Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Komisi II DPRD Kalbar Tinjau Investasi Industri Alumina, Soroti Tenaga Kerja Lokal dan PAD
  • Lokal
  • News

Komisi II DPRD Kalbar Tinjau Investasi Industri Alumina, Soroti Tenaga Kerja Lokal dan PAD

Editor PI 14/03/2026
84f2dbba-58e5-49f8-a9d2-c61bda32dcfd

PONTIANAK INFORMASI – Komisi II DPRD Kalimantan Barat melakukan kunjungan kerja ke kawasan industri pengolahan bauksit milik PT KAN sebagai bagian dari fungsi pengawasan sekaligus dukungan terhadap investasi yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Anggota Komisi II DPRD Kalbar, Fransiskus Ason mengatakan, kehadiran industri pengolahan seperti PT KAN diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah sektor pertambangan di Kalimantan Barat, sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai pusat agroindustri perkebunan dan pertambangan.

“Sekarang PT KAN dan beberapa perusahaan lain sudah mulai beroperasi. Jika dikelola dengan baik, investasi ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Kalbar hingga lima sampai sepuluh persen, bahkan bisa melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar legislator Partai Golkar Kalbar tersebut.

Ia mencontohkan daerah seperti Maluku yang mengalami lonjakan pertumbuhan ekonomi setelah hadirnya industri smelter nikel.

“Kita berharap Kalbar juga demikian. Selain meningkatkan ekonomi, investasi ini juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat,” katanya.

Fransiskus juga berharap adanya transfer teknologi dari tenaga ahli luar negeri kepada sumber daya manusia lokal sehingga ke depan putra-putri daerah dapat mengambil peran lebih besar dalam industri tersebut.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Kalbar, Martin Luther menyoroti potensi pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor dan alat berat yang digunakan perusahaan.

Ia berharap kendaraan operasional perusahaan dapat menggunakan pelat nomor dari Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Sanggau, agar pajaknya masuk ke daerah.

“Kalau pelat kendaraan dari luar daerah, maka pajaknya juga masuk ke daerah asal kendaraan tersebut. Kita minta kendaraan yang beroperasi di sini bisa didaftarkan di Sanggau agar menambah pendapatan daerah,” jelasnya.

Martin menyebut sekitar 60 persen penerimaan pajak kendaraan akan masuk ke pemerintah kabupaten sehingga berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Anggota Komisi II DPRD Kalbar lainnya, Yuhilda Harahap, mengingatkan agar perusahaan benar-benar menjalankan program tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) yang berdampak langsung bagi masyarakat sekitar.

Ia menilai banyak perusahaan yang pada awal berdiri memiliki komitmen baik, namun dalam pelaksanaannya tidak sepenuhnya dirasakan masyarakat.

“Kita minta CSR benar-benar menyentuh masyarakat, terutama di bidang pendidikan, kesehatan dan pembukaan lapangan kerja bagi warga sekitar,” tegasnya.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalbar, Alexander juga menekankan pentingnya prioritas tenaga kerja lokal serta pengelolaan limbah industri yang harus diperhatikan dengan serius.

“Kami ingin investasi yang masuk benar-benar memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah. Prioritaskan tenaga kerja lokal dan pastikan pengelolaan limbah sesuai aturan,” katanya.

Direktur PT KAN, Gusti Fauzi menjelaskan bahwa pabrik pengolahan bauksit menjadi alumina yang dibangun perusahaan tersebut ditargetkan memiliki kapasitas produksi hingga dua juta ton per tahun.

Menurutnya, keberadaan industri ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah komoditas bauksit yang selama ini menjadi salah satu potensi besar Kalimantan Barat.

“Sekitar 40 persen cadangan bauksit nasional berada di Kalimantan Barat. Dengan adanya industri pengolahan ini, nilai tambahnya bisa dinikmati di dalam negeri,” jelasnya.

Ia menyebut alumina yang dihasilkan nantinya akan dipasok ke industri peleburan aluminium. PT KAN juga menargetkan operasional penuh pabrik dapat tercapai secara bertahap hingga tahun 2027.

Dalam operasionalnya nanti, perusahaan diperkirakan membutuhkan sekitar 2.000 tenaga kerja dengan prioritas bagi masyarakat lokal.

“Kami berharap bisa menyerap sebanyak mungkin tenaga kerja lokal. Selain itu, proyek ini juga melibatkan vendor sehingga pelaku usaha lokal bisa ikut terlibat,” katanya.

Gusti menambahkan, teknologi pemurnian bauksit yang digunakan berasal dari China karena dinilai memiliki efisiensi tinggi dan biaya yang lebih kompetitif.

Terkait pengelolaan limbah, pihaknya memastikan telah menyiapkan sistem pengolahan limbah yang saat ini masih dalam tahap pengurusan perizinan.

“Secara umum pembangunan proyek berjalan baik. Kendala utama biasanya hanya faktor cuaca saat hujan yang dapat memperlambat pekerjaan,” pungkasnya.

Tags: DPRD Kalbar Komisi II DPRD Kalbar

Continue Reading

Previous: Jelang Idulfitri, Wali Kota Pontianak Cek Langsung Harga Bapok di Pasar Puring
Next: DPRD Kalbar Apresiasi Penutupan Dapur MBG Bermasalah: Jangan Korbankan Gizi Anak

Related Stories

Lim Mui Hong, pemilik toko Alfa Lim
  • Lokal

Tak Perlu Mudik, Oleh-oleh Khas Pontianak Kini Bisa Dikirim ke Berbagai Kota dengan Lion Parcel

Editor PI 23/06/2026
IMG_8644
  • Lokal
  • News

Sekda Harisson Hadiri Paripurna DPRD, Sebut Angka Kemiskinan hingga Stunting di Kalbar Menurun

Editor PI 23/06/2026
IMG_8641
  • Lokal
  • News

Sujiwo Targetkan Batu Ampar Jadi Desa Wisata, Listrik Jadi Langkah Awal

Editor PI 23/06/2026

Berita Terbaru

  • Prabowo Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan 24/06/2026
  • Istana Minta Publik Tunggu Persidangan soal 41 Nama di Kasus Korupsi MBG 24/06/2026
  • Dua Mobil Patroli Polisi Dirusak OTK Usai Pengamanan HUT Jakarta di Bundaran HI 23/06/2026
  • LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Korban Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Kecam Kekerasan 23/06/2026
  • Dedi Mulyadi Respons Penangkapan Taufik Hidayat: Harus Dihukum Setimpal 23/06/2026
  • Polisi Sebut Pelaku Penyekapan di Bandung Sempat Berpindah-pindah Sebelum Ditangkap 23/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Prabowo Sindir Keras Kritikus Pintar MBG: Lihatlah Anak-Anak yang Menanti!
  • Politik

Prabowo Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan

Editor PI 24/06/2026
Kejagung Dalami Dugaan Korupsi Pengadaan CCTV di Badan Gizi Nasional
  • Politik

Istana Minta Publik Tunggu Persidangan soal 41 Nama di Kasus Korupsi MBG

Editor PI 24/06/2026
Dua Mobil Patroli Polisi Dirusak OTK Usai Pengamanan HUT Jakarta di Bundaran HI
  • Nasional

Dua Mobil Patroli Polisi Dirusak OTK Usai Pengamanan HUT Jakarta di Bundaran HI

Editor PI 23/06/2026
LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Korban Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Kecam Kekerasan
  • Nasional

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Korban Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Kecam Kekerasan

Editor PI 23/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.