(Foto: Instagram @bilsky16)
PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Jakarta dilanda kemacetan luar biasa pada Kamis malam setelah hujan deras mengguyur dan menyebabkan sejumlah ruas jalan banjir. Tidak hanya warga biasa, para artis juga ikut merasakan kesulitan ini, termasuk Nagita Slavina dan Billy Syahputra yang terjebak di kemacetan selama berjam-jam.
Dikutip dari detiknews, kemacetan parah terjadi hampir di seluruh ruas jalan Jakarta, terutama di wilayah selatan seperti Kemang Raya. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin mengatakan, “Malam ini macet hampir di semua ruas jalan, terutama di wilayah selatan ya cukup parah Kemang”. Kondisi ini memaksa para selebritis untuk mencari cara agar bisa pulang, salah satunya dengan jalan kaki.
Billy Syahputra merekam perjalanan pulangnya dari Kemang menuju Tegal Parang yang biasanya hanya membutuhkan waktu 15-20 menit, namun kali ini memakan waktu hingga 5 jam. Billy mengatakan, “Kalian bisa bayangin guys sudah lampu hijau dari tadi setengah jam, gak jalan. Bayangin juga gerobak aja bisa berhenti. Jadi buat kalian yang gak penting gak usah keluar guys, parah, di mana-mana banjir, pohon rubuh, macet, 14 jam di jalan,” ujarnya dalam Instagram Story pribadi.
Sementara itu, Gilang Widya Pramana atau Juragan 99 bersama Nagita Slavina, Wanda Hara, dan teman-teman memutuskan berjalan kaki menuju stasiun MRT terdekat karena kendaraan mereka terjebak banjir dan macet. Gilang mengatakan, “Banjir stuck di mana-mana nih. Jalan kaki kita menuju cari yang… naik MRT, gojek gak ada”. Wanda Hara juga merekam momen tersebut dan mengajak teman-teman sambil berkata, “Ayo kita pulang. Ayo adik-adik”.
Sedangkan Tasya Farasya yang juga terjebak di mobil, memilih pasrah dengan kondisi macet. Ia pun menulis di media sosialnya, “Mau padel jam 4-6. Nyatanya: di mobil ampe jam 6”.
Situasi kemacetan yang parah ini menjadi pengingat akan tantangan mobilitas di Jakarta saat musim hujan. Pihak kepolisian pun terus berupaya mengurai kemacetan meskipun kondisi genangan air di beberapa titik semakin memperparah situasi.
