Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Internasional
  • Nepal Terperosok Krisis Politik dan Sosial Setelah Presiden dan PM Mundur
  • Internasional

Nepal Terperosok Krisis Politik dan Sosial Setelah Presiden dan PM Mundur

Tyo 10/09/2025
Nepal Terperosok Krisis Politik dan Sosial Setelah Presiden dan PM Mundur

PM Nepal Khadga Prasad Sharma Oli Mengundurkan Diri (Foto : Jeenah Moon/Bloomberg)

PONTIANAK INFORMASI, Internasional – Nepal saat ini sedang mengalami krisis politik dan sosial yang sangat serius. Pada Selasa, 9 September 2025, Presiden Ram Chandra Poudel mengumumkan pengunduran dirinya hanya beberapa jam setelah Perdana Menteri KP Sharma Oli mundur. Keputusan tersebut terjadi di tengah gelombang demonstrasi besar yang dipimpin oleh generasi muda atau Gen Z, yang memprotes kebijakan pemerintah, termasuk larangan media sosial dan praktik korupsi yang merajalela di pemerintahan.

Demonstrasi yang dimulai sejak Jumat, 5 September 2025, menjadi sangat ricuh dan berujung kerusuhan. Massa pengunjuk rasa menyerang gedung parlemen, membakar beberapa gedung pemerintah, dan menyerbu rumah pejabat negara, termasuk kediaman Presiden dan PM. Situasi yang tidak terkendali ini menyebabkan banyak korban luka dan tewas, serta kerusakan infrastruktur yang signifikan.

Militer Nepal telah mengambil alih kendali negara setelah kekosongan kepemimpinan terjadi akibat mundurnya kedua tokoh utama tersebut. Jenderal Ashok Raj Sigdel, Panglima Angkatan Darat Nepal, menyerukan agar semua pihak menahan diri dan menyelesaikan konflik melalui dialog damai. “Kami meminta semua pihak untuk menghentikan tindakan kekerasan dan mengutamakan solusi, dialog adalah satu-satunya jalan keluar dari krisis ini,” ujarnya, seperti dilansir News18.

Salah satu pemantik kemarahan demonstran adalah fenomena “Nepo Kids,” yaitu anak-anak pejabat yang memamerkan kemewahan di media sosial, sementara masyarakat umum harus menghadapi sulitnya kondisi ekonomi dan tingginya pengangguran, terutama di kalangan pemuda yang menembus angka 20,8 persen.

Protes ini juga dipicu oleh keputusan pemerintah memblokir dua lusin platform media sosial, yang menimbulkan reaksi keras dari masyarakat. Setelah situasi memburuk, pemerintah mencabut larangan tersebut, namun hal itu tidak meredakan kemarahan publik dan demonstrasi tetap berlangsung.

Kondisi Nepal saat ini sangat genting, tanpa presiden dan perdana menteri yang memimpin, serta kerusuhan yang berkelanjutan membuat masa depan negara di wilayah Himalaya ini penuh ketidakpastian. Militer yang mengambil alih diharapkan dapat menjaga stabilitas sampai pemerintah baru terbentuk.

Tags: Kekosongan Pemerintah Kondisi Mengkhawatirkan Negara Nepal PM Nepal PM Nepal Mengundurkan diri

Continue Reading

Previous: Sebut Suku Dayak Penganut Ilmu Hitam, Masyarakat Adat Laporkan Tiktokers Riezky Kabah ke Polda Kalbar
Next: Disdukcapil dan Kejati Kalbar Pastikan Anak Rentan di Pontianak Miliki Dokumen Kependudukan

Related Stories

Badai Salju Dahsyat Landa New York Akumulasi 30 Cm Lumpuhkan Kota Metropolitan
  • Internasional

Badai Salju Dahsyat Landa New York Akumulasi 30 Cm Lumpuhkan Kota Metropolitan

Tyo 24/02/2026
Surat Duka dari Singapura untuk Sheyna: “Kamu Seharusnya Aman”
  • Internasional

Surat Duka dari Singapura untuk Sheyna: “Kamu Seharusnya Aman”

Tyo 11/02/2026
Bocah WNI 6 Tahun Tewas Ditabrak Mobil di Kawasan Wisata Singapura, Sopir Ditahan
  • Internasional

Bocah WNI 6 Tahun Tewas Ditabrak Mobil di Kawasan Wisata Singapura, Sopir Ditahan

Tyo 09/02/2026

Berita Terbaru

  • Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar 24/04/2026
  • NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas 23/04/2026
  • Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang 23/04/2026
  • PAN: Masa Jabatan Ketum Parpol Sebaiknya Diatur Internal, KPK Diminta Fokus Penegakan Hukum 23/04/2026
  • Harga LPG Non-Subsidi di Pontianak Naik, DPRD Kalbar Minta Stok Dijaga 23/04/2026
  • Pontianak Tuan Rumah Rakor APEKSI se-Kalimantan 2026 23/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar
  • Kesehatan

Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar

Editor PI 24/04/2026
Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (27/11/2025).
  • Politik

NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas

Editor PI 23/04/2026
Sekretaris Jenderal Partai Golkar sekaligus Anggota Komisi VI DPR RI Muhammad Sarmuji.
  • Politik

Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang

Editor PI 23/04/2026
Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay
  • Politik

PAN: Masa Jabatan Ketum Parpol Sebaiknya Diatur Internal, KPK Diminta Fokus Penegakan Hukum

Editor PI 23/04/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.