Hektar, Gubernur Norsan Minta Warga Stop Bakar Ladang Sampai El Nino Berakhir 14/08/2026
  • Kasus ISPA di Pontianak Tertinggi di Kalbar, Dinkes Minta Warga Waspadai Dampak Kabut Asap 14/08/2026
  • Anggota Satpol PP Pontianak Nyaris Diamuk Warga Saat Razia Layangan, Begini Kronologinya 14/08/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

1d39f8b2-6a94-450e-9897-4d8b6f3566ec
  • Lokal
  • News

Hadiri Rakernas LPDN, Sekjen MADN: Perempuan Dayak Garda Terdepan Bentuk Keluarga Berkualitas

Editor PI 14/08/2026
IMG_5017
  • Lokal
  • News

ISPA Masih Terkendali, Kasus Pneumonia di RSUD Soedarso Cenderung Naik di Tengah Kabut Asap

Editor PI 14/08/2026
77896e74-8aba-4158-a777-fe5939d5fa1b
  • Lokal
  • News

Wako Edi Kamtono Minta Warga Hentikan Aktivitas 3 Menit saat Detik-Detik Proklamasi

Editor PI 14/08/2026
IMG_4998
  • Lokal
  • News

Karhutla di Kalbar Tembus 28 Ribu Hektar, Gubernur Norsan Minta Warga Stop Bakar Ladang Sampai El Nino Berakhir

Editor PI 14/08/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.