Foto: Persija
PONTIANAK INFORMASI, Sports – Shayne Pattynama resmi menjadi bagian dari Persija Jakarta setelah diumumkan sebagai pemain baru Macan Kemayoran pada 23 Januari 2026. Bek kiri naturalisasi Timnas Indonesia itu dikontrak selama 2,5 musim, hingga pertengahan 2028, dengan opsi perpanjangan masa bakti. Kedatangannya memperkuat lini belakang Persija sekaligus menambah deretan pemain diaspora yang kini berkiprah di BRI Super League.
Sayangnya, di tengah euforia bergabungnya Pattynama ke klub ibu kota, ia harus menerima kenyataan pahit tidak bisa membela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Pemain berusia 27 tahun itu terkena sanksi skorsing empat pertandingan dari FIFA akibat insiden melawan wasit saat Indonesia bertanding di kualifikasi Piala Dunia 2026 di Arab Saudi. Akibat hukuman tersebut, Pattynama dipastikan absen pada turnamen internasional yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2026.
Dalam wawancara dengan media, Pattynama mengaku kecewa karena tidak bisa turun di ajang yang sekaligus menjadi debut pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman. “Saya tahu siapa yang akan menjadi lawan kita (di FIFA Series). Tapi, satu hal yang pasti bahwa saya tidak akan bermain karena saya terkena skorsing,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa sanksi tersebut berbentuk larangan tampil dalam empat laga internasional berturut‑turut setelah insiden di Arab Saudi.
Meski tak bisa turun di lapangan, Pattynama menyatakan tetap akan mendukung rekan‑rekan setimnya dari luar garis. “Tapi, sekarang saya di sini, saya bisa menontonnya (pertandingannya). Jadi, itu bagus,” katanya. Ia juga menilai FIFA Series 2026 menjadi momen penting bagi pelatih dan pemain untuk saling mengenal gaya permainan dan filosofi sepak bola yang ingin diterapkan Herdman.
Di sisi lain, adaptasi Pattynama bersama Persija berjalan relatif lancar. Ia mengaku sudah mengenal beberapa pemain Macan Kemayoran seperti Witan Sulaeman, Jordi Amat, dan Rizky Ridho karena pernah satu tim di Timnas Indonesia. “Saya sudah kenal beberapa pemain seperti Witan, Jordi, Ridho, dan sekarang waktunya untuk mengenal pemain lainnya,” ujar Pattynama saat sesi latihan di Sawangan, Depok.
Kehadiran Pattynama di Persija juga menambah panas persaingan pos bek kiri, di mana ia harus bersaing dengan Alan Cardoso dan Dony Tri Pamungkas. Manajemen Persija berharap pengalaman internasionalnya mampu membantu tim dalam perburuan gelar juara Super League 2025/2026. Bagi Pattynama, bergabung dengan klub sebesar Persija sekaligus menjadi bagian dari proyek jangka panjang tim ibu kota.
