Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Ajudan Pangdam XIX untuk Dalami Aliran Uang Abdul Wahid
  • Nasional

KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Ajudan Pangdam XIX untuk Dalami Aliran Uang Abdul Wahid

Editor PI 06/07/2026
bingkai-sepekan-edisi-10-november-2025-1762697489523_169

CNN Indonesia

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Novan Alyendo, ajudan Pangdam XIX Tuanku Tambusai, guna mendalami dugaan aliran uang yang melibatkan Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid dan ajudannya, Marjani.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan keterangan Novan dibutuhkan untuk melengkapi berkas penyidikan terhadap Marjani yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Novan sebelumnya dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada Kamis (2/7/2026). Namun, ia tidak memenuhi panggilan dan menyampaikan surat pemberitahuan ketidakhadiran kepada KPK.

“KPK butuh penegasan keterangan ajudan Pangdam lagi untuk melengkapi berkas Tersangka Marjani, tapi karena memang ada kegiatan lain ajudan Pangdam saat itu tidak hadir dan akan di-reschedule oleh tim penyidik,” ujar Achmad Taufik Husein, Senin (6/7).

Taufik juga membenarkan adanya dugaan bahwa Abdul Wahid menyerahkan uang melalui ajudan Pangdam XIX Tuanku Tambusai. Meski demikian, ia meminta publik mengikuti proses persidangan untuk mengetahui lebih lanjut fakta-fakta yang terungkap.

“Iya dugaannya seperti itu, nanti diikuti saja persidangannya ya,” katanya.

Selain Novan, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap lima saksi lainnya di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Riau. Mereka terdiri dari Mega Listari dan Muhammad Syahrul Amin yang merupakan pramusaji di Rumah Jabatan Gubernur Riau, Netti Ferawati yang mengurus rumah tangga di rumah dinas gubernur, serta dua anggota DPRD Provinsi Riau, yakni Suyadi dari Fraksi PDI Perjuangan dan Siti Aisyah dari Fraksi PKB.

Marjani sendiri telah ditahan KPK sejak 13 April 2026 dalam perkara dugaan pemerasan dan/atau penerimaan gratifikasi. Proses penyidikan terhadapnya masih terus berlangsung.

Sementara itu, Abdul Wahid saat ini tengah menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Pekanbaru.

Dalam perkara tersebut, Abdul Wahid didakwa melakukan pemerasan dan/atau menerima gratifikasi senilai Rp3,55 miliar.

Jaksa menduga perbuatan itu dilakukan bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PUPRPKPP) Provinsi Riau Muh Arief Setiawan, Tenaga Ahli Gubernur Bidang Bappeda Dani M. Nursalam, serta Marjani selaku ajudan gubernur.

Ketiga pihak tersebut diproses dalam berkas perkara yang terpisah sesuai dengan mekanisme penanganan perkara di Pengadilan Tipikor.

Tags: Abdul Wahid

Continue Reading

Previous: Anggota DPR Desak KPK Dalami Dugaan Menhut Raja Juli Terima Amplop dari Bupati Kuansing
Next: Mobile CKG Resmi Diluncurkan, Warga Pontianak Bisa Periksa Kesehatan Gratis di Berbagai Lokasi

Related Stories

menembus-asap-petugas-berjibaku-padamkan-karhutla-kalimantan-1788157037800_169
  • Nasional
  • News

AMSINDO Ultimatum Pemerintah: Naikkan Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional atau Boikot!

Editor PI 03/09/2026
11 Tahun Dinanti, Ajang Ikonik Yamaha Cup Race di Padang Disaksikan Lebih Dari 5 Ribu Pengunjung !
  • Nasional

11 Tahun Dinanti, Ajang Ikonik Yamaha Cup Race di Padang Disaksikan Lebih Dari 5 Ribu Pengunjung !

Editor PI 04/08/2026
Lamine Yamal. Reuters
  • Nasional

Lamine Yamal Muncul di Drone Iran yang Menargetkan Pangkalan Militer AS

Editor PI 24/07/2026

Berita Terbaru

  • 19 Organisasi Bersatu Bantu Warga dan Relawan Terdampak Asap Karhutla di Kalbar 09/09/2026
  • Wawako Bahasan: Fraksi DPRD Soroti Antisipasi Karhutla dan Dampak Asap di Pontianak 09/09/2026
  • BNPB Tambah Armada, 3 Pesawat Kini Dikerahkan untuk OMC Karhutla Kalbar 09/09/2026
  • Karhutla Kalbar Belum Reda, Status Tanggap Darurat Diperpanjang 14 Hari 09/09/2026
  • BPBD: Karhutla Terparah di Kalbar Terjadi di Ketapang, 12.443 Hektare Lahan Terbakar 09/09/2026
  • Menhut Raja Juli Segel 2.400 Ha Lahan Bekas Karhutla di Ketapang, Baru Padam Sudah Ditanami Sawit 09/09/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

19 Organisasi Bersatu Bantu Warga dan Relawan Terdampak Asap Karhutla di Kalbar
  • Lokal

19 Organisasi Bersatu Bantu Warga dan Relawan Terdampak Asap Karhutla di Kalbar

Editor PI 09/09/2026
abfde60d-984f-4c17-acf8-c533127fa88c
  • Lokal
  • News

Wawako Bahasan: Fraksi DPRD Soroti Antisipasi Karhutla dan Dampak Asap di Pontianak

Editor PI 09/09/2026
47dba687-51b4-49cd-a021-ef756f3743d8
  • Lokal
  • News

BNPB Tambah Armada, 3 Pesawat Kini Dikerahkan untuk OMC Karhutla Kalbar

Editor PI 09/09/2026
ea0c6d60-6ffc-4ece-b9a8-0b6713e8333e
  • Lokal
  • News

Karhutla Kalbar Belum Reda, Status Tanggap Darurat Diperpanjang 14 Hari

Editor PI 09/09/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.