Foto: Instagram/johnherdman
PONTIANAK INFORMASI, Sports – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dikabarkan segera berangkat ke Eropa untuk memantau sejumlah pemain keturunan Indonesia yang berkarier di benua biru. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang PSSI dalam memperkuat skuad Garuda dengan tambahan tenaga muda berdarah Indonesia yang tumbuh di lingkungan sepak bola Eropa.
Menurut laporan Bola.com, Herdman tidak hanya akan memantau pemain yang sudah pernah membela Timnas Indonesia, tetapi juga mencari pesepak bola diaspora yang masih memiliki peluang untuk dipanggil ke skuad senior. “Sudah. Dia dapat data juga dari Dirtek. Kehadiran Dirtek punya pengaruh besar dan ada rekomendasi dari Alex,” ujar anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga.
Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers, disebut telah menyiapkan daftar nama‑nama pemain keturunan yang layak diamati di Eropa. Arya menjelaskan bahwa keberadaan posisi Dirtek sangat membantu Herdman, karena sang pelatih akan mendapat arahan spesifik ke mana ia harus melihat talenta potensial. “Ini beda sama dulu tidak punya Dirtek. Dia akan mengarahkan ke John untuk pantau beberapa pemain,” kata Arya Sinulingga.
Rencana Herdman ke Eropa juga dinilai sebagai kelanjutan dari proyek pembangunan skuad jangka panjang yang ingin mengurangi ketergantungan pada generasi lama. Di sisi lain, Herdman diharapkan bisa menemukan gelandang atau bek muda berkualitas yang mampu mengisi posisi krusial di Timnas Indonesia, terutama untuk kompetisi besar seperti Kualifikasi Piala Asia dan Piala Dunia mendatang.
Sejumlah nama pemain diaspora yang berkarier di Eropa disebut berpotensi masuk radar Herdman, terutama mereka yang masih berusia muda dan belum terikat kontrak panjang dengan tim nasional negara lain. Pendekatan ini mirip dengan langkah pelatih sebelumnya, Shin Tae‑yong, yang pernah melakukan safari ke Eropa untuk menemui pemain keturunan Indonesia yang bermain di liga Eropa.
Dengan kehadiran Herdman, PSSI berharap bisa membangun sistem yang lebih terstruktur dalam mengelola pemain keturunan, mulai dari pemantauan, pendekatan, hingga proses naturalisasi jika diperlukan. Langkah ini juga dianggap penting untuk memperluas basis talenta Timnas Indonesia, mengingat kompetisi sepak bola internasional makin ketat dan persaingan di Asia Tenggara semakin sengit.
