Foto: AFP
PONTIANAK INFORMASI, Internasional – Delcy Rodriguez resmi dilantik sebagai presiden sementara Venezuela menggantikan Nicolas Maduro yang ditangkap oleh pasukan Amerika Serikat. Pelantikan ini dilakukan di tengah kontroversi internasional dan menandai babak baru dalam krisis politik negara Amerika Selatan tersebut. Berita ini menjadi sorotan dunia pada awal Januari 2026.
Pelantikan Delcy Rodriguez berlangsung pada Senin, 5 Januari 2026, di Majelis Nasional Venezuela di Caracas.Acara tersebut dihadiri oleh Presiden Majelis Nasional Jorge Rodriguez, yang merupakan saudara Delcy, serta Nicolas Maduro Guerra, putra Maduro. Rodriguez mengucapkan sumpah jabatan di depan keduanya sambil memegang salinan UUD Venezuela.
Penangkapan Maduro terjadi melalui operasi militer AS pada Sabtu dini hari, 3 Januari 2026, dengan ledakan terdengar di Caracas dan instalasi militer sekitarnya. Dilansir dari Al Jazeera, Maduro dan istrinya kini menghadapi pengadilan di AS, di mana Maduro bersikukuh dengan pernyataan, “I am still president.” Pendukungnya menyebut penangkapan itu sebagai pelanggaran hukum internasional dan kedaulatan Venezuela.
Rodriguez, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden, langsung bertindak sebagai presiden sejak penangkapan Maduro. Saat pengambilan sumpah, hadir juga tokoh penting seperti Menteri Dalam Negeri Diosdado Cabello dan Menteri Pertahanan Vladimir Padrino Lopez. Acara itu disambut aplaus meriah dari pendukung Chavismo.
Situasi ini memicu reaksi dari Presiden AS Donald Trump, yang menyatakan siap bekerja sama sementara dengan Rodriguez. Namun, Trump memperingatkan melalui wawancara dengan The Atlantic, “she doesn’t do what’s right, she’s going to pay a very big price, bigger than Maduro.” Pernyataan ini menambah ketegangan geopolitik di kawasan.
Oposisi Venezuela menolak legitimasi Rodriguez, menyebutnya kelanjutan dari rezim otoriter Maduro pasca-pemilu 2024 yang penuh tudingan kecurangan. Pemilu Juli 2024 sempat memicu protes massal karena hasil resmi menyatakan Maduro menang tipis, meski oposisi mengklaim Edmundo Gonzalez unggul telak dengan bukti tally sheet.
Venezuela kini menghadapi tantangan ekonomi parah, hiperinflasi, dan sanksi internasional yang semakin ketat. Pemerintahan Rodriguez diharapkan fokus pada negosiasi dengan AS untuk pembebasan Maduro atau transisi kekuasaan. Dunia internasional memantau ketat perkembangan ini untuk mencegah eskalasi konflik.
