Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Foto : Tempo/Intan Setiawanty)
PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Respons cepat datang dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut akan memotong anggaran Polri demi menaikkan gaji hakim. Dalam sebuah kesempatan, Prabowo sempat mengungkapkan ide tersebut secara santai, namun menimbulkan beragam reaksi di publik.
Kapolri Listyo Sigit menegaskan bahwa pernyataan tersebut hanyalah candaan dan tidak perlu dipandang serius.
“Ee ini susah jawabnya ini, becanda itu” ujar Sigit dalam konferensi pers di Mabes Polri, Kamis (12/6/2025).
Pernyataan Prabowo yang sempat viral di media sosial itu memicu diskusi hangat mengenai alokasi anggaran negara, khususnya soal kesejahteraan aparat penegak hukum dan hakim. Banyak pihak menilai bahwa peningkatan gaji hakim memang penting untuk menjaga independensi dan kualitas peradilan, namun cara penyampaiannya harus hati-hati agar tidak menimbulkan salah paham.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin belum memberikan klarifikasi lebih lanjut terkait pernyataan Presiden yang bilang anggaran TNI dikurangi demi menyejahterakan hakim. Namun, sebagian masyarakat mengangap bahwa pernyataan itu lebih sebagai bentuk humor yang tidak disengaja untuk menjadi bahan perbincangan.
