Foto: AP
PONTIANAK INFORMASI, Sports – Pertandingan sengit antara Manchester City dan Chelsea di Etihad Stadium berakhir imbang 1-1 pada Minggu malam, 4 Januari 2026. Gol penalti Tijjani Reijnders menit akhir babak pertama membawa City unggul, namun Enzo Fernández mencetak gol penyeimbang di injury time untuk menyelamatkan poin bagi The Blues.
Dilansir dari ESPN, Enzo Fernández mencetak gol penyeimbang di menit ke-93 melalui sundulan kedua usahanya setelah umpan silang rendah dari Malo Gusto. Laga ini menjadi ujian berat bagi Chelsea yang baru saja ditinggal pelatih Enzo Maresca dan dipimpin sementara oleh McFarlane, dengan absennya Moisés Caicedo akibat skorsing serta cedera Marc Cucurella dan Robert Sánchez. Meski City mendominasi penguasaan bola, pertahanan rapat Chelsea membuat tuan rumah kesulitan menembus.
City tampil superior sejak awal, tapi babak pertama berjalan ketat dengan peluang pertama justru milik Chelsea lewat Estevao yang ditahan bek City. Reijnders memanfaatkan penalti untuk membuka skor tepat sebelum turun minum, membuat pendukung City yakin kemenangan sudah di tangan. Namun, Chelsea bangkit di babak kedua, meski tembakan pertama ke gawang baru muncul di menit ke-72 via Liam Delap.
Dilansir dari Premier League official site, Fernández “turned home at the second attempt in the 94th minute,” mengakhiri pekan sulit Chelsea dengan gaya heroik. Kekalahan ini membuat City tertinggal enam poin dari Arsenal di puncak klasemen, meski naik ke posisi kedua di atas Aston Villa. Chelsea melonjak ke peringkat lima berkat hasil ini.
Pep Guardiola pasti kecewa karena timnya gagal memanfaatkan peluang melimpah, sementara McFarlane layak dipuji atas perjuangan pasukannya. Laga ini menunjukkan betapa kompetitifnya Premier League musim ini, di mana satu gol telat bisa mengubah segalanya. City kini harus cepat pulih untuk mengejar Arsenal, sementara Chelsea butuh stabilitas di pinggir lapangan.
Pertandingan ini juga menyoroti masalah City dalam mengonversi dominasi menjadi gol, terutama di kandang sendiri. Chelsea, walau tanpa pelatih tetap, membuktikan ketangguhan dengan persistence mereka hingga detik akhir. Hasil imbang ini membuka peluang bagi rival-rival City untuk mendekat di papan atas.
Secara keseluruhan, duel Man City vs Chelsea jadi sorotan karena dramanya, mengingatkan fans pada laga-laga klasik Premier League. City tetap favorit juara, tapi Chelsea tunjukkan potensi comeback di bawah manajemen baru. Liga Inggris kian panas menjelang paruh musim kedua.
