Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Tersangkut Jaring Nelayan, Penyu Sisik Langkah Akhirnya Kembali ke Laut Kalbar
  • Lokal
  • News

Tersangkut Jaring Nelayan, Penyu Sisik Langkah Akhirnya Kembali ke Laut Kalbar

Editor PI 24/07/2026
IMG_1975

PONTIANAK INFORMASI – Seekor penyu sisik yang sempat tersangkut jaring nelayan di sekitar Pulau Panjang, Kabupaten Kubu Raya, akhirnya kembali “pulang” ke habitatnya di perairan Kalimantan Barat setelah menjalani rehabilitasi selama beberapa hari.

Pelepasliaran satwa yang berstatus Critically Endangered atau kritis terancam punah itu dilakukan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalimantan Barat bersama Balai Pengelolaan Kelautan (Balai PK) Pontianak dan Yayasan Sealife Indonesia di perairan utara Jungkat, Rabu (22/7).

Kepala DKP Kalbar, Natalia Karyawati, mengatakan pelepasliaran ini merupakan bagian dari upaya menjaga kelestarian ekosistem laut sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya melindungi satwa laut yang dilindungi.

“Pelepasliaran penyu sisik ini sekaligus menjadi momentum untuk mengampanyekan pentingnya konservasi laut kepada masyarakat. Penyu sisik merupakan satwa yang dilindungi dan tidak boleh diperdagangkan,” kata Natalia.

Ia mengingatkan nelayan agar segera melepaskan kembali satwa dilindungi apabila tertangkap secara tidak sengaja saat melaut.

Kasubbag Tata Usaha Balai PK Pontianak, Graziano Raymond, menjelaskan penyu tersebut pertama kali dilaporkan nelayan pada 17 Juli 2026 sekitar pukul 20.00 WIB setelah tersangkut jaring saat mencari ikan di sekitar Pulau Panjang.

Tim kemudian mendatangi lokasi bersama dokter hewan dari Yayasan Sealife Indonesia untuk melakukan pemeriksaan awal sebelum penyu diserahkan secara sukarela kepada Balai PK Pontianak.

“Saat diserahkan, kondisi tubuh penyu dipenuhi teritip sehingga perlu menjalani rehabilitasi terlebih dahulu,” ujarnya.

Selama empat hari perawatan di Klinik Hewan Purnama, tim dokter hewan melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari kondisi fisik, pemeriksaan respons saraf, hingga radiografi seluruh tubuh.

Dokter hewan Yayasan Sealife Indonesia, drh. Maulid Dio Sehendro, mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan patah tulang maupun gangguan pada organ dalam penyu.

“Selama masa observasi, kondisinya terus membaik. Pola berenangnya normal, respons makan baik, dan iritasi pada kulit berangsur pulih sehingga dinyatakan layak dilepasliarkan kembali ke habitatnya,” jelas Dio.

Pelepasliaran dilakukan menggunakan Kapal Pengawas Perikanan BI’LAO 02 milik DKP Kalbar karena Kota Pontianak tidak memiliki pantai berpasir yang sesuai untuk pelepasan penyu.

Penyu sisik merupakan satu-satunya jenis penyu yang masuk kategori Critically Endangered dalam daftar merah IUCN. Populasinya di dunia diperkirakan telah menurun lebih dari 80 persen dalam tiga generasi terakhir akibat perdagangan sisik, kerusakan terumbu karang, dan tangkapan sampingan (bycatch) perikanan.

Di Indonesia, penyu sisik dilindungi penuh berdasarkan peraturan perundang-undangan dan perdagangan komersialnya juga dilarang secara internasional melalui CITES Appendix I.

Tags: DKP Kalbar Kalbar Pemprov Kalbar Penyu Sisik Satwa Dilindungi Satwa Langkah

Continue Reading

Previous: KBS Akui Foto Harimau Kurus yang Viral Asli dari Kebun Binatang, tetapi Diambil pada 2009
Next: Gempa M5,8 Guncang Ternate, Getaran Terasa hingga Halmahera dan Tidore

Related Stories

Screenshot
  • Lokal
  • News
  • Sports

Kondisi Tak Fit, Dejan/Apri Pantang Menyerah hingga Amankan Tiket Semifinal

Editor PI 04/09/2026
IMG_8314
  • Lokal
  • News

Dendi Triansyah Tembus Semifinal Indonesia Masters 2026 di Pontianak

Editor PI 04/09/2026
IMG_8223
  • Lokal
  • News

Kemarau Panjang, Harga Air Isi Ulang Tembus Rp25 Ribu di Pontianak, Pemerintah Diminta Turun Tangan

Editor PI 04/09/2026

Berita Terbaru

  • Kondisi Tak Fit, Dejan/Apri Pantang Menyerah hingga Amankan Tiket Semifinal 04/09/2026
  • Dendi Triansyah Tembus Semifinal Indonesia Masters 2026 di Pontianak 04/09/2026
  • Kemarau Panjang, Harga Air Isi Ulang Tembus Rp25 Ribu di Pontianak, Pemerintah Diminta Turun Tangan 04/09/2026
  • Fari Lega, Tak Perlu Lagi Gendong Anak Setelah Dapat Kursi Roda Khusus dari Pemkot Pontianak 04/09/2026
  • Tiga Bulan Kesulitan Air Bersih, Pemprov Kalbar Salurkan Bantuan di Limbung Kubu Raya 04/09/2026
  • Pemprov Kalbar Raih 2 Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 04/09/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Screenshot
  • Lokal
  • News
  • Sports

Kondisi Tak Fit, Dejan/Apri Pantang Menyerah hingga Amankan Tiket Semifinal

Editor PI 04/09/2026
IMG_8314
  • Lokal
  • News

Dendi Triansyah Tembus Semifinal Indonesia Masters 2026 di Pontianak

Editor PI 04/09/2026
IMG_8223
  • Lokal
  • News

Kemarau Panjang, Harga Air Isi Ulang Tembus Rp25 Ribu di Pontianak, Pemerintah Diminta Turun Tangan

Editor PI 04/09/2026
fc80a42d-f7c4-492b-bb83-149c63b55779
  • Lokal
  • News

Fari Lega, Tak Perlu Lagi Gendong Anak Setelah Dapat Kursi Roda Khusus dari Pemkot Pontianak

Editor PI 04/09/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.