Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Kadisdikbud Kalbar Serukan Perlindungan Anak Lebih Serius Pasca Kasus Pembunuhan Nizam
  • Lokal
  • News

Kadisdikbud Kalbar Serukan Perlindungan Anak Lebih Serius Pasca Kasus Pembunuhan Nizam

Editor PI 28/08/2024
Kadisdikbud Kalbar

Unggahan Kadisdikbud Kalbar di Instagram. (Dok. IG @rita_bersamakalian)

PONTIANAK INFORMASI, LOKAL – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat, Rita Hastarita, menyampaikan pernyataan tegas mengenai perlindungan anak melalui unggahan Instagram pribadinya @rita_bersamakalian pada Sabtu (24/8/2024). Pernyataan ini merespons kasus tragis yang menimpa Ahmad Nizam, seorang bocah berusia 6 tahun yang tewas akibat penyiksaan yang dilakukan oleh ibu tirinya, IF (24).

Kasus yang terjadi pada Senin (19/8) kemarin itu telah mengundang keprihatinan mendalam dari berbagai pihak, termasuk Rita Hastarita, yang menyerukan tindakan lebih serius dalam melindungi anak-anak. Dalam unggahannya, Rita Hastarita menekankan bahwa kasus kekerasan terhadap anak seperti ini harus menjadi peringatan bagi semua pihak untuk meningkatkan upaya perlindungan anak.

Ia mengingatkan bahwa berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Anak, terdapat lima bentuk kekerasan yang harus diwaspadai, yaitu kekerasan fisik, kekerasan psikis (emosional), kekerasan seksual, penelantaran, dan eksploitasi.

“Mari peduli dan empati dengan lingkungan sekitar, tanggap terhadap perubahan perilaku anak, mereka adalah anak-anak kita yang akan melanjutkan Indonesia,” tulisnya.

Rita mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama mencegah dan melindungi anak dari berbagai bentuk kekerasan, serta menciptakan lingkungan yang bahagia agar anak-anak dapat bertumbuh kembang dengan baik.

Pernyataan ini muncul tak lama setelah kasus kematian Nizam viral.

Kasus ini telah membuka mata banyak pihak akan pentingnya pengawasan dan perlindungan terhadap anak-anak, terutama dalam lingkungan keluarga. Rita Hastarita mengingatkan bahwa perlindungan anak bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga kewajiban bersama yang harus dipikul oleh setiap anggota masyarakat.

“Yuk bersama saya, kamu, anda punya kewajiban yang sama untuk melindungi mereka,” tutup Rita dalam pesannya yang penuh harapan untuk masa depan anak-anak Indonesia. (yd)

Tags: Dikbud Kalbar Kalbar Kesehatan Kriminal Pendidikan Pontianak

Continue Reading

Previous: Dihadiri Mendagri Tito Karnavian, Kalbar Tuan Rumah Pencanangan Gerbangdutas
Next: Jokowi Tertawa saat Pramono Anung Izin Maju Pilkada Jakarta

Related Stories

Lim Mui Hong, pemilik toko Alfa Lim
  • Lokal

Tak Perlu Mudik, Oleh-oleh Khas Pontianak Kini Bisa Dikirim ke Berbagai Kota dengan Lion Parcel

Editor PI 23/06/2026
IMG_8644
  • Lokal
  • News

Sekda Harisson Hadiri Paripurna DPRD, Sebut Angka Kemiskinan hingga Stunting di Kalbar Menurun

Editor PI 23/06/2026
IMG_8641
  • Lokal
  • News

Sujiwo Targetkan Batu Ampar Jadi Desa Wisata, Listrik Jadi Langkah Awal

Editor PI 23/06/2026

Berita Terbaru

  • Polisi Tangkap Taufik Hidayat, Terduga Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan Pacar di Bandung 23/06/2026
  • Kesaksian Penjaga Kos Ungkap Dugaan Penyekapan Perempuan di Cileunyi Bandung 23/06/2026
  • Rektor Unsoed Jelaskan Alasan Kirim Mahasiswa Dampingi Gibran, Diprotes BEM 23/06/2026
  • Atalia Praratya Ungkap Kondisi Korban Penyekapan di Bandung, Alami Kerusakan Wajah dan Kehilangan Penglihatan 23/06/2026
  • KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali, Dalami Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA 23/06/2026
  • Aktor Preman Pensiun Jadi Korban Salah Sangka, Dikira Buronan Kasus Penyekapan di Bandung 23/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Polisi Tangkap Taufik Hidayat, Terduga Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan Pacar di Bandung
  • Nasional

Polisi Tangkap Taufik Hidayat, Terduga Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan Pacar di Bandung

Editor PI 23/06/2026
Penyekapan
  • Nasional

Kesaksian Penjaga Kos Ungkap Dugaan Penyekapan Perempuan di Cileunyi Bandung

Editor PI 23/06/2026
Rektor Unsoed Jelaskan Alasan Kirim Mahasiswa Dampingi Gibran, Diprotes BEM
  • Politik

Rektor Unsoed Jelaskan Alasan Kirim Mahasiswa Dampingi Gibran, Diprotes BEM

Editor PI 23/06/2026
Penyekapan
  • Nasional

Atalia Praratya Ungkap Kondisi Korban Penyekapan di Bandung, Alami Kerusakan Wajah dan Kehilangan Penglihatan

Editor PI 23/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.