Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Lokal
  • Masuk 3 Besar Nasional, Kalbar Catat Deforestasi Terluas Sepanjang 2024, Ketapang Jadi Penyumbang Terbesar
  • Lokal

Masuk 3 Besar Nasional, Kalbar Catat Deforestasi Terluas Sepanjang 2024, Ketapang Jadi Penyumbang Terbesar

Muhammad Iqbal 31/12/2025
Foto : Ilustrasi ChatGPT

PONTIANAK INFORMASI.CO, Lokal – Kalimantan Barat mengalami penurunan signifikan tutupan hutan dalam lebih dari dua dekade terakhir. Berdasarkan data Global Forest Watch, sepanjang periode 2002 hingga 2024, provinsi Kalbar tercatat kehilangan sekitar 1,4 juta hektare hutan primer basah. Angka tersebut setara dengan 33% dari total kehilangan tutupan pohon yang terjadi di wilayah tersebut dalam kurun waktu yang sama.

Akibat deforestasi yang berlangsung terus-menerus, luas hutan primer basah di Kalimantan Barat menyusut hingga 20% selama periode tersebut. Data juga menunjukkan bahwa sejak 2001 hingga 2024, sekitar 81% kehilangan tutupan pohon di Kalimantan Barat terjadi di kawasan yang memiliki pendorong dominan deforestasi, seperti aktivitas pembukaan lahan skala besar.

Dalam rentang waktu 2001 hingga 2024, empat kabupaten menjadi penyumbang terbesar kehilangan tutupan pohon di Kalimantan Barat dengan kontribusi mencapai 58 persen dari total kehilangan. Kabupaten Ketapang menempati posisi teratas dengan luas kehilangan tutupan pohon mencapai 970 ribu hektare, jauh di atas rata-rata kabupaten lain yang berada di kisaran 300 ribu hektare.

Di bawah Ketapang, Kabupaten Sintang mencatat kehilangan tutupan pohon seluas 590 ribu hektare, disusul Sanggau dengan 510 ribu hektare, dan Landak sebesar 360 ribu hektare. Sementara itu, Kapuas Hulu juga masuk dalam lima besar dengan kehilangan tutupan pohon mencapai 350 ribu hektare.

Secara nasional, laju deforestasi Indonesia pada 2024 tercatat mencapai 261.575 hektare. Angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 1,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 257.384 hektare.

Jika dilihat per kabupaten, Kutai Timur di Provinsi Kalimantan Timur menjadi daerah dengan deforestasi terluas sepanjang 2024, yakni sebesar 16.578 hektare. Posisi kedua ditempati Kabupaten Berau, juga di Kalimantan Timur, dengan deforestasi mencapai 9.378 hektare.

Kabupaten Ketapang di Kalimantan Barat berada di peringkat ketiga nasional dengan luas deforestasi sebesar 9.115 hektare. Selanjutnya, Musi Banyuasin di Sumatera Selatan mencatat kehilangan hutan seluas 8.517 hektare, disusul Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur dengan 7.887 hektare.

Beberapa daerah lain yang masuk dalam sepuluh besar deforestasi nasional di antaranya Kapuas Hulu dan Sanggau di Kalimantan Barat, masing-masing dengan luas 7.340 hektare dan 5.336 hektare. Sementara di Kalimantan Tengah, Kabupaten Kapuas dan Katingan mencatat deforestasi seluas 5.589 hektare dan 4.809 hektare.

Tags: Deforestasi Hutan Kalimantan

Continue Reading

Previous: Kasus Bentrok di Tambang Ketapang Naik Tahap, Dua WNA China Resmi Jadi Tersangka
Next: Bimbel Online Fiktif, 104 Siswa SMPN 10 Pontianak Jadi Korban

Related Stories

8b51248c-78ba-4acc-a6ed-d4d69d5cc076
  • Lokal
  • News

Pontianak Tuan Rumah Rakor APEKSI se-Kalimantan 2026

Editor PI 23/04/2026
be20164a-7548-44a4-b788-bad228fb3d81
  • Lokal
  • News

Dorong Pemerataan Pendidikan hingga Desa, Pemprov Kalbar Luncurkan Desa Sakti

Editor PI 23/04/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Viral Video Wisatawan Malaysia Kesulitan Nyebrang di Pelican Crossing Jalan Gajahmada Pontianak

Editor PI 23/04/2026

Berita Terbaru

  • Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar 24/04/2026
  • NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas 23/04/2026
  • Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang 23/04/2026
  • PAN: Masa Jabatan Ketum Parpol Sebaiknya Diatur Internal, KPK Diminta Fokus Penegakan Hukum 23/04/2026
  • Harga LPG Non-Subsidi di Pontianak Naik, DPRD Kalbar Minta Stok Dijaga 23/04/2026
  • Pontianak Tuan Rumah Rakor APEKSI se-Kalimantan 2026 23/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar
  • Kesehatan

Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar

Editor PI 24/04/2026
Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (27/11/2025).
  • Politik

NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas

Editor PI 23/04/2026
Sekretaris Jenderal Partai Golkar sekaligus Anggota Komisi VI DPR RI Muhammad Sarmuji.
  • Politik

Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang

Editor PI 23/04/2026
Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay
  • Politik

PAN: Masa Jabatan Ketum Parpol Sebaiknya Diatur Internal, KPK Diminta Fokus Penegakan Hukum

Editor PI 23/04/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.