Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Tingkatkan Pengawasan, Komisi IV DPRD Kalbar Sidak Proyek Mangkrak di Ketapang, Subhan: Anggaran Rp 45,3 M dari 2017 Baru Terealisasi 7,5 %
  • Lokal
  • News

Tingkatkan Pengawasan, Komisi IV DPRD Kalbar Sidak Proyek Mangkrak di Ketapang, Subhan: Anggaran Rp 45,3 M dari 2017 Baru Terealisasi 7,5 %

Editor PI 16/10/2021
Subhan Nur

Ketua Komisi IV DPRD Kalbar 2019-2024, Subhan Nur. (Foto: Humas DPRD Kalbar)

DPRD Kalbar – Komisi IV Bidang Pembangunan DPRD Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) melaksanakan sidak ke Kabupaten Ketapang untuk melihat progres proyek pembangunan pelabuhan peti kemas yang mangkrak, Rabu (14/10/2021).  Ketua Komisi IV DPRD Kalbar, Subhan Nur mengatakan, hasil monitoring, proyek yang dianggarkan tahun 2017 dan ditargetkan selesai 2020 itu baru terlaksana 7,5 persen.

Proyek dengan anggaran fantastis Rp45.337.077.000 ini belum rampung dibangun. Mendengar kabar tersebut, Komisi IV DPRD Kalbar langsung turun ke lapangan untuk memonitoring progres pembangunan proyek milik Pelindo itu.

Komisi IV DPRD Kalbar saat tiba di lokasi Proyek Pembangunan Pelabuhan Peti Kemas yang Mangkrak di Ketapang, Rabu (14/10/2021). Foto: Humas DPRD Kalbar

Sidak dilaksanakan, jelas Subhan, sebagai bentuk pengawasan Komisi IV DPRD Kalbar dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

“Hasil monitoring kami progres pembangunannya hanya 7,5 persen. Ada gagal bayar. Ada juga kabarnya Bank Daerah terdampak kredit macet karena Kredit Pengadaan Barang dan Jasa (KPPJ) senilai puluhan persen tidak berhasil dikembalikan. Hal ini tengah kami telusuri benar atau tidaknya, sebagai bentuk pengawasan Komisi IV DPRD Kalbar. Mudahan saja tidak benar,” jelas Subhan Nur, mengutip Pontianak, Jumat (14/10/2021).

Berdasarkan hasil rapat dengan Pelindo, didapatkan informasi bahwa dipembayaran tidak dilakukan karena ada beberapa hal krusial dilanggar pelaksana. Sementara keterangan dari pihak pelaksana belum dapat disimpulkan lantaran mereka belum dipanggil DPRD Kalbar.

“Intinya hasil monitoring kami hanya beberapa persen saja progres pekerjaannya. Pelindo juga menunggu hasil audit BPK. Tetapi Pelindo juga menuntut di Pengadilan,” pungkas Subhan.

Foto: Humas DPRD Kalbar

Meski sudah melihat langsung kondisi progres proyeknya dan sudah disidangkan permasalahannya, Subhan menegaskan belum dapat disimpulkan perkara proyek yang baru dikerjakan 7,5 persen itu.

“Kabarnya ada keterlambatan kerja ada denda dan lainnya. Kabarnya sudah dua kali sidang, pihak pelaksana juga tidak hadir. Itu hanya keterangan dari Pelindo ya. Untuk pelaksana awal, kami belum dapat simpulkan,” tegasnya lanjut.

Kemudian, Subhan menerangkan, berdasarkan keputusan pengadilan, diperkirakan pada 2022 pekerjaan proyek tersebut akan kembali dimulai. Berdasarkan hasil monitoring juga tufoksi pekerjaan berada di Pelindo BUMN di Jakarta, sambung dia.

“Yang kami minta pekerjaan lanjut usai tender dan masyarakat bisa memanfaatkan. Untuk persoalan mangkraknya biarkan ranah hukum misalnya di persidangan menyelesaikan,” pintanya.

Tags: DPRD Kalbar

Continue Reading

Previous: Pramuka Telan Korban lagi, 11 Siswa MTs di Ciamis Tewas Tenggelam saat Susur Sungai
Next: Dukung Baksos RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie, Wako Edi: Ringankan Beban Warga

Related Stories

IMG_1719
  • Lokal
  • News

8 Kru dan Penumpang Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau Ditemukan Tewas

Editor PI 17/04/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Puing Helikopter PK-CFX yang Hilang Kontak Ditemukan di Perbukitan Sekadau

Editor PI 16/04/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

DPRD Kalbar Kawal Pemekaran Sambas Pesisir Agar Tak Berhenti di Tengah Jalan

Editor PI 16/04/2026

Berita Terbaru

  • 8 Kru dan Penumpang Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau Ditemukan Tewas 17/04/2026
  • Puing Helikopter PK-CFX yang Hilang Kontak Ditemukan di Perbukitan Sekadau 16/04/2026
  • DPRD Kalbar Kawal Pemekaran Sambas Pesisir Agar Tak Berhenti di Tengah Jalan 16/04/2026
  • Helikopter PK-CFX Rute Sintang–Pontianak Hilang Kontak di Nanga Taman, Sekadau 16/04/2026
  • Menko Polhukam Pimpin Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026 di Kalbar, Tekankan Pencegahan Dini 16/04/2026
  • Wako Edi: Pontianak Siap Jadi Tuan Rumah AVC Men’s Champions League 2026 16/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_1719
  • Lokal
  • News

8 Kru dan Penumpang Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau Ditemukan Tewas

Editor PI 17/04/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Puing Helikopter PK-CFX yang Hilang Kontak Ditemukan di Perbukitan Sekadau

Editor PI 16/04/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

DPRD Kalbar Kawal Pemekaran Sambas Pesisir Agar Tak Berhenti di Tengah Jalan

Editor PI 16/04/2026
d70fe595-bd7a-4d3d-aca7-f31bd607833c
  • Lokal
  • News

Helikopter PK-CFX Rute Sintang–Pontianak Hilang Kontak di Nanga Taman, Sekadau

Editor PI 16/04/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.