Foto: Persib Bandung
PONTIANAK INFORMASI, Sports – Tiket laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta untuk pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 telah habis terjual hanya dalam waktu satu hari sejak dilepas ke publik. Pertandingan sarat gengsi yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 11 Januari 2026 dipastikan akan menyedot perhatian ribuan suporter dari kedua kubu. Antusiasme tinggi ini menandakan betapa besar rivalitas ‘El Clasico Indonesia’ di sepak bola Tanah Air.
Pihak Persib mengumumkan kabar ludesnya tiket melalui media sosial mereka pada Selasa (6/1), hanya sehari setelah penjualan dimulai pada Senin (5/1). “Kabar ini berarti laga ‘El Clasico Indonesia’ itu akan full house alias dipenuhi suporter,” seperti diumumkan secara resmi oleh klub Maung Bandung. Penjualan tiket yang begitu cepat ini mencerminkan basis massa kuat Persib dan daya tarik pertemuan dengan Persija.
Manajemen Persib membanderol harga tiket mulai dari Rp180 ribu hingga Rp3,5 juta, dengan rincian Corporate Box Rp3,5 juta, VIP Bawah Rp565 ribu, serta kategori Timur, Utara, dan Selatan Rp180 ribu. Meski ada kenaikan harga dibanding tiket reguler, seperti Timur/Utara/Selatan dari Rp125 ribu menjadi Rp180 ribu, permintaan tetap melimpah. Kuota tiket dibatasi hingga 26 ribu lembar, lebih rendah dari kapasitas GBLA 38 ribu penonton, untuk alasan keamanan.
Head of Communications PT Persib Bandung Bermartabat, Adhi Pratama, menjelaskan, “Penyesuaian harga dilakukan dengan hati-hati dan tetap memperhatikan keterjangkauan dengan tujuan utama untuk memastikan pertandingan berlangsung dengan aman, nyaman seluruh Bobotoh.” Ia juga menyebutkan bahwa kuota ditentukan berdasarkan rekomendasi kepolisian dan koordinasi dengan pihak terkait. Langkah ini diambil untuk mencegah overcrowding dan menjaga kualitas acara.
Dilansir dari Bola.com, Adhi Pratama menambahkan, “Mas dari Bobotoh menjadi prioritas pent bagi kami. Ini menjadi pembelajaran agar kualitas layanan digital Persib dapat lebih siap menghadapi lonjakan minat yang tinggi di masa mendatang.” Penjualan online sempat mengalami kendala karena lonjakan akses, tapi manajemen berjanji memperbaiki sistem. Bobotoh pun ramai membagikan kabar ini di media sosial, menunjukkan solidaritas suporter.
Rivalitas Persib vs Persija selalu menyimpan cerita panas, mulai dari duel sengit di lapangan hingga koreografi tribun yang memukau. Musim ini, kedua tim sama-sama punya ambisi tinggi di papan atas klasemen, membuat laga ini krusial. Dengan GBLA yang akan penuh, wasit dan aparat keamanan diharapkan sigap menjaga sportivitas.
Kejadian tiket ludes ini menjadi catatan positif bagi Liga Super Indonesia, membuktikan sepak bola lokal masih punya daya magnet kuat. Persib berharap dukungan Bobotoh mampu mengantarkan kemenangan atas Persija, memperpanjang tren positif mereka. Duel pada 11 Januari nanti layak ditunggu sebagai pesta sepak bola sejati.
