Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Warga Desa Lingga Kubu Raya Terpaksa Tandu Orang Sakit Menuju Mobil Ambulance
  • Lokal
  • News

Warga Desa Lingga Kubu Raya Terpaksa Tandu Orang Sakit Menuju Mobil Ambulance

Editor PI 04/07/2023
IMG-20230704-WA0021

PONTIANAK INFORMASI, KUBU RAYA – sejumlah warga Penepat, Desa Lingga kecamatan Sungai Ambawang kabupaten Kubu Raya terpaksa menandu salah satu orang yang tengah sakit menuju mobil Ambulance yang hendak dibawa ke rumah sakit.

Hal itu dilakukan warga, karena akses jalan di kampung mereka tidak bisa di lalai oleh kendaraan roda empat, hanya bisa di lalui roda dua.

Bandi salah satu warga mengatakan pihaknya terpaksa menendu warga yang sedang sakit menuju mobil Ambulance yang hendak dibawa berobat ke rumah sakit, lantaran akses jalan di kampung mereka belum bisa dilalui oleh kendaraan roda empat, melainkan hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua.

“Untuk itu minta perhatian pemerintah pusat ,untuk memperhatikan pembangunan jalan di kampung mereka mengingat jarak panjang jalan yang ada cuman tiga kilometer jauh nya , tetapi sampai sekarang tidak bisa di lalui roda empat,” kata Bandi kepada wartawan, seperti dikutip dari rilis yang diterima Selasa (4/7/2023).

Bandi menjelaskan kondisi jalan di kampung mereka sangat parah sekali, kalau pada musim hujan beceknya sungguh luar biasa. Apalagi untuk mobil, Roda dua juga susah. Ia menerangkan jalan yang ada dibangun sejak jaman presiden Suharto. Pembangunan jalan di kampung mereka sampai sekarang belum sampai.

“Adapun pembangunan jalan rambat beton yang ada sekarang, itu dilakukan pada tahun 2018 lalu. Tetapi sampai sekarang belum juga sampai di kampung'” Ujar Bandi.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa menandu warga yang sakit , tidak hanya kali ini yang pertama, melainkan sudah ada sejak dulu.

“Orang sudah menikmati jalan aspal, jalan bagus. Tapi kami Masyarakat disini. Untuk itu kami minta kesetaraan pembangunan merata, ” imbuhnya.

Menurutnya jarak kampung warga dengan jalan raya Trans-Kalimantan jauhnya hanya tiga kilometer saja, padahal tidak menyebrang sungai. Itupun masih saja tidak ada pembangunan, sementara jarak kampung dengan ibu kota kabupaten 30 kilometer saja.

“Tetapi pembangunan jalan sampai saat ini belum terjamah, adapun pembangun itu sangat sedikit, tidak seperti yang warga harapkan dari dulu sampai sekarang,” ucap Bandi.

Padahal kata Bandi, sebelum zaman Belanda, masyarakat sudah ada yang tinggal di kampung Penepat. Hal tersebut bisa dibuktikan dengan sertifikat tanah warga.

“Sebelum zaman Belanda, warga sudah ada, bahkan itu bisa dibuktikan dengan sertifikat tanah warga,” tegas Bandi.

Bandi menerangkan jumlah KK di kampung penepat Desa lingga kecamatan sungai Ambawang kabupaten Kubu Raya. Saat ini 60 lebih kepala keluarga, dengan jumlah penduduknya kurang lebih sekitar empat ratus jiwa.

Untuk itu, ia berharap pemerintah pusat dapat memperhatikan pembangunan jalan di kampung mereka, mengingat akses jalan yang ada merupakan satu satunya jalan di lalui oleh warga. (rs)

Tags: Kalbar Kubu Raya Pontianak

Continue Reading

Previous: Mengaku Ateis, Ini Alasan Salwan Momika Bakar Al Quran di Depan Masjid saat Idul Adha
Next: Mario Dandy Resmi Jadi Tersangka Pencabulan Anak di Bawah Umur

Related Stories

Lim Mui Hong, pemilik toko Alfa Lim
  • Lokal

Tak Perlu Mudik, Oleh-oleh Khas Pontianak Kini Bisa Dikirim ke Berbagai Kota dengan Lion Parcel

Editor PI 23/06/2026
IMG_8644
  • Lokal
  • News

Sekda Harisson Hadiri Paripurna DPRD, Sebut Angka Kemiskinan hingga Stunting di Kalbar Menurun

Editor PI 23/06/2026
IMG_8641
  • Lokal
  • News

Sujiwo Targetkan Batu Ampar Jadi Desa Wisata, Listrik Jadi Langkah Awal

Editor PI 23/06/2026

Berita Terbaru

  • Prabowo Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan 24/06/2026
  • Istana Minta Publik Tunggu Persidangan soal 41 Nama di Kasus Korupsi MBG 24/06/2026
  • Dua Mobil Patroli Polisi Dirusak OTK Usai Pengamanan HUT Jakarta di Bundaran HI 23/06/2026
  • LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Korban Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Kecam Kekerasan 23/06/2026
  • Dedi Mulyadi Respons Penangkapan Taufik Hidayat: Harus Dihukum Setimpal 23/06/2026
  • Polisi Sebut Pelaku Penyekapan di Bandung Sempat Berpindah-pindah Sebelum Ditangkap 23/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Prabowo Sindir Keras Kritikus Pintar MBG: Lihatlah Anak-Anak yang Menanti!
  • Politik

Prabowo Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan

Editor PI 24/06/2026
Kejagung Dalami Dugaan Korupsi Pengadaan CCTV di Badan Gizi Nasional
  • Politik

Istana Minta Publik Tunggu Persidangan soal 41 Nama di Kasus Korupsi MBG

Editor PI 24/06/2026
Dua Mobil Patroli Polisi Dirusak OTK Usai Pengamanan HUT Jakarta di Bundaran HI
  • Nasional

Dua Mobil Patroli Polisi Dirusak OTK Usai Pengamanan HUT Jakarta di Bundaran HI

Editor PI 23/06/2026
LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Korban Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Kecam Kekerasan
  • Nasional

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Korban Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Kecam Kekerasan

Editor PI 23/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.