Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Wako Edi: Dentuman Meriam Karbit Simbol Kebersamaan Warga Pontianak
  • Lokal
  • News

Wako Edi: Dentuman Meriam Karbit Simbol Kebersamaan Warga Pontianak

Editor PI 19/03/2026
bf35f9c1-79d1-4542-8e73-fe07baec737a

PONTIANAK INFORMASI – Dentuman tujuh meriam karbit silih berganti saat disulut para tamu yang hadir pada Eksibisi Meriam Karbit di tepian Sungai Kapuas, Gang Darsyad Kelurahan Bangka Belitung Laut Kecamatan Pontianak Tenggara, Kamis (19/3/2026) malam. Suara menggelegar dari permainan rakyat yang sudah ada sejak dahulu kala ini memacu adrenalin para penonton yang baru pertama kali menyaksikan dan mendengar langsung dari dekat. Permainan meriam karbit merupakan tradisi masyarakat Pontianak yang bermukim di tepian Sungai Kapuas setiap menyambut lebaran.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono bilang, eksibisi meriam karbit tahun ini terasa istimewa karena adanya perbedaan penetapan 1 Syawal 1447 Hijriyah antara pemerintah pusat dan Muhammadiyah.

“Alhamdulillah, malam ini kita tetap melaksanakan pembukaan Eksibisi Meriam Karbit. Mudah-mudahan, seperti biasanya, dentuman meriam ini menjadi penanda berakhirnya Ramadan dan kita menyambut Idulfitri,” ujarnya.

Tradisi meriam karbit sendiri telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Pontianak. Bahkan, pada tahun 2016, tradisi ini telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pemerintah Kota Pontianak pun terus berupaya menjaga dan melestarikannya sebagai ikon budaya daerah.

Lebih dari sekadar hiburan, permainan meriam karbit mengandung filosofi mendalam tentang kebersamaan dan gotong royong. Proses pembuatan hingga penggunaannya melibatkan kerja kolektif masyarakat, mulai dari merakit meriam, merawatnya, hingga membunyikannya secara bersama-sama.

“Di dalamnya ada nilai silaturahmi dan kebersamaan. Walaupun ada unsur persaingan antar kelompok, namun tetap dalam semangat kekerabatan,” jelas Edi.

Pada tahun ini, tercatat sebanyak 229 meriam karbit turut serta dalam kegiatan tersebut, dengan ukuran yang bervariasi. Beberapa di antaranya bahkan memiliki diameter lebih dari 80 sentimeter dan terbuat dari kayu gelondongan yang disimpan di dalam air untuk menjaga kualitasnya.

Tradisi ini berkembang di sepanjang Sungai Kapuas dan diwariskan secara turun-temurun oleh leluhur masyarakat setempat. Sejak dahulu, dentuman meriam karbit telah menjadi penanda datangnya 1 Syawal, sekaligus memperkuat identitas budaya Kota Pontianak.

Bagi warga Pontianak, perayaan Idulfitri terasa belum lengkap tanpa suara khas meriam karbit yang menggema di sepanjang tepian sungai.

Ke depan, lanjut Edi, Pemerintah Kota Pontianak berharap tradisi ini tidak hanya tetap lestari, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Melalui pengemasan yang lebih menarik dan atraktif, meriam karbit diharapkan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan yang mampu menarik kunjungan wisatawan.

“Setiap tahun kita lakukan evaluasi agar kegiatan ini semakin baik dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Sensasi dentuman meriam karbit mengundang rasa penasaran warga dari luar Kalimantan Barat. Salah satunya konten kreator asal Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Bedah, yang turut menyaksikan langsung kemeriahan meriam karbit di Pontianak.

Menurutnya, tradisi ini memiliki daya tarik yang sangat kuat, baik dari sisi visual maupun nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

“Ini pengalaman pertama saya melihat langsung meriam karbit di Pontianak. Suasananya luar biasa, bukan hanya dentumannya yang khas, tetapi juga kebersamaan masyarakatnya. Tradisi seperti ini jarang ditemui di daerah lain,” sebutnya.

