Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Politik
  • Kader Muda PDIP Kompak Tolak Pilkada via DPRD: Jangan Amputasi Hak Rakyat!
  • Politik

Kader Muda PDIP Kompak Tolak Pilkada via DPRD: Jangan Amputasi Hak Rakyat!

Tyo 12/01/2026
Kader Muda PDIP Kompak Tolak Pilkada via DPRD: Jangan Amputasi Hak Rakyat!

Foto: Detik.com

PONTIANAK INFORMASI, Poitik – Kader-kader muda Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) secara tegas menyatakan penolakan terhadap wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD yang digulirkan sejumlah partai seperti Gerindra. Sikap ini disampaikan dalam konferensi pers di sela-sela Rakernas I PDIP di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta, pada Minggu (11/1/2026).
​
Menurut laporan Tempo.co, kader muda PDIP kompak menolak usul tersebut karena dianggap merampas kedaulatan rakyat dalam memilih pemimpin secara langsung. “PDI Perjuangan yakin persoalan politik uang itu tidak harus dengan mengamputasi hak rakyat untuk memilih,” tegas Muhammad Syaeful Mujab, politikus muda PDIP kelahiran Tegal, Jawa Tengah.
​
Wacana pilkada via DPRD muncul sebagai upaya efisiensi anggaran dan waktu, seperti yang diusulkan Sekjen Gerindra Sugiono. Namun, PDIP menilai hal itu justru mundurkan demokrasi Indonesia. Syaeful Mujab menambahkan bahwa masalah politik uang harus diatasi tanpa mengorbankan hak pilih masyarakat.
​
Kader muda PDIP lainnya, Aryo Seno Bagaskoro, menegaskan pemilihan langsung krusial untuk membangun kedekatan pemimpin dengan rakyat. “Prinsip utama PDIP mendukung Pilkada langsung karena kedaulatan demokrasi berada di tangan rakyat Indonesia,” ujarnya. Menurutnya, pilkada langsung memastikan pemimpin merasakan keresahan masyarakat secara nyata.
​
PDIP konsisten menolak sistem ini sejak awal, sebagaimana ditegaskan Ketua DPP Andreas Hugo Pareira. “Ya, kalau PDI Perjuangan ya di DPR kan itu sendiri. Ya sekarang ini,” katanya yang menunjukkan keyakinan partai meski berdiri sendir. Sikap ini sejalan dengan pernyataan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
​
Rakernas PDIP yang berlangsung 10-12 Januari 2026 menjadi momentum merumuskan sikap partai terhadap isu nasional, termasuk pilkada. Para kader muda seperti Mujab dan Seno diberi kesempatan menyuarakan pandangan, menekankan demokrasi harus maju bukan mundur seperti “poco-poco”.
​
Penolakan ini mendapat dukungan dari Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo yang memastikan partai tegas tolak wacana tersebut. PDIP yakin pilkada langsung tetap jadi pilihan terbaik untuk menjaga kedaulatan rakyat, meski ada tantangan seperti biaya tinggi. Isu ini diprediksi ramai dibahas di DPR seiring pembahasan RUU Pilkada serentak 2027.

Tags: DPRD Kader Muda PDIP Kader PDIP PDIP Tolak Pilkada via DPRD

Continue Reading

Previous: Kontroversi Stand-Up Komika Pandji Pragiwaksono: Dilaporkan Polisi Atas Dugaan Penghasutan dan Penistaan Agama di “Mens Rea”
Next: Jakarta Electric PLN Raih Kemenangan Perdana di Proliga 2026 Usai Taklukkan Jakarta Livin Mandiri

Related Stories

Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (27/11/2025).
  • Politik

NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas

Editor PI 23/04/2026
Sekretaris Jenderal Partai Golkar sekaligus Anggota Komisi VI DPR RI Muhammad Sarmuji.
  • Politik

Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang

Editor PI 23/04/2026
Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay
  • Politik

PAN: Masa Jabatan Ketum Parpol Sebaiknya Diatur Internal, KPK Diminta Fokus Penegakan Hukum

Editor PI 23/04/2026

Berita Terbaru

  • Wagub Krisantus Terima 18 Rekomendasi DPRD Kalbar atas LKPJ Gubernur 2025 13/05/2026
  • Ria Norsan Optimistis Program MBG Putar Ekonomi Kalbar hingga Rp16,8 Miliar per Hari 13/05/2026
  • Sujiwo Komitmen Sukseskan Program MBG, Sebut Punya Banyak Manfaat 13/05/2026
  • Pasien Pertama Kasus Hantavirus di Ketapang Meninggal Dunia, Sempat Dirawat di Rumah Sakit 13/05/2026
  • Berani Protes Juri LCC 4 Pilar MPR, Josepha Siswa SMAN 1 Pontianak Ditawari Beasiswa S1 ke China 13/05/2026
  • Edi Kamtono Sebut AI Bukan Ancaman, Tapi Peluang bagi Ekonomi Kreatif 13/05/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

8623d426-4aff-4361-af63-64589d75d8da
  • Lokal
  • News

Wagub Krisantus Terima 18 Rekomendasi DPRD Kalbar atas LKPJ Gubernur 2025

Editor PI 13/05/2026
359442ac-b08c-4975-afaf-b6f27bc7e7ec
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Optimistis Program MBG Putar Ekonomi Kalbar hingga Rp16,8 Miliar per Hari

Editor PI 13/05/2026
IMG_4865
  • Lokal
  • News

Sujiwo Komitmen Sukseskan Program MBG, Sebut Punya Banyak Manfaat

Editor PI 13/05/2026
IMG_4798
  • Lokal
  • News

Pasien Pertama Kasus Hantavirus di Ketapang Meninggal Dunia, Sempat Dirawat di Rumah Sakit

Editor PI 13/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.