PONTIANAK INFORMASI – Memasuki generasi ketiga, Legita Cake resmi merambah dunia kafe dengan menghadirkan House of Le Gita, sebuah kafe tiga lantai berkonsep matang dan modern yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Pontianak.
Kehadiran kafe ini menjadi langkah baru Legita Cake untuk lebih dekat dengan pelanggan, sekaligus menghadirkan ruang menikmati produk secara langsung dalam suasana yang nyaman.
Pada lantai pertama, pengunjung disambut dengan beragam produk andalan Legita Cake, mulai dari kue lapis legendaris, nastar, hingga aneka kue kering yang selama ini telah dikenal luas oleh masyarakat.
Sementara itu, lantai dua dan tiga difungsikan sebagai area kafe dengan konsep unik yang memadukan vibe Indonesia, Eropa, dan Tionghoa. Sentuhan arsitektur bergaya Belanda diperkaya pada ornamen, lukisan, hingga cerita perjalanan Legita Cake dari generasi ke generasi.
Nuansa peranakan terasa kuat melalui detail interior, batik awan pada kemasan, hingga visual branding yang mengangkat identitas budaya.
Pengelola Legita Cake, Eldo Titan, menjelaskan bahwa kehadiran kafe ini telah direncanakan sejak lama sebagai bentuk kesinambungan produk.
“Kue pasti harus ada tempat untuk menikmatinya. Dulu kami belum punya ruang itu, sekarang kami hadirkan kafe. Kami melihat kultur masyarakat Pontianak yang gemar nongkrong dan menikmati waktu bersama,” ujarnya.
Nama House of Le Gita dipilih bukan tanpa makna. Eldo menuturkan, konsep rumah diangkat agar setiap pengunjung merasa seperti tamu yang dijamu dengan sepenuh hati.
“Kami ingin menghadirkan perasaan seperti datang ke rumah sendiri, dengan layanan terbaik,” tambahnya.
Dari sisi menu, House of Le Gita menawarkan pilihan yang beragam, mulai dari signature coffee, teh, matcha, cokelat, aneka pastry dan cake, kue lapis, menu sarapan, appetizer, hingga menu Nusantara.
Salah satu menu yang cukup menarik perhatian pengunjung adalah Mustard Cake, yang disebut-sebut menjadi favorit baru.
Antusiasme masyarakat terhadap kehadiran kafe ini terbilang tinggi. Pada awal pembukaan, hampir setiap hari kafe dipadati pengunjung.
“Awal bulan bahkan sering penuh, tapi sekarang kami sudah membuka lantai tiga sehingga semua pelanggan bisa terlayani. Antusiasnya luar biasa dan terus kami imbangi dengan peningkatan pelayanan dan kualitas produk,” jelas Eldo.
Dari sisi keamanan konsumsi, Eldo menegaskan seluruh produk Legita Cake telah terverifikasi halal, dengan sertifikat yang diperbarui pada Oktober tahun ini. Seluruh proses produksi dilakukan secara khusus tanpa campuran bahan lain.
Menjawab stigma lama soal harga, Eldo menilai kehadiran kafe justru menjadi ruang edukasi bagi masyarakat.
“Selama ini Legita sering dianggap mahal. Padahal, kalau datang langsung, harganya sangat terjangkau. Mulai Rp500 ribu sudah dapat full box, nastar Rp95 ribu isi 16 buah, kue kering dari Rp50 ribuan. ,” paparnya.
Ia menambahkan, bisnis bagi Legita bukan semata soal keuntungan.
“Filosofi kami, bisnis harus berdampak bagi masyarakat. Legita kami jadikan jembatan persaudaraan dan pertemanan. Kami menjaga kepercayaan dan kualitas, meski untung tidak sebesar yang lain. Nilai produk kami tinggi karena kami menjaga kepercayaan dan konsistensi,” tutup Eldo.
