PONTIANAK INFORMASI – Pemerintah Kota Pontianak menyerahkan 17 unit kendaraan roda tiga kepada kelompok masyarakat untuk mendukung pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing. Bantuan itu diharapkan dapat memperkuat upaya pengurangan sampah dari sumber sebelum dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Penyerahan bantuan dilakukan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Jumat (10/7).
Edi mengatakan persoalan sampah masih menjadi tantangan besar di Kota Pontianak. Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) 2025, timbulan sampah di Pontianak mencapai 480,213 ton per hari. Dari jumlah itu, baru sekitar 18,87 persen yang berhasil dikurangi sehingga sekitar 377,83 ton sampah masih berakhir di TPA setiap hari.
“Permasalahan sampah hingga saat ini masih menjadi tantangan besar yang dihadapi seluruh daerah, termasuk Kota Pontianak,” kata Edi.
Menurutnya, pemerintah pusat menargetkan tidak ada lagi pembangunan TPA baru pada 2030. Karena itu, pengelolaan sampah harus dimulai dari hulu melalui pemilahan dan pengurangan sampah di tingkat masyarakat.
“Penanganan sampah harus mengoptimalkan pengelolaan dari hulu ke hilir, pengurangan sampah dari sumber, dan perubahan perilaku masyarakat,” ujarnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak Usmulyono menjelaskan bantuan kendaraan roda tiga diberikan kepada kelompok masyarakat yang selama ini aktif mengelola sampah di lingkungannya, bukan kepada perorangan.
Menurutnya, salah satu kendala yang dihadapi kelompok pengelola sampah adalah jarak menuju tempat pembuangan sementara (TPS). Kendaraan tersebut akan digunakan untuk mengangkut residu setelah sampah dipilah dan diolah.
“Hambatan mereka adalah TPS yang jauh. Setelah mereka memilah, residunya yang mereka antar ke TPS,” kata Usmulyono.
Ia menambahkan, kelompok penerima bantuan juga diminta mendata jumlah sampah yang berhasil dikumpulkan, dipilah, dan dikurangi sehingga pengelolaan sampah dapat terukur.
Saat ini, DLH Kota Pontianak membina 23 bank sampah. Dengan tambahan 17 kelompok penerima bantuan, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam pengurangan sampah dari sumbernya.
Salah seorang penerima bantuan, Suryanto, pengurus Organisasi Masyarakat Pencinta Lingkungan di Jalan Karet, Gang Angin Timur, mengaku kendaraan roda tiga tersebut akan sangat membantu kegiatan pengangkutan sampah di lingkungannya.
“Alhamdulillah kita dapat bantuan dari Pemerintah Kota Pontianak. Kendaraan ini sangat bermanfaat untuk masyarakat di lingkungan Jalan Karet,” ujarnya.
Sebelumnya, warga mengangkut sampah menggunakan karung dan sepeda motor biasa menuju lokasi pengelolaan. Dengan adanya kendaraan roda tiga, proses pengangkutan sampah diharapkan menjadi lebih mudah dan efisien.
