Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Politik
  • KPK: Korupsi di Indonesia Sudah Seperti Ekosistem, Libatkan “Sirkel” Berlapis
  • Politik

KPK: Korupsi di Indonesia Sudah Seperti Ekosistem, Libatkan “Sirkel” Berlapis

Editor PI 20/04/2026
Ilustrasi kasus korupsi

Ilustrasi kasus korupsi. ANTARA/Ardika/am

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai praktik korupsi di Indonesia kini berkembang layaknya sebuah ekosistem yang melibatkan banyak pihak dalam satu jaringan atau “sirkel”.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, fenomena “sirkel” merujuk pada keterlibatan sejumlah pihak di luar pelaku utama yang berperan dalam berbagai tahapan tindak pidana korupsi.

“Sirkel ini tidak hanya berperan pada saat modus operandi korupsi dilakukan, tetapi juga sering kali menjadi layering melakukan penerimaan uang maupun sarana untuk menyamarkan dan mengalirkan uang hasil dugaan tindak pidana korupsi,” ujar Budi di Jakarta, Senin.

Ia mengungkapkan, anggota sirkel bisa berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari keluarga, orang kepercayaan, rekan kerja hingga kolega politik. Peran mereka pun beragam, dari perencanaan hingga penyamaran aliran dana.

“Ada yang terlibat sejak awal proses perencanaan, ada yang menjadi perantara penerimaan uang, hingga pihak yang membantu menampung atau menyamarkan aliran uang,” katanya.

KPK mencontohkan sejumlah kasus yang menunjukkan pola tersebut. Di Pekalongan, Jawa Tengah dan Bekasi, Jawa Barat, sirkel pelaku melibatkan keluarga inti yang ikut menerima aliran dana. Sementara di Tulungagung, Jawa Timur dan Riau, orang kepercayaan berperan sebagai perantara pengumpulan uang.

Dalam kasus lain di sektor bea cukai, KPK juga menemukan skema berlapis, mulai dari penyimpanan uang di rumah aman hingga penggunaan nama kolega sebagai nomine untuk menampung dana.

“Ini menunjukkan bahwa korupsi layaknya sebuah ekosistem. Ada yang mengatur, ada yang menjalankan, dan ada yang menyimpan,” tegas Budi.

KPK menilai kondisi ini menuntut strategi pemberantasan yang lebih komprehensif, tidak hanya menyasar pelaku utama, tetapi juga mengurai seluruh jejaring yang terlibat.

“Integritas tidak bisa dibangun secara individual, tetapi harus diperkuat dari lingkungan terdekat seperti keluarga, rekan kerja, hingga jejaring politik,” ujarnya.

Berdasarkan data penindakan KPK sejak 2004 hingga 2025, terdapat 1.904 pelaku tindak pidana korupsi yang telah ditangani, terdiri dari 1.742 laki-laki (91 persen) dan 162 perempuan (9 persen).

Tags: Korupsi KPK

Continue Reading

Previous: DPR Soroti Ketidaksinkronan Pemda dan BGN, Ratusan Dapur MBG di Jabar Ditutup
Next: Hensa Apresiasi Gaya Komunikasi Seskab Teddy, Dinilai Lebih Dekat dengan Rakyat

Related Stories

Pemerintah Pastikan Upaya Diplomatik untuk Pembebasan WNI yang Ditahan Israel
  • Politik

Pemerintah Pastikan Upaya Diplomatik untuk Pembebasan WNI yang Ditahan Israel

Editor PI 21/05/2026
Alasan Megawati Tak Hadir di Istana Negara Saat Upacara HUT Ke-80 RI: Tradisi dan Komitmen Pada Partai
  • Politik

PDIP Sebut Sikap Oposisi sebagai Bentuk Check and Balances

Editor PI 21/05/2026
Prabowo: Tidak Akan Ganggu Tender Meski Dimenangkan Pihak Terkait PDIP
  • Politik

Prabowo: Tidak Akan Ganggu Tender Meski Dimenangkan Pihak Terkait PDIP

Editor PI 21/05/2026

Berita Terbaru

  • Pencurian Makin Marak di Pontianak, Edi Kamtono Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan 03/06/2026
  • Pemkot Minta Kewenangan Pengawasan Ketenagakerjaan Dikembalikan ke Daerah 03/06/2026
  • Nilai Tukar Dolar Naik, Wagub Kalbar Minta Pusat Jaga Stabilitas Ekonomi 02/06/2026
  • Seminar Kebangsaan: Kebangkitan Nasional di Tengah Multikrisis Identitas Bangsa 02/06/2026
  • SPMB 2026, Disdikbud Kalbar Soroti Penumpukan Pendaftar di SMA Kota Pontianak 02/06/2026
  • Disdikbud Kalbar Siapkan Akun Demo SPMB, Orang Tua Bisa Simulasi Daftar Sekolah 02/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_6742
  • Lokal
  • News

Pencurian Makin Marak di Pontianak, Edi Kamtono Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Editor PI 03/06/2026
92146f00-9bc0-401e-859d-d4a01621b25a
  • Lokal
  • News

Pemkot Minta Kewenangan Pengawasan Ketenagakerjaan Dikembalikan ke Daerah

Editor PI 03/06/2026
IMG_6740
  • Lokal
  • News

Nilai Tukar Dolar Naik, Wagub Kalbar Minta Pusat Jaga Stabilitas Ekonomi

Editor PI 02/06/2026
Seminar Kebangsaan Bahas Nilai Kebangkitan Nasional di Tengah Multikrisis Identitas Bangsa
  • Lokal

Seminar Kebangsaan: Kebangkitan Nasional di Tengah Multikrisis Identitas Bangsa

Editor PI 02/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.