Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Fraksi PAN Soroti Ketimpangan DBH, Desak Pemerintah Pusat Perhatikan Kalbar
  • Lokal
  • News

Fraksi PAN Soroti Ketimpangan DBH, Desak Pemerintah Pusat Perhatikan Kalbar

Editor PI 04/09/2025
IMG_0779

PIFA, Lokal – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Provinsi Kalimantan Barat menyoroti ketidakseimbangan alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya Kalbar yang selama ini menjadi salah satu daerah penghasil komoditas strategis seperti kelapa sawit dan pertambangan.

Hal itu disampaikan oleh Fraksi PAN dalam rapat paripurna ke-34 yang digelar pada Kamis (4/9/2025).

Ketua Fraksi PAN DPRD Kalbar, Zulfydar Zaidar Mochtar menegaskan pihaknya untuk terus memperjuangkan perbaikan skema DBH agar lebih adil bagi daerah penghasil.

“Sejak lama Fraksi PAN sudah mengingatkan soal ketimpangan DBH ini. Kalimantan Barat menyumbang banyak hasil bumi, mulai dari kayu, karet, sawit, bauksit, emas, nikel, batu bara, pasir kuarsa, kratom dan uranium. Namun porsi DBH yang diterima daerah justru kecil dan semakin menurun. Padahal DBH merupakan sumber penting untuk membiayai pembangunan dan pelayanan dasar masyarakat,” tegas Zulfydar.

Berdasarkan data pada tahun 2024 realisasi DBH pertambangan (minerba) untuk Kalbar tercatat sebesar Rp66,02 miliar. Namun pada triwulan I 2025, angka tersebut justru menurun drastis menjadi Rp32,8 miliar.

Hal serupa juga terjadi pada DBH Sawit. Meski Kalbar merupakan salah satu produsen utama sawit di Indonesia, bagian yang diterima daerah relatif kecil, hanya sekitar 4 persen.

Pada 2024, realisasi DBH Sawit yang masuk ke Kalbar sebesar Rp276,03 miliar, angka yang dinilai tidak sebanding dengan kontribusi fiskal dari komoditas tersebut.

“kami kami sangat memerlukan DBH itu dibesarkan kembali, atau semua dilonggarkan,” ujar Zulfydar.

Zulfydar mendesak pemerintah pusat meninjau ulang dan mengoreksi skema DBH, khususnya untuk komoditas strategis, agar lebih proporsional bagi daerah penghasil.

Ia juga menekankan perlunya diskresi dari Presiden untuk memastikan pencatatan DBH dilakukan sejak dari daerah penghasil, bukan dari pelabuhan ekspor. Masa yang tinggal di kalbar hanya masalah misalnya infrastruktur rusak, keributan dalam pemanfaatan. Provisni lain yang tidak ada hasil alam lalu di berikan tambahan DBH. Mestinya malu daerah penerima DBH itu dari kalbar.

“Maka yang kami tuntut sekarang, harusnya pemerintah pusat mestinya ada diskresi dari pemerintah pusat untuk mengatur dan memutuskannya, terutama DBH ini,” ujar Zulfydar.

Selain itu, Fraksi PAN mengingatkan agar pemerintah provinsi tidak menutup defisit fiskal dengan menaikkan pajak atau menambah jenis pajak baru yang justru akan membebani masyarakat.

“Kalbar sudah lama menjadi penyumbang devisa negara. Sudah saatnya pemerintah pusat memperlakukan daerah penghasil seperti Kalbar dengan lebih adil dalam pembagian DBH,” tutup Zulfydar.

Tags: DBH DPRD Kalbar Fraksi PAN Kalbar Kalbar SAWIT Tambang Zulfydar Zaidar Mochtar

Continue Reading

Previous: Delapan Fraksi DPRD Kalbar Setujui RAPBD 2025 jadi Perda, Tekankan Prioritas Infrastruktur dan Layanan Publik
Next: Nadiem Makarim Resmi Tersangka Korupsi Pengadaan Laptop Chromebook

Related Stories

IMG_8547
  • Lokal
  • News
  • Otomotif

Terinspirasi Kecelakaan di Bekasi, Dua Pelajar Pontianak Buat Sistem Keselamatan Kereta Api

Editor PI 22/06/2026
IMG_8585
  • Lokal
  • News

DPRD Kalbar Minta BGN Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis

Editor PI 22/06/2026
IMG_8581
  • News

Kontingen Kubu Raya Targetkan Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA Kalbar

Editor PI 22/06/2026

Berita Terbaru

  • Terinspirasi Kecelakaan di Bekasi, Dua Pelajar Pontianak Buat Sistem Keselamatan Kereta Api 22/06/2026
  • DPRD Kalbar Minta BGN Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis 22/06/2026
  • Kontingen Kubu Raya Targetkan Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA Kalbar 22/06/2026
  • Fiskal Kubu Raya Tertekan, Bupati Sujiwo Prioritaskan Perbaikan Sekolah dan Layanan Kesehatan 22/06/2026
  • Ria Norsan Hadiri HUT ke-62 Kuda Kepang Maju Tresno, Ajak Masyarakat Jaga Warisan Budaya 22/06/2026
  • Gubernur Ria Norsan Ajak Santri Kalbar Jadi Teladan dan Penggerak Perubahan di Masyarakat 22/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_8547
  • Lokal
  • News
  • Otomotif

Terinspirasi Kecelakaan di Bekasi, Dua Pelajar Pontianak Buat Sistem Keselamatan Kereta Api

Editor PI 22/06/2026
IMG_8585
  • Lokal
  • News

DPRD Kalbar Minta BGN Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis

Editor PI 22/06/2026
IMG_8581
  • News

Kontingen Kubu Raya Targetkan Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA Kalbar

Editor PI 22/06/2026
IMG_8352
  • News

Fiskal Kubu Raya Tertekan, Bupati Sujiwo Prioritaskan Perbaikan Sekolah dan Layanan Kesehatan

Editor PI 22/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.