Foto: AFP
PONTIANAK INFORMASI, Sports – PSSI akhirnya mengumumkan John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia senior, menandai babak baru bagi skuad Garuda usai kegagalan lolos kualifikasi Piala Dunia 2026 di bawah Patrick Kluivert. Pengumuman ini dilakukan secara resmi pada awal Januari 2026, setelah proses seleksi panjang yang melibatkan evaluasi mendalam oleh Komite Eksekutif PSSI. Kehadiran Herdman diharapkan membawa angin segar dengan pengalaman internasionalnya yang terbukti.
Dilansir dari iNews, “John Herdman dipastikan menjadi pelatih baru Timnas Indonesia setelah seluruh anggota Komite Eksekutif PSSI mencapai kata sepakat dalam rapat yang digelar Kamis 18 Desember 2025.” Kepastian ini disampaikan langsung oleh sumber internal PSSI, yang menekankan tidak ada hambatan lagi dalam kesepakatan kontrak. Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali juga mengonfirmasi bahwa proses sudah rampung, tinggal menunggu pengumuman publik oleh Ketua Umum Erick Thohir.
John Herdman, pelatih asal Inggris yang pernah sukses membawa Timnas Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, memiliki rekam jejak cemerlang di level internasional. Ia dikenal dengan pendekatan taktik modern, pengembangan mental pemain, dan kemampuan membangun tim kompetitif dari nol. Sebelumnya, Herdman melatih Vancouver Whitecaps dan timnas perempuan Kanada, mencatatkan prestasi gemilang di CONCACAF.
Kontrak Herdman dengan PSSI disebut berlangsung dua tahun dengan opsi perpanjangan hingga 2030, dilengkapi gaji sekitar Rp670 juta per bulan. Kesepakatan ini mencakup target jangka pendek seperti sukses di FIFA Series 2026 dan Piala AFF, serta visi jangka panjang menembus level Asia tengah. PSSI yakin Herdman bisa mengintegrasikan pemain naturalisasi dan talenta lokal dengan harmonis.
Bek Timnas Indonesia Jordi Amad menyambut positif kabar ini. “Saya menanggapi kabar merapatnya John Herdman menjadi pelatih timnas Indonesia,” ungkap Jordi, menunjukkan antusiasme para pemain senior. Herdman dijadwalkan tiba di Indonesia paling lambat Januari 2026 untuk memulai pemusatan latihan pertama, memanfaatkan kalender internasional yang padat tahun ini.
Agenda Timnas di 2026 langsung menanti, termasuk FIFA Series, Piala Asia 2027 kualifikasi, dan laga uji coba. Herdman akan menghadapi tantangan membenahi pertahanan rapuh dan meningkatkan kreativitas serangan, dengan skuad yang diproyeksikan mengandalkan Marselino Ferdinan, Rafael Struick, dan Ole Romeny. Dukungan suporter diharapkan menjadi modal utama.
Langkah PSSI ini diapresiasi luas, meski sempat ada nama seperti John Heitinga yang mundur. Dengan Herdman, Timnas Indonesia berpotensi naik kelas, bukan hanya bersaing di ASEAN tapi juga Asia. Para pecinta sepak bola nasional patut optimis menyambut era baru ini.
