Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi. CNN
Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi, menanggapi kritik terhadap sikap politik PDIP yang belakangan disebut “abu-abu”. Ia menilai posisi PDIP sebagai partai di luar pemerintahan sudah jelas dan membawa konsekuensi logis berupa sikap kritis terhadap pemerintah.
Menurut Viva, PDIP telah menunjukkan posisinya di luar kabinet sehingga wajar jika mengambil peran sebagai kekuatan penyeimbang di parlemen.
“Jika PDIP bersikap kritis terhadap pemerintah dan berposisi sebagai ‘partai oposisi’, hal itu sudah menjadi keniscayaan,” ujar Viva dalam keterangannya, Jumat (19/6).
Ia menegaskan sikap tersebut justru penting bagi demokrasi karena DPR membutuhkan mitra kritis untuk menjaga keseimbangan dalam proses pengambilan kebijakan. PAN, kata Viva, menghormati pilihan politik PDIP tersebut.
“PAN berpandangan sikap politik PDIP mesti dihormati karena itu menjadi keuntungan bagi demokrasi,” katanya.
Viva juga menambahkan bahwa perbedaan sikap politik di parlemen merupakan hal yang wajar. Menurutnya, partai yang berada di luar pemerintahan memang memiliki ruang untuk mengoreksi kebijakan pemerintah, sementara pihak lain tetap mendukung program yang dinilai positif.
Pernyataan ini muncul di tengah perdebatan sejumlah elite politik terkait posisi PDIP, setelah sebelumnya ada kritik yang menyebut sikap partai tersebut tidak konsisten dalam mendukung atau mengkritik pemerintah.
