Pimpinan DPR Temui Massa Mahasiswa, Pembahasan Digelar Tertutup di Senayan . CNN Indonesia
Perwakilan massa mahasiswa yang menggelar aksi di depan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, menegaskan ultimatum kepada pemerintah agar tidak mengabaikan isu-isu yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat.
Hal itu disampaikan oleh Dhenni Ribowo selaku perwakilan mahasiswa usai pertemuan tertutup dengan pimpinan DPR RI pada Jumat (19/6) malam.
Dalam konferensi pers setelah pertemuan, Dhenni menekankan bahwa persoalan harga kebutuhan pokok, energi, hingga kesejahteraan masyarakat tidak boleh dianggap remeh oleh pemerintah.
“Isu perut itu jangan dicoba-coba kepada masyarakat. Karena kalau masyarakat nanti sudah lapar, emosi, pasti pemerintah yang kena,” kata Dhenni.
Pertemuan antara mahasiswa dan pimpinan DPR berlangsung sekitar 1,5 jam, mulai pukul 18.00 hingga 19.30 WIB. Dalam forum tersebut, mahasiswa disebut telah menyampaikan sejumlah tuntutan, sementara sebagian respons langsung diberikan setelah pimpinan DPR berkomunikasi dengan pejabat terkait.
Dhenni juga menyoroti persoalan kelangkaan BBM subsidi yang menurutnya berdampak langsung terhadap masyarakat dan menjadi salah satu fokus utama tuntutan mahasiswa.
Ia menegaskan bahwa mahasiswa akan terus mengawal agar seluruh tuntutan tersebut benar-benar ditindaklanjuti oleh pemerintah dan DPR.
Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima aspirasi mahasiswa dan akan terus mengupayakan komunikasi lanjutan dengan pemerintah.
“Kami telah melakukan komunikasi, berinteraksi dengan sangat baik… ke depan lebih banyak berkomunikasi dengan teman-teman dari adik-adik mahasiswa,” ujar Dasco.
Aksi ini diikuti oleh berbagai elemen mahasiswa, termasuk dari Universitas Trisakti, Universitas Mercu Buana, Universitas Esa Unggul, serta Pengurus Besar HMI MPO, dengan membawa sejumlah tuntutan terkait ekonomi, APBN, hingga kebijakan publik.
