Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Internasional
  • Wanita Rusia Pilih Tinggal di Gua Hutan Gokarna Bersama Dua Putrinya Demi Meditasi
  • Internasional

Wanita Rusia Pilih Tinggal di Gua Hutan Gokarna Bersama Dua Putrinya Demi Meditasi

Tyo 16/07/2025
Wanita Rusia Pilih Tinggal di Gua Hutan Gokarna Bersama Dua Putrinya Demi Meditasi

(Ilustrasi Goa : iStockphoto)

PONTIANAK INFORMASI, Internasional – Di tengah hutan lebat di dekat kota kecil Gokarna, India, sebuah kisah unik terungkap ketika aparat setempat menyelamatkan seorang wanita asal Rusia yang tinggal secara diam-diam di dalam gua bersama dua putrinya yang masih kecil. Perempuan berusia 40 tahun itu, bernama Nina Kutina, bersama Prema yang berusia 6 tahun 7 bulan dan Ama yang berumur 4 tahun, menarik perhatian banyak pihak setelah mereka ditemukan hidup dalam kondisi membahayakan di kawasan Bukit Ramatirtha pada 9 Juli 2025.

Menurut laporan Sindonews, Kutina mengaku menjalani hidup sederhana di gua tersebut demi alasan spiritual dan untuk bermeditasi. “Kami memilih tinggal di sini karena ingin menjalani hidup yang bersih dan bermeditasi,” ujarnya kepada petugas kepolisian, seperti dilansir dari Sindonews. Kutina bersama kedua anaknya diketahui datang dari wilayah Goa dan telah bertahun-tahun memilih untuk hidup di alam liar daripada kembali ke negara asal.

Kisah mereka terungkap saat patroli rutin kepolisian di area perbukitan rawan longsor dan satwa liar berbisa. Kondisi gua yang ditinggali Kutina dinilai sangat berbahaya, membuat polisi segera bertindak demi keselamatan mereka. “Kami temukan mereka di gua yang dikelilingi hewan liar berbisa, sangat berbahaya bagi keselamatan mereka,” ungkap pihak kepolisian Gokarna, seperti dikutip dari Kompas.com.

Setelah berhasil dievakuasi, Kutina dan putrinya untuk sementara ditempatkan di ashram Yoga Ratna Saraswati Swamiji, seorang tokoh spiritual setempat yang sudah berusia 80 tahun. Proses pemindahan dilakukan dengan pengawalan aparat, terutama wanita polisi, memastikan keamanan serta kenyamanan Kutina dan kedua anaknya selama proses berlangsung.

Awalnya Kutina enggan mengungkapkan identitasnya kepada pihak berwenang. Namun, setelah dilakukan penggeledahan di sekitar gua, ditemukan dokumen paspor dan visa yang ternyata sudah kedaluwarsa sejak 17 April 2017. Inspektur Polisi di Karwar segera menghubungi Kantor Registrasi Regional Orang Asing (FRRO) di Bengaluru untuk proses hukum lebih lanjut.

Pejabat kepolisian menegaskan bahwa Nina Kutina beserta kedua putrinya kini diwajibkan mengikuti proses deportasi. “Karena tinggal secara ilegal, ia kini wajib dideportasi dan harus membeli tiket pulangnya sendiri,” ungkap Kepala Kepolisian M Narayan.

Saat ini, Kutina beserta anak-anaknya ditempatkan di Pusat Penerimaan Wanita demi keselamatan mereka hingga menunggu proses hukum tuntas. Mereka dijadwalkan menghadap ke pihak FRRO di Bengaluru pada 14 Juli 2025 dengan pendampingan ketat dari kepolisian, menandai akhir perjalanan spiritual yang penuh tantangan di hutan Gokarna, India.

Tags: India Meditasi Wanita Rusia Tinggal Didalam Hutan

Continue Reading

Previous: Atlet PON Ungkap Kekecewaan, Bonus Belum Cair Meski Janji Sudah Lama
Next: Garuda Muda Mengamuk, Brunei Dibantai 8-0 di Piala AFF U-23 2025

Related Stories

Badai Salju Dahsyat Landa New York Akumulasi 30 Cm Lumpuhkan Kota Metropolitan
  • Internasional

Badai Salju Dahsyat Landa New York Akumulasi 30 Cm Lumpuhkan Kota Metropolitan

Tyo 24/02/2026
Surat Duka dari Singapura untuk Sheyna: “Kamu Seharusnya Aman”
  • Internasional

Surat Duka dari Singapura untuk Sheyna: “Kamu Seharusnya Aman”

Tyo 11/02/2026
Bocah WNI 6 Tahun Tewas Ditabrak Mobil di Kawasan Wisata Singapura, Sopir Ditahan
  • Internasional

Bocah WNI 6 Tahun Tewas Ditabrak Mobil di Kawasan Wisata Singapura, Sopir Ditahan

Tyo 09/02/2026

Berita Terbaru

  • Pertamax Naik, Wako Edi Kamtono Sebut Operasional Pemkot Pontianak Ikut Tertekan 11/06/2026
  • Kembalikan Fungsi Jalan Asahan untuk Lalu Lintas Kendaran, Satpol PP Pontianak Tertibkan Lapak PKL Pasar Tengah 11/06/2026
  • RUU Masyarakat Adat Bahas di Kalbar, Ria Norsan Soroti Perlindungan Hak Tanah Masyarakat 10/06/2026
  • Ketua PP PAUD Kalbar Windy Prihastari Raih Penghargaan Satya Adhikari 10/06/2026
  • Gubernur Ria Norsan Minta Gaji PPPK Dibayar APBN: Daerah Sudah Kewalahan. 10/06/2026
  • Polda Kalbar Telah Surati Wali Kota, Minta THM Win One yang Langgar Aturan Disanksi 10/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_7470
  • Lokal
  • News

Pertamax Naik, Wako Edi Kamtono Sebut Operasional Pemkot Pontianak Ikut Tertekan

Editor PI 11/06/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Kembalikan Fungsi Jalan Asahan untuk Lalu Lintas Kendaran, Satpol PP Pontianak Tertibkan Lapak PKL Pasar Tengah

Editor PI 11/06/2026
b5f318ab-cdff-4cc1-80e6-673ef4691689
  • Lokal
  • News

RUU Masyarakat Adat Bahas di Kalbar, Ria Norsan Soroti Perlindungan Hak Tanah Masyarakat

Editor PI 10/06/2026
6121af46-0687-4f1b-8aaf-38f5a0a7eac1
  • Lokal
  • News

Ketua PP PAUD Kalbar Windy Prihastari Raih Penghargaan Satya Adhikari

Editor PI 10/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.