Sumber : Prokopim Pemkab Kubu Raya
PONTIANAKINFORMASI.CO.ID, Kubu Raya – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, memaparkan strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) sebagai sumber utama pembiayaan pembangunan. Ia menegaskan, upaya peningkatan PAD dilakukan tanpa menambah beban bagi masyarakat, khususnya terkait Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).
“Kita harus mendorong PAD untuk mendukung pembangunan. Namun, saya pastikan PBB dan NJOP tidak akan dinaikkan. Meski BPK menyoroti bahwa lima tahun terakhir belum ada pembaruan data, kami berharap kondisi ini bisa dipahami,” ujarnya usai menghadiri Rapat Paripurna RAPBD Perubahan di DPRD Kubu Raya, Senin (25/8/2025).
Sujiwo menyebut pemerintah kabupaten akan mencari solusi kreatif guna memperkuat pembiayaan pembangunan, terutama di sektor infrastruktur. Salah satunya melalui kerja sama intensif dengan pemerintah pusat, DPR RI, pemerintah provinsi, dan DPRD Kubu Raya.
Selain itu, ia juga mendorong keterlibatan dunia usaha lewat program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) atau corporate social responsibility (CSR). Menurutnya, kontribusi CSR perusahaan yang berinvestasi di Kubu Raya sangat penting untuk mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di sekitar wilayah usaha.
“Kami berharap pelaku usaha benar-benar menunaikan kewajiban CSR dengan baik. Dengan begitu, pembangunan bisa berjalan optimal tanpa membebani masyarakat kecil,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sujiwo menekankan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
“Masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah, tidak akan dibebani biaya pembangunan. Pemerintah akan terus berinovasi agar pembangunan berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran demi kepentingan seluruh warga Kubu Raya,” pungkasnya.
