Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Internasional
  • Ditangkap di Bandara: Akhir Pelarian Pencuri Permata Mahkota Era Napoleon dari Museum Louvre
  • Internasional

Ditangkap di Bandara: Akhir Pelarian Pencuri Permata Mahkota Era Napoleon dari Museum Louvre

Tyo 29/10/2025
Ditangkap di Bandara: Akhir Pelarian Pencuri Permata Mahkota Era Napoleon dari Museum Louvre

Museum Louvre (Foto: REUTERS/Benoit Tessier)

PONTIANAK INFORMASI, Internasional – Kepolisian Prancis berhasil mengakhiri pelarian dramatis dua tersangka utama pencurian perhiasan mahkota bersejarah dari Museum Louvre, Paris, yang terjadi pada Minggu (19/10/2025). Kedua pria tersebut, yang berusia sekitar 30 tahun, ditangkap pada Sabtu (25/10/2025) malam dalam operasi yang intensif, mengamankan mereka hanya sepekan setelah aksi berani yang mengguncang dunia seni.

Penangkapan kedua tersangka dilakukan di lokasi terpisah. Salah satu pelaku diamankan saat berada di Bandara Charles de Gaulle, Paris, ketika ia diduga kuat sedang berusaha melarikan diri menuju Aljazair. Sementara tersangka kedua berhasil ditangkap di kawasan Seine-Saint-Denis. Kedua pelaku kini ditahan atas dugaan “pencurian terorganisir dan konspirasi kejahatan,” demikian dilansir dari laporan Le Monde.

Jaksa Paris, Laure Beccuau, membenarkan penangkapan tersebut dan memuji kerja keras para penyidik dari Brigade Pemberantasan Bandit (BRB). Namun, Beccuau menyatakan penyesalan atas kebocoran informasi. “Hal itu hanya akan membahayakan pekerjaan lebih dari 100 penyidik yang dikerahkan untuk menemukan perhiasan yang dicuri,” katanya, seperti dilansir dari The Guardian.

Pencurian yang berlangsung cepat ini terjadi di Galeri Apollo, salah satu ruang pamer paling bersejarah di Louvre. Para pelaku menggunakan truk yang dilengkapi alat pengangkut lift (cherry picker) untuk menjangkau dan menembus jendela galeri. Setelah berhasil masuk, komplotan pencuri ini hanya membutuhkan waktu kurang dari delapan menit untuk membawa kabur delapan perhiasan Kerajaan Prancis.

Perhiasan yang hilang meliputi tiara dan anting-anting berharga milik Ratu Marie-Amelie dan Ratu Hortense dari abad ke-19. Total kerugian dari delapan perhiasan kerajaan yang dicuri ini diperkirakan mencapai nilai fantastis, sekitar 88 juta euro atau setara Rp1,6 triliun. Meskipun demikian, Mahkota Permaisuri Eugenie, istri Napoleon III, ditemukan rusak di halaman luar museum, mengindikasikan bahwa para pelaku sempat menjatuhkan barang curian saat melarikan diri.

Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nunez, turut memberikan apresiasi atas keberhasilan ini melalui platform X, sembari meminta publik untuk menghormati kerahasiaan penyelidikan yang terus berjalan. Keberhasilan penangkapan dua pelaku ini menguatkan dugaan bahwa pencurian ini dilakukan oleh kelompok profesional dan terorganisir dengan rencana pelarian ke luar negeri yang telah disiapkan secara matang, meskipun Le Parisien sempat melaporkan bahwa total pelaku berjumlah empat orang.

Tags: Mahkota Museum Louvre Museum Prancis Perampokan di Museum Louvre Prancis Permata

Continue Reading

Previous: Calon Dokter Berprestasi Tewas Terjebak di Kamar Deliserdang Karena Kebakaran
Next: Manchester United Kalahkan Brighton 4-2, Raih Tiga Kemenangan Beruntun di Premier League

Related Stories

Badai Salju Dahsyat Landa New York Akumulasi 30 Cm Lumpuhkan Kota Metropolitan
  • Internasional

Badai Salju Dahsyat Landa New York Akumulasi 30 Cm Lumpuhkan Kota Metropolitan

Tyo 24/02/2026
Surat Duka dari Singapura untuk Sheyna: “Kamu Seharusnya Aman”
  • Internasional

Surat Duka dari Singapura untuk Sheyna: “Kamu Seharusnya Aman”

Tyo 11/02/2026
Bocah WNI 6 Tahun Tewas Ditabrak Mobil di Kawasan Wisata Singapura, Sopir Ditahan
  • Internasional

Bocah WNI 6 Tahun Tewas Ditabrak Mobil di Kawasan Wisata Singapura, Sopir Ditahan

Tyo 09/02/2026

Berita Terbaru

  • Ria Norsan Sebut Pengangguran di Kalbar Menurun, Meski Investasi Belum Maksimal Serap Tenaga KerjaP 01/05/2026
  • KSBSI Soroti Nasib Buruh Kalbar: Minim Perlindungan, Penegakan Hukum Dinilai Timpang 01/05/2026
  • Petani di Ketapang Desak Pemda Cabut Izin PT Mayawana Persada di Momen May Day 2026 01/05/2026
  • Buruh di Kalbar Gelar Aksi May Day di Kantor Gubernur 01/05/2026
  • May Day 2026, Gubernur Ria Norsan Tekankan Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha 01/05/2026
  • KORMI Kubu Raya Dilantik, Sekda Yusran Ajak Lawan Penyakit dengan Olahraga 30/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Screenshot
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Sebut Pengangguran di Kalbar Menurun, Meski Investasi Belum Maksimal Serap Tenaga KerjaP

Editor PI 01/05/2026
IMG_3487
  • Lokal
  • News

KSBSI Soroti Nasib Buruh Kalbar: Minim Perlindungan, Penegakan Hukum Dinilai Timpang

Editor PI 01/05/2026
IMG_3504
  • Lokal
  • News

Petani di Ketapang Desak Pemda Cabut Izin PT Mayawana Persada di Momen May Day 2026

Editor PI 01/05/2026
IMG_3532
  • Lokal
  • News

Buruh di Kalbar Gelar Aksi May Day di Kantor Gubernur

Editor PI 01/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.