Logo Baru PSI (Foto : KOMPAS.COM/Fristin Intan Sulistyowati)
PONTIANAK INFORMASI, Politik – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membuat gebrakan menjelang Kongres pertamanya di Solo, Jawa Tengah, dengan meluncurkan logo baru bergambar gajah. Langkah ini menjadi bagian dari upaya rebranding dan penyegaran identitas partai yang selama ini dikenal dengan lambang bunga mawar. Logo baru tersebut sudah mulai terlihat di berbagai ruas jalan, termasuk di sekitar kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di Solo.
Dalam menanggapi perubahan logo partai ini, Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa perubahan tersebut merupakan hal yang wajar bagi sebuah partai politik. “Sebuah brand itu kan perlu terus diperbaharui. Disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, disesuaikan dengan, kalau dalam bisnis permintaan pasar,” ujar Jokowi seperti dilansir dari Kompas.com. Menurutnya, perubahan identitas visual adalah bagian dari dinamika organisasi yang ingin tetap relevan dan dekat dengan masyarakat.
Ketua Steering Committee Kongres PSI, Andy Budiman, mengatakan bahwa perubahan logo ini merupakan bagian dari penyegaran dan menunjukkan semangat baru PSI pasca kongres. “Benar, dan itu untuk penyegaran lah. Itu memperlihatkan satu semangat baru PSI untuk memulai sesuatu yang baru,” ujar Andy saat dihubungi, seperti dikutip dari CNN Indonesia. Andy menambahkan, logo baru akan dirilis secara resmi pada Kongres PSI yang akan digelar pada 19 Juli 2025.
Selain perubahan logo, Kongres PSI kali ini juga menandai pelaksanaan pemilihan ketua umum secara langsung dengan sistem e-voting yang diikuti oleh lebih dari 187 ribu anggota terverifikasi. Proses pemilihan ini berlangsung sejak 12 Juli hingga 18 Juli 2025, dan hasilnya akan diumumkan pada hari pertama kongres.
Jokowi juga mengapresiasi langkah PSI yang dipimpin oleh anak bungsunya, Kaesang Pangarep, karena telah mengadopsi ide-ide baru untuk menjadikan PSI sebagai partai yang lebih terbuka dan adaptif. “Saya melihat logo baru PSI keren,” ungkap Jokowi seperti dilansir dari Tribunnews. Ia juga memastikan akan hadir dalam Kongres PSI di Solo.
Sementara itu, Sekretaris Steering Committee Kongres PSI, Benidiktus ‘Beny’ Papa, menegaskan bahwa rebranding ini menjadi tonggak baru bagi perjalanan PSI ke depan. Ia memastikan bahwa meski logo berubah, nama partai tetap tidak akan diubah. “Terkait dengan perubahan nama saya kira tidak ada. Tapi di situ kita akan menegaskan bahwa Partai PSI adalah partai super terbuka,” jelas Beny.
Perubahan logo dari bunga mawar ke gajah merah-hitam ini diharapkan membawa semangat baru dan memperkuat citra PSI sebagai partai yang progresif dan berani berinovasi. Dengan simbol gajah yang dikenal kuat, cerdas, dan setia, PSI ingin menegaskan komitmennya untuk terus berjuang bersama rakyat dan menghadirkan perubahan nyata di kancah politik nasional.
