PIFA, Lokal – Sebuah perahu nelayan asal Kabupaten Ketapang dilaporkan tenggelam di Perairan Teluk Sukadana setelah dihantam gelombang tinggi pada Rabu (8/10).
Perahu yang ditumpangi tiga orang nelayan masing-masing bernama Ishaq (42), Andri Gunawan (37), dan Zeki Chandra (29) itu tenggelam saat mereka tengah mencari ikan.
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi akibat cuaca buruk yang melanda kawasan perairan Ketapang.
“Pagi saat mencari ikan di Perairan Teluk Sukadana, tiba-tiba cuaca memburuk angin kencang dan hujan deras. Perahu kemudian mengalami kebocoran setelah dihantam ombak. Mereka sudah berusaha menutup kebocoran dan mengeluarkan air dari perahu, tapi tidak berhasil, hingga akhirnya perahu tenggelam,” terang Junetra.
Sebelum perahu benar-benar tenggelam, salah satu korban sempat mengirimkan pesan suara kepada keluarganya mengenai kondisi dan lokasi terakhir mereka. Ketiganya kemudian berusaha menyelamatkan diri menggunakan pelampung.
Setelah menerima laporan dari istri salah satu korban, tim SAR Pontianak langsung melakukan operasi pencarian dan penyelamatan (search and rescue).
“Begitu laporan masuk, tim rescue segera diberangkatkan dengan kekuatan penuh. Tim berhasil menemukan dan mengevakuasi ketiga korban yang saat itu masih terapung di sekitar lokasi perahu tenggelam,” jelas Junetra.
Ketiga nelayan tersebut kemudian dibawa menuju Dermaga Pos SAR Ketapang sebelum mendapatkan penanganan medis lanjutan di RSUD dr. Agoesdjam Ketapang.
Junetra mengimbau para nelayan agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut, terutama di tengah intensitas hujan dan angin kencang yang masih kerap terjadi di perairan Kalimantan Barat.
