Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Internasional
  • Ribuan Pemuda Jerman Turun ke Jalan Tolak Rencana Wajib Militer
  • Internasional

Ribuan Pemuda Jerman Turun ke Jalan Tolak Rencana Wajib Militer

Tyo 08/12/2025
Ribuan Pemuda Jerman Turun ke Jalan Tolak Rencana Wajib Militer

Foto: X/dana916

PONTIANAK INFORMASI, Internasional – Pada Jumat (5/12/2025), ribuan pelajar dan mahasiswa di seluruh Jerman turun ke jalan menentang rencana reformasi wajib militer yang baru saja disahkan oleh parlemen Jerman. Aksi protes berlangsung di sekitar 90 kota, dengan massa terbesar berkumpul di Berlin. Mereka menolak kebijakan yang dianggap bisa mengarah pada pemulihan wajib militer yang telah dicabut hampir 15 tahun lalu, serta menuntut agar pemerintah fokus pada pendidikan dan pembangunan sosial daripada penguatan militer.​

Menurut situs Gerakan Schulstreik gegen Wehrpflicht, penggerak aksi protes ini, “Politisi dan Bundeswehr berdiskusi mengenai cara menghidupkan kembali wajib militer. Namun, ada yang bicara kami. Tidak ada yang menanyakan apa yang kami inginkan,” demikian kutipan yang disampaikan oleh organisasi tersebut. Para demonstran membawa spanduk bertuliskan “Tempatkan pendidikan kejuruan daripada perang” dan “Bergabung dengan tentara bukanlah prioritas saya,” menunjukkan penolakan mereka terhadap tekanan untuk mengikuti dinas militer.​

Salah satu peserta demo, Martin, pelajar berusia 16 tahun dari Brandenburg, menyampaikan kekhawatirannya “Apa menlesa perang meningkatkan persenjataan? Itu hanya akan mengulang sejarah yang sama seperti sebelum Perang Dunia I dan II,” katanya. Martin menambahkan, “Saya ingin menjalani pilihan yang akan bermanfaat bagi hidup saya, kecuali untuk belajar cara membunuh orang,” menegaskan sikap menolak kebijakan wajib militer.​

Demonstrasi ini tidak hanya melibatkan pelajar, tetapi juga didukung oleh orang tua dan kelompok masyarakat sipil. Mereka khawatir undang-undang baru akan memaksa pemuda laki-laki berusia 18 tahun untuk mengikuti tes kesehatan sebagai syarat wajib militer, serta menuntut pemerintah agar memberikan pilihan lain seperti pelatihan kejuruan. Menteri Pertahanan Jerman, Boris Pistorius, menyatakan bahwa protes merupakan bagian dari kebebasan berekspresi, dan semua pelajar memiliki hak untuk berpartisipasi dalam aksi demonstrasi.​

Pemerintah Jerman memang tengah berupaya meningkatkan jumlah personel militer Bundeswehr dari 183.000 menjadi 270.000 pada tahun 2035, dengan model layanan sukarela yang fleksibel, tetapi siap wajib jika diperlukan. Namun, banyak pihak khawatir kebijakan ini bisa mengarah pada wajib militer total, terutama di tengah situasi geopolitik yang memanas dan tekanan dari ancaman luar negeri.​

Kelompok pacifis dan masyarakat sipil turut menyuarakan penolakan mereka, dengan spanduk bertuliskan “Frieden statt Panzer” damai bukan tank dan menandatangani petisi daring yang telah dikumpulkan oleh seorang pemuda, “Tidak ada wajib militer tanpa hak suara bagi kaum muda!” Hingga akhir September 2025, petisi tersebut telah ditandatangani lebih dari 70.000 orang.​

Aksi protes ini mencerminkan kekhawatiran generasi muda Jerman terhadap masa depan mereka yang dinilai terancam oleh kebijakan militer yang semakin menguat. Mereka menuntut pemerintah untuk mendengarkan aspirasi kaum muda dan memprioritaskan pembangunan pendidikan serta kesejahteraan sosial di atas peningkatan kekuatan militer.​

Tags: Jerman Mahasiswa Jerman Demo Protes Tolak Wajib Militer Tolak Wajib Militer

Continue Reading

Previous: Ferry Irwandi Menangis Haru Saat Tiba di Aceh Tamiang, Sampaikan Donasi Rp 10 Miliar untuk Korban Banjir
Next: Timnas Putri Indonesia Raih Kemenangan Gemilang 3-1 atas Singapura di SEA Games 2025

Related Stories

Kota di Swiss Wajibkan Pemilik Anjing Bersihkan Air Kencing Peliharaan, Pelanggar Didenda Rp2,2 Juta
  • Internasional

Kota di Swiss Wajibkan Pemilik Anjing Bersihkan Air Kencing Peliharaan, Pelanggar Didenda Rp2,2 Juta

Editor PI 24/07/2026
Indonesia Kecam Serangan Houthi terhadap Kapal Komersial di Laut Merah
  • Internasional

Indonesia Kecam Serangan Houthi terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Editor PI 24/07/2026
Pemerintah Siapkan Evakuasi 386 WNI di Iran Lewat Jalur Darat Setelah Status Siaga I Ditetapkan
  • Internasional

Indonesia dan Negara Arab-Muslim Kompak Kutuk Serbuan Israel ke Masjid Al Aqsa

Editor PI 24/07/2026

Berita Terbaru

  • Yamaha Motor Show Blue Core Hybrid Hadir di Pontianak, Ada Promo DP 0 Persen hingga Servis Gratis 01/08/2026
  • Ria Norsan Resmikan Gema Membangun Desa di Kayong Utara, Hadirkan Layanan Publik hingga Pasar Murah 01/08/2026
  • Wagub Krisantus: Tugas Paskibraka Tak Hanya Kibarkan Bendera, Tapi Jaga Nilai Pancasila 01/08/2026
  • Aplikasi Ojol Lokal ‘Kite Antar’ Resmi Mengaspal di Pontianak, Libatkan 200 Pengemudi 01/08/2026
  • Pemkot Pontianak Bidik Tambahan PAD dari Optimalisasi Aset Daerah 31/07/2026
  • Sidang SOSEK MALINDO ke-39, Kalbar-Sarawak Sepakati Penguatan Perbatasan hingga Ekonomi 31/07/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_3261
  • Lokal
  • News

Yamaha Motor Show Blue Core Hybrid Hadir di Pontianak, Ada Promo DP 0 Persen hingga Servis Gratis

Editor PI 01/08/2026
00765a1c-65c7-4181-89c4-c1717412944b
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Resmikan Gema Membangun Desa di Kayong Utara, Hadirkan Layanan Publik hingga Pasar Murah

Editor PI 01/08/2026
98813e4f-c8dd-417a-aff2-04984110de2b
  • Lokal
  • News

Wagub Krisantus: Tugas Paskibraka Tak Hanya Kibarkan Bendera, Tapi Jaga Nilai Pancasila

Editor PI 01/08/2026
9b072ca0-10c5-4aeb-bf8a-c3232bee3e45
  • Lokal
  • News
  • Teknologi

Aplikasi Ojol Lokal ‘Kite Antar’ Resmi Mengaspal di Pontianak, Libatkan 200 Pengemudi

Editor PI 01/08/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.