Bedah menilai, meriam karbit memiliki potensi besar sebagai konten kreatif sekaligus daya tarik wisata nasional, bahkan internasional, apabila dikemas secara lebih modern tanpa menghilangkan nilai tradisinya.

“Saya melihat ini sangat potensial untuk dipromosikan lebih luas melalui media digital. Kalau dikemas dengan baik, ini bisa menjadi magnet wisata yang kuat bagi Pontianak,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, Sri Sujiarti, menjelaskan, pelaksanaan kegiatan Eksibisi Meriam Karbit tahun ini tersebar di 42 titik lokasi dengan jumlah keseluruhan 229 meriam karbit. Meski pembukaan eksibisi dipusatkan di Jalan Adi Sucipto Gang Darsyad Kelurahan Bangka Belitung Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara, namun permainan ini tersebar di tepian Sungai Kapuas di Kecamatan Pontianak Selatan, Tenggara dan Timur.

“Untuk lokasi eksebisi, tersebar di 42 titik di sepanjang tepian Sungai Kapuas yang meliputi wilayah Kecamatan Pontianak Selatan, Pontianak Tenggara, dan Pontianak Timur,” tutupnya.

Tags: Budaya I Meriam Karbit Pemkot Pontianak

Continue Reading

Previous: Apresiasi PS Kubu Raya, Sujiwo Serahkan Bonus Rp50 Juta
Next: Soroti Penumpang dan Pemilik Kapal Buang Sampah ke Sungai, Bupati Sujiwo Siap Beri Sanksi

Related Stories

66069eb3-f12f-462d-a7dc-3cb7062eddb8
  • Lokal
  • News

Wako Edi: TPA Batulayang Beralih ke Sanitary Landfill, Open Dumping Mulai Ditutup

Editor PI 29/04/2026
9a4dc499-9dc0-42c8-b7be-ffbc6659e610
  • Lokal
  • News

Gubernur Ria Norsan Dorong Hak Atas Tanah untuk Kepentingan Rakyat

Editor PI 29/04/2026
IMG_3247
  • Lokal
  • News

Jelang Pelantikan, MPC Pemuda Pancasila Pontianak Perkuat Sinergi dengan Polresta

Editor PI 29/04/2026

Berita Terbaru

  • Wako Edi: TPA Batulayang Beralih ke Sanitary Landfill, Open Dumping Mulai Ditutup 29/04/2026
  • Gubernur Ria Norsan Dorong Hak Atas Tanah untuk Kepentingan Rakyat 29/04/2026
  • Jelang Pelantikan, MPC Pemuda Pancasila Pontianak Perkuat Sinergi dengan Polresta 29/04/2026
  • Pembalap Kalbar, Yossie Legisadewo Juarai Kejurnas Motoprix Region Kalimantan 29/04/2026
  • Kejati Kalbar Kembali Amankan Rp55 Miliar dari Kasus Korupsi Tambang Bauskit 29/04/2026
  • Selesai Jualan Ditinggalkan di Trotoar, Satpol PP Pontianak Tertibkan Gerobak PKL Nakal 29/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

66069eb3-f12f-462d-a7dc-3cb7062eddb8
  • Lokal
  • News

Wako Edi: TPA Batulayang Beralih ke Sanitary Landfill, Open Dumping Mulai Ditutup

Editor PI 29/04/2026
9a4dc499-9dc0-42c8-b7be-ffbc6659e610
  • Lokal
  • News

Gubernur Ria Norsan Dorong Hak Atas Tanah untuk Kepentingan Rakyat

Editor PI 29/04/2026
IMG_3247
  • Lokal
  • News

Jelang Pelantikan, MPC Pemuda Pancasila Pontianak Perkuat Sinergi dengan Polresta

Editor PI 29/04/2026
bb359d45-4855-454a-816b-899cd4270d96
  • Lokal
  • News

Pembalap Kalbar, Yossie Legisadewo Juarai Kejurnas Motoprix Region Kalimantan

Editor PI 29/04/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.