PONTIANAK INFORMASI.CO, Lokal – Universitas Tanjungpura Dorong menggelar Untan Career Accelerator Program (UCAP) 2025, sebuah program pengembangan karir yang ditujukan untuk mempersiapkan mahasiswa serta alumni menghadapi tuntutan dunia kerja. Kegiatan berlangsung pada Rabu, 10 Desember 2025, di Ruang Theater 1 Gedung Konferensi Untan mulai pukul 07.30 hingga 16.30 WIB.
Sebanyak 175 peserta dari berbagai program studi mengikuti agenda ini. Mereka mendapatkan empat materi utama yang relevan dengan kebutuhan karir masa kini, yaitu LinkedIn Optimization, Business Design Thinking, Membangun Portofolio dan CV, serta Public Speaking & Interview Simulation. Seluruh rangkaian materi disusun untuk menunjang kesiapan para calon profesional muda dalam memasuki dunia industri maupun wirausaha.
Kepala Unit Penunjang Akademik, Pengembangan Karir, dan Kewirausahaan Universitas Tanjungpura, Ikhwan Rusilianto, menegaskan bahwa program ini menjadi salah satu langkah konkret Untan dalam memperkuat kesiapan lulusan.
“Dengan diadakannya kegiatan ini, kami dari Universitas Tanjungpura, terutama di Unit Penunjang Akademik, Pengembangan Karir, dan Kewirausahaan berharap, kegiatan ini menjadi salah satu moment untuk persiapan karir para calon alumni, maupun para alumni yang sudah lulus, tetapi mungkin belum bekerja,” ujar Ikhwan saat ditemui di Gedung Konferensi Untan.
Salah satu peserta, Repa, mahasiswa Prodi Manajemen semester lima, turut merasakan manfaat langsung dari pelatihan ini.
“Materi yang saya dapatkan hari ini itu penting sekali untuk saya, karena bisa mengelola LinkedIn, agar bisa mudah dilirik oleh perusahaan,” katanya.
Ikhwan menambahkan bahwa melalui UCAP 2025, Untan ingin memastikan mahasiswa tidak hanya mengandalkan pendidikan akademik, tetapi juga memiliki bekal kompetensi dan pengalaman yang memadai.
“Dan dengan kegiatan ini, harapan kami akan jadi satu modal selain mereka menempuh pendidikan di Universitas, mereka memiliki kemampuan dan pengalaman serta pelatihan soft skills, meningkatkan persiapan diri mereka dalam menghadapi dunia kerja, dunia industri, dan bahkan dunia wirausaha,” tutup Ikhwan.
