Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Politik
  • Tak Sekadar Panen, Midji Dorong Tata Kelola Pertanian Sambas Naik Level!
  • Politik

Tak Sekadar Panen, Midji Dorong Tata Kelola Pertanian Sambas Naik Level!

Editor PI 27/10/2024
Calon Gubernur Kalbar nomor urut 1, Sutarmidji foto saat silaturahmi di Salatiga, Kabupaten Sambas

Calon Gubernur Kalbar nomor urut 1, Sutarmidji foto saat silaturahmi di Salatiga, Kabupaten Sambas (Foto: Tim Media Midji-Didi)

PONTIANAK INFORMASI, Lokal – Calon Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) nomor urut 1, Sutarmidji mendorong para petani di Kabupaten Sambas membenahi tata kelola kegiatan pertanian mereka menjadi lebih baik. Hal tersebut dinilai sangat penting, mengingat Kabupaten Sambas merupakan salah satu daerah lumbung pangan Kalbar, khususnya penghasil padi atau beras.

Hal tersebut disampaikan Midji-sapaan karibnya saat menggelar kampanye dialogis di Kecamatan Salatiga, Kabupaten Sambas, Sabtu (26/10) sore. Ia mengatakan jika hasil pertanian masyarakat hanya bisa mencapai 3,2 ton padi per hektare, maka hasilnya hanya akan balik modal. Perlu produktivitas yang lebih tinggi agar bisa untung.

“Masalahnya selama ini kita (petani) tidak pernah menghitung (keuntungan), di sawah setiap hari berladang, setiap hari upah (pekerja) tidak pernah dihitung. Misalnya panen 100 hari, kalau ngupah orang sehari Rp20 ribu, maka 100 hari menjadi Rp2 juta, itu biaya pengeluaran harus dihitung. Kalau kita selama ini tidak dihitung, hasil berapa pun Alhamdulillah, padahal sebenarnya itu rugi,” paparnya.

Makanya lanjut dia, tata kelola kegiatan pertanian masyarakat harus diperbaiki. Semua harus diusahakan yang terbaik, agar hasilnya optimal. Seperti sawah-sawah di Kecamatan Salatiga yang ia lihat, ada yang kondisi irigasinya sudah kering. Yang seperti itu menurutnya jangan dibiarkan.

“Perlu mesin pompa irigasi, itu ada, harus diisi (irigasi), jangan berharap tadah hujan. Nanti itu kita benahi, karena Sambas ini sumber pangan Kalbar. Sambas ini berasnya kalau untuk orang Sambas lebih dari cukup, makanya daerah lain beli dengan Sambas,” terangnya.

Jika dirinya kembali mendapat amanah sebagai gubernur, di periode kedua nanti, Midji memastikan sektor pertanian akan dibenahi. Akan ada program-program yang mendukung peningkatan produktivitas pertanian khususnya padi, dan beras.

“Petani harus buat kelompok tani, berasnya yang lebih, dibuatkan merek sendiri (oleh) kelompok tani itu. Nanti dikemas bagus-bagus, lalu pasarkan melalui Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) misalnya, dan lain-lain, pasti bagus,” sarannya.

Apa yang disampaikannya itu, lanjut Midji merupakan bagian dari hilirisasi. Ia berharap masyarakat petani di Kabupaten Sambas bisa semakin melek dengan upaya-upaya hilirisasi, dan bisa semakin sejahtera.

“Kenapa presiden itu selalu bicara hilirisasi, yaitu bagaimana suatu produk memiliki nilai tambah, misalnya jeruk kecil, jeruk sambal itu, kalau jual begitu saja sekilo berapa? Ketika dimasukkan di botol sudah jadi jus, jadi berapa? Nilai tambahnya naik,” pungkasnya.

Tags: Pertanian Sambas sutarmidi

Continue Reading

Previous: Midji Jawab Keluhan Warga Jongkat: Siap Hadirkan Air Bersih dan SMK Negeri!
Next: Tak Terbendung, Dukungan Milenial untuk Sutarmidji-Didi Haryono Terus Mengalir

Related Stories

KPK Ungkap Pelapor Anonim Picu OTT Bupati Pati Sudewo
  • Politik

KPK Ungkap Pelapor Anonim Picu OTT Bupati Pati Sudewo

Tyo 23/01/2026
Bupati Pati Sudewo Resmi Ditetapkan Tersangka Pemerasan Jabatan Perangkat Desa
  • Politik

Bupati Pati Sudewo Resmi Ditetapkan Tersangka Pemerasan Jabatan Perangkat Desa

Tyo 21/01/2026
Eks-Wamenaker Noel Ebenezer Mengaku Bersalah Terima Rp 3 Miliar dari Skema Pemerasan Sertifikat K3
  • Politik

Eks-Wamenaker Noel Ebenezer Mengaku Bersalah Terima Rp 3 Miliar dari Skema Pemerasan Sertifikat K3

Tyo 19/01/2026

Berita Terbaru

  • Donasi Imlek–Cap Go Meh Singkawang Terkumpul Rp2,3 Miliar, Masih Butuh Rp9 Miliar 27/01/2026
  • Miris! Ibu di Sambas Cabuli Anak Angkat 9 Tahun, Videonya Dipamer ke Pelanggan 27/01/2026
  • Dua Bhabinkamtibmas Gugur Terimpit Truk TNI Saat Menuju Lokasi Longsor Cisarua 26/01/2026
  • Reza Arap Diperiksa Polisi Terkait Kematian Lula Lahfah, Penyidik Masih Dalami Sebab Meninggalnya Selebgram 26/01/2026
  • Pram Cek Pengerukan Kali Sepak di Jakbar, Antisipasi Hujan Lebat Besok 26/01/2026
  • Seluruh Jalur Pendakian Gunung Lawu via Karanganyar Ditutup Sebulan Penuh Februari 2026 26/01/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Foto : Kominfo Singkawang
  • Lokal

Donasi Imlek–Cap Go Meh Singkawang Terkumpul Rp2,3 Miliar, Masih Butuh Rp9 Miliar

Muhammad Iqbal 27/01/2026
Foto : Shutterstock
  • Lokal

Miris! Ibu di Sambas Cabuli Anak Angkat 9 Tahun, Videonya Dipamer ke Pelanggan

Muhammad Iqbal 27/01/2026
Dua Bhabinkamtibmas Gugur Terimpit Truk TNI Saat Menuju Lokasi Longsor Cisarua
  • Nasional

Dua Bhabinkamtibmas Gugur Terimpit Truk TNI Saat Menuju Lokasi Longsor Cisarua

Tyo 26/01/2026
Reza Arap Diperiksa Polisi Terkait Kematian Lula Lahfah, Penyidik Masih Dalami Sebab Meninggalnya Selebgram
  • Nasional

Reza Arap Diperiksa Polisi Terkait Kematian Lula Lahfah, Penyidik Masih Dalami Sebab Meninggalnya Selebgram

Tyo 26/01/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.