PONTIANAK INFORMASI.CO, Lokal – Kalimantan Barat mengalami penurunan signifikan tutupan hutan dalam lebih dari dua dekade terakhir. Berdasarkan data Global Forest Watch, sepanjang periode 2002 hingga 2024, provinsi Kalbar tercatat kehilangan sekitar 1,4 juta hektare hutan primer basah. Angka tersebut setara dengan 33% dari total kehilangan tutupan pohon yang terjadi di wilayah tersebut dalam kurun waktu yang sama.
Akibat deforestasi yang berlangsung terus-menerus, luas hutan primer basah di Kalimantan Barat menyusut hingga 20% selama periode tersebut. Data juga menunjukkan bahwa sejak 2001 hingga 2024, sekitar 81% kehilangan tutupan pohon di Kalimantan Barat terjadi di kawasan yang memiliki pendorong dominan deforestasi, seperti aktivitas pembukaan lahan skala besar.
Dalam rentang waktu 2001 hingga 2024, empat kabupaten menjadi penyumbang terbesar kehilangan tutupan pohon di Kalimantan Barat dengan kontribusi mencapai 58 persen dari total kehilangan. Kabupaten Ketapang menempati posisi teratas dengan luas kehilangan tutupan pohon mencapai 970 ribu hektare, jauh di atas rata-rata kabupaten lain yang berada di kisaran 300 ribu hektare.
Di bawah Ketapang, Kabupaten Sintang mencatat kehilangan tutupan pohon seluas 590 ribu hektare, disusul Sanggau dengan 510 ribu hektare, dan Landak sebesar 360 ribu hektare. Sementara itu, Kapuas Hulu juga masuk dalam lima besar dengan kehilangan tutupan pohon mencapai 350 ribu hektare.
Secara nasional, laju deforestasi Indonesia pada 2024 tercatat mencapai 261.575 hektare. Angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 1,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 257.384 hektare.
Jika dilihat per kabupaten, Kutai Timur di Provinsi Kalimantan Timur menjadi daerah dengan deforestasi terluas sepanjang 2024, yakni sebesar 16.578 hektare. Posisi kedua ditempati Kabupaten Berau, juga di Kalimantan Timur, dengan deforestasi mencapai 9.378 hektare.
Kabupaten Ketapang di Kalimantan Barat berada di peringkat ketiga nasional dengan luas deforestasi sebesar 9.115 hektare. Selanjutnya, Musi Banyuasin di Sumatera Selatan mencatat kehilangan hutan seluas 8.517 hektare, disusul Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur dengan 7.887 hektare.
Beberapa daerah lain yang masuk dalam sepuluh besar deforestasi nasional di antaranya Kapuas Hulu dan Sanggau di Kalimantan Barat, masing-masing dengan luas 7.340 hektare dan 5.336 hektare. Sementara di Kalimantan Tengah, Kabupaten Kapuas dan Katingan mencatat deforestasi seluas 5.589 hektare dan 4.809 hektare.
