Foto: Dok. Istimewa
PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Seorang pelajar berusia 16 tahun berinisial FA mengemudikan mobil Toyota Fortuner dinas Pemerintah Kabupaten Mamuju hingga menabrak warung makan dan dua warga di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Sulawesi Barat. Kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 00.10 Wita, Jumat (6/2/2026), dan menyebabkan kerusakan cukup parah pada bangunan warung serta sejumlah kendaraan yang terparkir di lokasi.
Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polresta Mamuju, Ipda Ahmad, Fortuner warna hitam bernomor polisi DC 1156 A melaju dari arah barat ke utara dengan kecepatan tinggi sebelum hilang kendali dan naik ke trotoar. “Mobil kemudian menabrak tiang bangunan warung Lamongan Al Farizky, lalu menyenggol tiga unit sepeda motor yang sedang terparkir,” ujar Ipda Ahmad, dilansir dari TribunSulbar.
Akibat benturan keras, dua orang yang sedang duduk di depan warung ikut tertabrak. Korban bernama Aditya Firdaus (21) dan Alif Mukti (19) mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan medis. “Laka lantas unit R4 Toyota Fortuner mengakibatkan korban sebanyak 2 orang,” kata Kasi Humas Polresta Mamuju Iptu Herman Basir, dilansir dari DetikSulsel.
Pihak kepolisian mengungkap bahwa FA yang mengemudikan Fortuner masih berstatus pelajar dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Selain itu, mobil yang dibawa remaja tersebut merupakan kendaraan dinas milik Pemkab Mamuju, tepatnya milik Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Mobil yang dibawa FA juga merupakan kendaraan dinas Pemkab Mamuju, merujuk pada keterangan resmi pihak berwenang.
Dari hasil pemeriksaan sementara, FA diduga kehilangan kendali karena melaju dengan kecepatan tinggi di jalur padat aktivitas malam hari. Polisi juga menyebut tidak ada indikasi pelaku dalam pengaruh alkohol, namun tetap memeriksa secara mendalam untuk memastikan faktor penyebab kecelakaan. “Kami masih melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata petugas.
Insiden ini menuai sorotan publik karena melibatkan mobil dinas yang dikemudikan anak di bawah umur. Warga sekitar mengaku kaget karena Fortuner tiba‑tiba melaju kencang dan langsung menabrak warung serta sepeda motor yang terparkir. “Kami tidak menyangka mobil dinas bisa dibawa anak kecil seperti itu,” ujar salah satu warga.
Saat ini, FA telah diamankan di Mapolresta Mamuju untuk dimintai keterangan lebih lanjut, sementara mobil Fortuner diamankan sebagai barang bukti. Polisi juga akan menelusuri alur penggunaan kendaraan dinas tersebut, termasuk apakah ada pihak yang memberikan izin kepada pelajar untuk membawa mobil tersebut. “Kami akan memeriksa seluruh pihak terkait, termasuk orang tua dan pejabat yang bersangkutan,” ujar sumber kepolisian.
