Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Miris! Dikira Keluarga Sedang Jalankan Tugas, Eks Casis Bintara Ternyata Tewas Dibunuh Oknum TNI AL
  • Nasional
  • News

Miris! Dikira Keluarga Sedang Jalankan Tugas, Eks Casis Bintara Ternyata Tewas Dibunuh Oknum TNI AL

Editor PI 01/03/2024
KORBAN_pembunuhan-casis-bintara-TNI-AL_2

Calon siswa Bintara Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), Iwan Sutrisman Telaumbanua (kiri. (Kolase Tribun Kaltim)

PONTIANAK INFORMASI, NASIONAL – Sebuah tragedi mengerikan terjadi pada mantan calon siswa Bintara Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), Iwan Sutrisman Telaumbanua. Pada 24 Desember 2022, Iwan tewas dibunuh dengan keji oleh oknum TNI AL, Serda Pom Adan, bersama seorang rekannya.

Mirisnya, peristiwa tragis ini baru terungkap setahun kemudian dan keluarga menganggap selama ini Iwan sedang mengabdi kepada negara.

Dandenpom Lanal Nias Mayor Laut (PM) Afrizal mengungkap bahwa Serda Pom Adan dan rekannya, Alvin, melakukan aksi pembunuhan terhadap Iwan dengan menusuknya di bagian perut menggunakan pisau. Kejadian mengerikan ini terjadi di Talawi Sawahlunto. Setelah menghabisi nyawa Iwan, kedua pelaku dengan dingin membuang jasad korban ke jurang yang berdekatan dengan lokasi penusukan.

Keluarga korban, yang sebelumnya mengira bahwa Iwan sedang menjalani tugas kedinasan setelah lolos seleksi Bintara TNI AL di Padang, dikejutkan dengan kabar tragis ini. Mereka tidak memiliki kabar dari Iwan sejak tahun 2022 saat ia sedang mengikuti pendidikan casis Bintara TNI AL di Padang.

Keluarga baru tahu kabar Iwan telah tewas setelah mendapat laporan dari Afrizal pada 28 Maret 2024.

Selain melakukan pembunuhan, Serda Pom Adan juga menipu keluarga korban dengan meminta uang sebesar Rp 242 juta.

Awalnya, Iwan tidak berhasil lolos seleksi Bintara TNI AL gelombang II tahun 2022. Namun, Serda Adan memberikan janji palsu kepada keluarga korban bahwa Iwan dapat lolos seleksi dengan bantuannya. Pelaku mengaku memiliki “orang dalam” di Lantamal II Padang dan menjanjikan kepada keluarga bahwa Iwan telah lulus serta akan ditempatkan di Tanjung Uban.

Merasa terbujuk, keluarga korban akhirnya mengikuti arahan Serda Adan dan mentransfer sejumlah uang besar sebagai imbalan. Totalnya, keluarga korban mentransfer uang hampir mencapai Rp 242 juta. Namun, janji palsu itu ternyata hanya menjadi alat untuk menutupi kejahatan yang lebih gelap. Bukannya lolos seleksi, Iwan justeru dibunuh dengan keji. (ad)

Tags: Kriminal Nasional Viral

Continue Reading

Previous: Wapres Ma’ruf Amin Apresiasi Penurunan Angka Stunting Kalbar
Next: Ani Sofian: Pemkot Proyeksikan Kerangka Ekonomi Makro Kota

Related Stories

IMG_6350
  • Lokal
  • News

Polisi Grebek Kampung Beting, Amankan 1.562 Butir Ekstasi Siap Edar di Pontianak

Editor PI 30/05/2026
IMG_6357
  • Lokal
  • News

Modus Nikah Pesanan ke China Dibongkar di Pontianak, Korban Dijanjikan Mahar Rp40 Juta

Editor PI 30/05/2026
IMG_6375
  • Lokal
  • News

Kawasan Ambalat Mulai Ditata, Pemkot Fokus Benahi Drainase dan Jalan

Editor PI 30/05/2026

Berita Terbaru

  • Charity Day Aku Belajar Hadirkan Drama Musikal “Detektif Cilik Dadakan” untuk Dukung Pendidikan Anak di Kalimantan Barat 30/05/2026
  • Polisi Grebek Kampung Beting, Amankan 1.562 Butir Ekstasi Siap Edar di Pontianak 30/05/2026
  • Modus Nikah Pesanan ke China Dibongkar di Pontianak, Korban Dijanjikan Mahar Rp40 Juta 30/05/2026
  • Kawasan Ambalat Mulai Ditata, Pemkot Fokus Benahi Drainase dan Jalan 30/05/2026
  • Tahun Revolusi Sanitasi, Pontianak Genjot Proyek SPALD-T hingga 2030 30/05/2026
  • Pemkab Komitmen Jembatani Konflik Korporasi dengan Masyarakat 29/05/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Charity Day Aku Belajar Hadirkan Drama Musikal “Detektif Cilik Dadakan” untuk Dukung Pendidikan Anak di Kalimantan Barat
  • Lokal

Charity Day Aku Belajar Hadirkan Drama Musikal “Detektif Cilik Dadakan” untuk Dukung Pendidikan Anak di Kalimantan Barat

Editor PI 30/05/2026
IMG_6350
  • Lokal
  • News

Polisi Grebek Kampung Beting, Amankan 1.562 Butir Ekstasi Siap Edar di Pontianak

Editor PI 30/05/2026
IMG_6357
  • Lokal
  • News

Modus Nikah Pesanan ke China Dibongkar di Pontianak, Korban Dijanjikan Mahar Rp40 Juta

Editor PI 30/05/2026
IMG_6375
  • Lokal
  • News

Kawasan Ambalat Mulai Ditata, Pemkot Fokus Benahi Drainase dan Jalan

Editor PI 30/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.