PONTIANAK INFORMASI – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalbar menyerap langsung aspirasi masyarakat melalui Program Gema Membangun Desa (GMD). Aspirasi yang disampaikan warga Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, disebut akan menjadi bahan penyusunan program pembangunan dalam APBD 2027.
Hal itu disampaikan Ria Norsan saat menghadiri malam ramah tamah Program Gema Membangun Desa di Aula Kantor Camat Teluk Batang, Kamis (30/7).
Menurut Norsan, pembangunan daerah harus dimulai dari desa karena desa merupakan ujung tombak pembangunan. Ia menyebut kemajuan desa akan berdampak langsung terhadap perkembangan kecamatan hingga kabupaten.
“Ujung tombak pembangunan berada di desa. Dari sekitar 2.046 desa di Kalimantan Barat, kalau 60 persen saja desanya sudah baik, insyaallah kecamatannya juga bagus, begitu juga kabupatennya. Oleh karena itu, kita membangun dari desa ke kota,” kata Norsan.
Dalam dialog bersama warga, berbagai usulan disampaikan mulai dari pembangunan infrastruktur jalan, penyediaan air bersih, pengembangan sektor pertanian, hingga peningkatan sektor perikanan.
Norsan memastikan seluruh masukan tersebut telah dicatat oleh organisasi perangkat daerah (OPD) sesuai bidangnya masing-masing.
“Seluruh catatan, usulan, dan aspirasi masyarakat Teluk Batang akan dihimpun oleh OPD terkait. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berkomitmen menindaklanjuti masukan tersebut melalui program kerja dalam APBD Tahun 2027,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kayong Utara Romi Wijaya mengapresiasi kunjungan kerja Gubernur Kalbar beserta jajaran ke Teluk Batang. Menurutnya, kehadiran pemerintah provinsi menjadi bukti perhatian terhadap percepatan pembangunan di wilayah pesisir.
Romi juga menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan di Kayong Utara terus mengalami kemajuan berkat dukungan Pemerintah Provinsi Kalbar. Akses transportasi yang sebelumnya membutuhkan waktu tempuh lebih dari dua jam kini semakin singkat sehingga berdampak pada mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.
Selain itu, Pemkab Kayong Utara terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan melalui berbagai program, termasuk Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Bapak Gubernur yang telah hadir langsung melihat potensi daerah sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat. Kehadiran ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mempercepat pembangunan di Kayong Utara,” kata Romi.
Program Gema Membangun Desa di Teluk Batang berlanjut pada Jumat (31/7) dengan sejumlah kegiatan, di antaranya pelayanan kesehatan gratis, dialog bersama masyarakat, serta hiburan rakyat yang menghadirkan penyanyi dangdut nasional Weni KDI.
Pemerintah Provinsi Kalbar berharap program tersebut semakin memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan hingga ke desa-desa.
