Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Soal WFH ASN, DPRD Kalbar Minta Pengawasan dan Evaluasi Ketat
  • Lokal
  • News

Soal WFH ASN, DPRD Kalbar Minta Pengawasan dan Evaluasi Ketat

Editor PI 14/04/2026
Screenshot

Screenshot

PONTIANAK INFORMASI – Anggota DPRD Kalimantan Barat sekaligus Ketua Fraksi PAN, Zulfydar Zaidar Mochtar, menilai kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat perlu disertai pengawasan dan evaluasi yang ketat.

Menurutnya, penegasan sanksi bagi ASN yang melanggar aturan WFH merupakan langkah tepat agar kebijakan tersebut berjalan sesuai tujuan. Ia menekankan bahwa WFH bukan berarti waktu luang, melainkan tetap bekerja dari rumah dengan target kinerja yang jelas.

“WFH ini diminta untuk bekerja di rumah, bukan untuk aktivitas lain. Maka penegasan dari pemerintah, termasuk sanksi bagi yang melanggar, itu penting,” ujarnya, saat dihubungi via Whatsapp, Senin (13/4/26)

Zulfydar menjelaskan, kebijakan WFH memiliki tujuan strategis, salah satunya mengurangi beban negara, termasuk efisiensi belanja seperti penggunaan bahan bakar minyak (BBM). Selain itu, WFH juga diharapkan dapat meringankan beban operasional di lingkungan pemerintahan.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa pelaksanaan WFH harus berbasis pada program yang terukur. Setiap ASN tetap wajib melaporkan hasil kerja (output), bukan hanya aktivitas (input), kepada atasan masing-masing.

“Harus jelas apa yang dikerjakan dan apa hasilnya. Output itu yang dilaporkan, sehingga program pemerintah tetap berjalan dan tidak terganggu,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pelayanan publik, terutama di sektor vital seperti kesehatan, pendidikan, dan layanan dasar lainnya, tidak boleh terhenti meskipun ada kebijakan WFH.

“Pelayanan umum tidak boleh putus. Itu tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat,” tambahnya.

Terkait adanya keluhan sebagian ASN, seperti meningkatnya beban listrik di rumah saat WFH, Zulfydar menilai hal tersebut perlu disikapi secara proporsional. Ia menyarankan agar ASN yang mengalami kendala teknis atau kebutuhan khusus dapat melaporkan kepada atasan untuk mendapat penyesuaian.

“Kalau memang ada kondisi tertentu, misalnya pekerjaan membutuhkan peralatan khusus yang tidak bisa dilakukan di rumah, silakan dilaporkan. Itu bisa jadi pertimbangan,” jelasnya.

Tags: DPRD Kalbar WFH ASN

Continue Reading

Previous: Menuju Tanah Suci, 1.508 CJH Kota Pontianak Mulai Jalani Manasik Haji
Next: Rutin Sambangi Sulsel, Yamaha Cup Race Kembali Gebrak Sidrap Gelar MAXi Race dan Endurance GEAR Ultima

Related Stories

Screenshot
  • Lokal
  • News
  • Sports

Kondisi Tak Fit, Dejan/Apri Pantang Menyerah hingga Amankan Tiket Semifinal

Editor PI 04/09/2026
IMG_8314
  • Lokal
  • News

Dendi Triansyah Tembus Semifinal Indonesia Masters 2026 di Pontianak

Editor PI 04/09/2026
IMG_8223
  • Lokal
  • News

Kemarau Panjang, Harga Air Isi Ulang Tembus Rp25 Ribu di Pontianak, Pemerintah Diminta Turun Tangan

Editor PI 04/09/2026

Berita Terbaru

  • Kondisi Tak Fit, Dejan/Apri Pantang Menyerah hingga Amankan Tiket Semifinal 04/09/2026
  • Dendi Triansyah Tembus Semifinal Indonesia Masters 2026 di Pontianak 04/09/2026
  • Kemarau Panjang, Harga Air Isi Ulang Tembus Rp25 Ribu di Pontianak, Pemerintah Diminta Turun Tangan 04/09/2026
  • Fari Lega, Tak Perlu Lagi Gendong Anak Setelah Dapat Kursi Roda Khusus dari Pemkot Pontianak 04/09/2026
  • Tiga Bulan Kesulitan Air Bersih, Pemprov Kalbar Salurkan Bantuan di Limbung Kubu Raya 04/09/2026
  • Pemprov Kalbar Raih 2 Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 04/09/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Screenshot
  • Lokal
  • News
  • Sports

Kondisi Tak Fit, Dejan/Apri Pantang Menyerah hingga Amankan Tiket Semifinal

Editor PI 04/09/2026
IMG_8314
  • Lokal
  • News

Dendi Triansyah Tembus Semifinal Indonesia Masters 2026 di Pontianak

Editor PI 04/09/2026
IMG_8223
  • Lokal
  • News

Kemarau Panjang, Harga Air Isi Ulang Tembus Rp25 Ribu di Pontianak, Pemerintah Diminta Turun Tangan

Editor PI 04/09/2026
fc80a42d-f7c4-492b-bb83-149c63b55779
  • Lokal
  • News

Fari Lega, Tak Perlu Lagi Gendong Anak Setelah Dapat Kursi Roda Khusus dari Pemkot Pontianak

Editor PI 04/09/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.