Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • DPRD Kalbar Zulfydar Nilai Harmonisasi Cap Go Meh dan Meriam Karbit Jadi Ikon Baru Pontianak
  • Lokal
  • News

DPRD Kalbar Zulfydar Nilai Harmonisasi Cap Go Meh dan Meriam Karbit Jadi Ikon Baru Pontianak

Editor PI 28/02/2026
62cc486f-9c13-4b71-9f7e-b002afc2b73b

PONTIANAK INFORMASI – Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Zulfydar Zaidar Mochtar, menilai pertemuan momentum budaya Cap Go Meh dan Meriam Karbit yang beririsan dengan bulan Ramadan merupakan peluang langka yang tidak boleh dilewatkan.

Hal tersebut disampaikannya dalam agenda Talk Show Budaya Dua Tradisi Satu Kota “Harmoni Cap Go Meh dan Meriam Karbit di Bulan Ramadan di Kota Pontianak” yang diinisiasi Borneo Journalist Hub di Aula Rumah Dinas Wali Kota Pontianak, Sabtu (28/2/2026).

Menurut Zulfydar, momentum pertemuan antara Cap Go Meh dan Meriam Karbit yang juga berdekatan dengan Lebaran hanya terjadi dalam kurun waktu tertentu dan tidak selalu berulang setiap tahun.

“Momentum ini tidak mungkin datang kembali dalam waktu yang panjang. Dalam tiga tahun ini peluang pertemuan antara Cap Go Meh dan Meriam Karbit atau Lebaran dan Imlek itu bertemu. Ini harus diharmonisasikan dan harus melahirkan ikon baru serta sejarah baru bagi Kota Pontianak,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa harmonisasi dua tradisi besar tersebut bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan. UMKM, sektor perhotelan, jasa transportasi, hingga pemerintah daerah dinilai harus memanfaatkan peluang tersebut secara maksimal.

“Pemerintah tidak bisa sendiri, panitia juga tidak bisa sendiri. Semua pihak harus berkolaborasi karena ini bisa mendatangkan sesuatu yang luar biasa,” katanya.

Zulfydar menyebut, keamanan dan harmoni di Pontianak sudah terjaga dengan baik. Karena itu, langkah berikutnya adalah memastikan momentum budaya tersebut mampu mendorong peningkatan pendapatan daerah dan pertumbuhan ekonomi.

Apalagi, menurutnya, pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar seperti Mempawah dan kawasan Kayu Mataram (Kayu Muntara/Kubu Raya) turut membuka peluang. Pontianak sebagai kota jasa dan perdagangan berpotensi menjadi pusat akomodasi dan aktivitas ekonomi.

“Kota Pontianak ini bisa menjadi tempat penginapan dan pusat aktivitas. Maka harus ada sejarah yang dituangkan dalam harmonisasi Cap Go Meh dan Meriam Karbit ini,” tegasnya.

Ia menambahkan, Meriam Karbit merupakan tradisi yang tidak banyak dimiliki kota lain. Di Indonesia, hanya beberapa kota yang memiliki tradisi serupa, namun skala dan gaungnya dinilai tidak sebesar Pontianak.

“Meriam Karbit ini kekuatan luar biasa. Di dunia pun mungkin terbatas negaranya, kota-kotanya juga terbatas. Di Indonesia hanya beberapa kota saja, tapi tidak sebesar kita,” katanya.

Dalam pandangannya, globalisasi dan dinamika geopolitik dunia membuat stabilitas dan kenyamanan menjadi nilai tambah tersendiri. Pontianak yang aman, tenteram, dan harmonis dinilai memiliki modal kuat untuk menarik kunjungan.

“Kalau kondisi nyaman, tenteram, harmonis, orang akan nyaman datang ke Pontianak. Maka seluruh kekuatan di kota ini harus mampu bekerja sama,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa sebagai kota jasa dan perdagangan, Pontianak tidak bisa berjalan sendiri-sendiri.

“Tidak bisa wali kota sendiri, tidak bisa pemerintah kota sendiri, tidak bisa pemerintah provinsi sendiri. Harus kerja sama,” ujarnya.

Karena itu, ia mendorong agar dinas-dinas terkait membuka ruang kolaborasi dengan masyarakat dan komunitas yang aktif mengembangkan kegiatan budaya.

Momentum harmonisasi Cap Go Meh dan Meriam Karbit ini, menurutnya, harus benar-benar dimanfaatkan sebagai pijakan menciptakan ikon baru Kota Pontianak yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Tags: Anggota DPRD Kalbar Cap Go Meh Dewan DPRD Kalbar DPRD Kalbar Meriam Karbit

Continue Reading

Previous: Sempat Bersembunyi di Plafon Rumah, Menantu Perkosa Mertua di Gowa Berhasil Ditangkap
Next: Kabar Gembira! Pemprov Kalbar Siapkan 33 Bus untuk Mudik Gratis, Layani 12 Rute dari Pontianak

Related Stories

IMG_5625
  • Lokal
  • News

Tinjau Jembatan Roboh, Bupati Sujiwo: Pembangunan Ditarget 2027 Senilai Rp25 Miliar

Editor PI 21/05/2026
b84f6162-d424-4de5-8d0d-af29488dd47f
  • Lokal
  • News

Lima Kampung Iklim Pontianak Diganjar Penghargaan Kementerian Lingkungan Hidup

Editor PI 21/05/2026
08fbfb78-2068-48e3-a329-3388d8815a2d
  • Lokal
  • News

Bareskrim Ungkap Peredaran Bawang Ilegal Asal Malaysia di Kalbar, Omzet Diperkirakan Rp24 Miliar

Editor PI 21/05/2026

Berita Terbaru

  • Tinjau Jembatan Roboh, Bupati Sujiwo: Pembangunan Ditarget 2027 Senilai Rp25 Miliar 21/05/2026
  • Lima Kampung Iklim Pontianak Diganjar Penghargaan Kementerian Lingkungan Hidup 21/05/2026
  • Bareskrim Ungkap Peredaran Bawang Ilegal Asal Malaysia di Kalbar, Omzet Diperkirakan Rp24 Miliar 21/05/2026
  • Kisah Duta, Pencari Kerja Asal Melawi Tak Pernah Absen Job Fair demi Raih Pekerjaan 21/05/2026
  • Fresh Graduate UNTAN Pontianak ini Curhat Sulit Cari Kerja yang Sesuai Minat 21/05/2026
  • Pemprov Gelar Kalbar Naker Fest 2026, Sediakan 2.795 Lowongan Kerja dari 54 Perusahaan 21/05/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_5625
  • Lokal
  • News

Tinjau Jembatan Roboh, Bupati Sujiwo: Pembangunan Ditarget 2027 Senilai Rp25 Miliar

Editor PI 21/05/2026
b84f6162-d424-4de5-8d0d-af29488dd47f
  • Lokal
  • News

Lima Kampung Iklim Pontianak Diganjar Penghargaan Kementerian Lingkungan Hidup

Editor PI 21/05/2026
08fbfb78-2068-48e3-a329-3388d8815a2d
  • Lokal
  • News

Bareskrim Ungkap Peredaran Bawang Ilegal Asal Malaysia di Kalbar, Omzet Diperkirakan Rp24 Miliar

Editor PI 21/05/2026
IMG_5593
  • Lokal
  • News

Kisah Duta, Pencari Kerja Asal Melawi Tak Pernah Absen Job Fair demi Raih Pekerjaan

Editor PI 21/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.