Kondisi Pesawat Yemenia Airways Setelah di Bom
PONTIANAK INFORMASI, Internasional – Sana’a, Yaman. Serangan udara Israel menghantam Bandara Internasional Sana’a pada Rabu (28/5/2025), mengakibatkan hancurnya satu-satunya pesawat milik Yemenia Airways yang dijadwalkan mengangkut puluhan jemaah haji asal Yaman ke Mekkah. Serangan ini terjadi sehari setelah kelompok Houthi di Yaman menembakkan dua proyektil ke wilayah Israel, yang berhasil dihadang sistem pertahanan udara Israel.
Menurut laporan resmi, pesawat jenis Airbus A320 tersebut baru saja selesai diperbaiki dan direncanakan melayani dua penerbangan per hari selama sembilan hari ke depan. Namun, sebelum penumpang menaiki pesawat, rudal Israel menghantam langsung landasan dan pesawat, menyebabkan seluruh badan pesawat hangus terbakar dan hanya menyisakan bagian ekor. Tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini, namun seluruh jadwal keberangkatan haji dari Bandara Sana’a dibatalkan, dan puluhan calon haji terpaksa kembali ke rumah masing-masing.
Direktur Bandara Sana’a menyebut serangan ini sebagai upaya langsung menargetkan jalur kemanusiaan dan menambah daftar pelanggaran terhadap fasilitas sipil di tengah konflik yang masih berlangsung. Pihak Yemenia Airways mengumumkan penangguhan sementara seluruh penerbangan dari dan menuju Sana’a.
Pemerintah Israel menyatakan serangan ini merupakan respons atas serangan proyektil Houthi ke wilayah mereka dan menegaskan tidak akan membiarkan ancaman apa pun tanpa balasan. Sementara itu, kelompok Houthi menegaskan serangan Israel tidak akan mempengaruhi komitmen mereka mendukung rakyat Palestina.
Insiden ini semakin memperburuk krisis kemanusiaan di Yaman, yang sebelumnya sudah terdampak konflik berkepanjangan dan blokade udara. Para pengamat internasional memperingatkan bahwa situasi ini dapat memperparah ketegangan di kawasan dan menghambat akses warga Yaman ke ibadah haji tahun ini.
