Foto: Google Images
PONTIANAK INFORMASI, Lokal — Kalimantan Barat menyimpan banyak keajaiban alam, salah satunya adalah Riam Merasap yang terletak di Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang. Air terjun ini berada tak jauh dari perbatasan Indonesia-Malaysia dan menjadi salah satu destinasi unggulan di wilayah tersebut.
Riam Merasap dikenal karena bentuknya yang lebar dan debit airnya yang deras, terutama saat musim hujan. Air yang jatuh dari ketinggian menciptakan semburan halus menyerupai kabut, atau dalam bahasa lokal disebut “merasap”. Inilah asal-usul namanya yang kini dikenal luas.
Suasana di sekitar riam sangat menenangkan. Udara segar dan suara gemuruh air terjun berpadu dengan hutan tropis yang masih asri. Kabut air yang menyelimuti area sekitarnya menciptakan efek magis, seringkali diselingi pelangi tipis saat matahari bersinar. Banyak pengunjung datang untuk beristirahat, berfoto, atau sekadar menikmati alam.
Bagi masyarakat adat Dayak Bidayuh, Riam Merasap bukan sekadar tempat wisata. Lokasi ini memiliki nilai spiritual dan sering dikaitkan dengan cerita-cerita leluhur. Dulu, beberapa ritual adat dilaksanakan di sekitar kawasan ini, sebagai bentuk penghormatan kepada alam dan roh penjaga.
Potensi wisata Riam Merasap kini terus dikembangkan. Pemerintah daerah bersama komunitas lokal mendorong ekowisata yang berkelanjutan, termasuk pelibatan warga dalam pengelolaan homestay, pemandu wisata, dan penyediaan kuliner tradisional. Edukasi lingkungan dan budaya juga menjadi bagian dari pengalaman wisata.
Riam Merasap adalah contoh bagaimana kekayaan alam dan kearifan lokal bisa berjalan beriringan, menjadi ruang pelestarian sekaligus tempat yang menginspirasi.
