News

Suriansyah: Idul Adha Momen Perkuat Gotong Royong Warga Kalbar

Suriansyah
Wakil Ketua DPRD Kalbar, Suriansyah. Foto: Istimewa

Berita Kalbar, PONTIANAK INFORMASI – Umat Muslim di seluruh belahan dunia, merayakan hari raya Idul Adha yang jatuh pada 10 Zulhijah dalam penanggalan hijriyah. Di Indonesia sendiri, terdapat dua pelaksanaan hari raya, yaitu pada Sabtu (9/7/2022) dan Minggu (10/7/2022).

Di Kalimantan Barat, khususnya Kota Pontianak, perayaan hari raya kedua terbesar umat Muslim itu, berlangsung khidmat. Warga berbondong ke masjid-masjid dan lapangan terbuka untuk melaksanakan salat id dengan tertib.

Memaknai Idul Adha ini, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalbar, Suriansyah menyebutkan, hari raya ini dapat dimaknai sebagai momentum untuk semangat berkorban bagi sesama warga di Kalbar.

“Idul Adha minimal dapat dimaknai semangat berkorban bagi kepentingan sesama umat manusia, terutama bagi yang mampu kepada yang tidak mampu,” kata Suriansyah, Minggu (10/7/2022).

Dia menyebutkan, warga Muslim Kalbar mesti menjadikan perjalanan spiritual Nabi Ibrahim itu sebagai pelajaran penting dan teladan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Penghambaan diri dan keikhlasan untuk berkorban, menumbuhkan semangat kecintaan antar manusia.

“Semangat tersebut harus terus kita kobarkan dengan semangat gotong royong, tolong menolong dan saling peduli kepada sesama warga bangsa khususnya di Kalbar, untuk kehidupan dan kesejahteraan yang lebih baik,” paparnya.

Di sisi lain, perayaan Idul Adha ini menurut Suriansyah, juga dapat dimaknai sebagai semangat ketakwaan kepada perintah Allah SWT. Hal ini sejalan dengan pengamalan sila pertama dalam Pancasila yang menjadi pegangan hidup bagi masyarakat Indonesia.

“Ketakwaan kepada perintah Allah SWT yang harus dilaksanakan sesuai perintah yang diberikan. Sebagai bagian dari kepercayaan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, sila pertama Pancasila,” jelasnya.

Suriansyah mengimbau, masyarakat Kalbar dan semua pihak untuk menjaga keharmonisan. Sebab hal tersebut diperlukan untuk menghadapi tantangan pembangunan daerah ke depannya. “Ini menjadi momen kita bersama. Hari raya memperkuat kebersamaan kita,” pungkasnya. (anp)