Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Kemenkes Catat 23 Kasus Hantavirus di RI, Satu Kasus Terdeteksi di Kalbar
  • Lokal
  • News

Kemenkes Catat 23 Kasus Hantavirus di RI, Satu Kasus Terdeteksi di Kalbar

Editor PI 11/05/2026
IMG_4548

PONTIANAK INFORMASI – Kalimantan Barat masuk dalam daftar sembilan provinsi di Indonesia yang terdeteksi kasus Hantavirus. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI terdapat satu kasus terkonfirmasi di Kalbar dari total 23 kasus positif Hantavirus yang ditemukan di Indonesia dalam tiga tahun terakhir.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Erna Yulianti, membenarkan adanya temuan tersebut. Namun, ia belum merinci kapan kasus itu ditemukan maupun kondisi pasien yang terpapar virus tersebut.

“Iya benar, virus Hanta terkonfirmasi di Kalbar,” kata dr. Erna saat dikonfirmasi, Minggu (10/5/2026).

Erna menjelaskan, kasus Hantavirus yang diumumkan Kemenkes RI merupakan hasil pemeriksaan spesimen yang dikirim dari sejumlah daerah, termasuk Kalimantan Barat.

Ia mengatakan saat ini, Dinas Kesehatan Kalbar terus berkoordinasi dengan Balai Karantina Kesehatan Kelas I Pontianak untuk mencegah masuk dan penyebaran virus tersebut.

“Untuk saat ini salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar aktif menerapkan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), serta memberikan edukasi mengenai gejala dan bahaya virus Hanta,” ujarnya.

Menurut data Kemenkes, dari 23 kasus yang terkonfirmasi, sebanyak 20 pasien telah dinyatakan sembuh, sementara tiga lainnya meninggal dunia. Seluruh kasus di Indonesia teridentifikasi sebagai Hantavirus jenis Seoul Virus, yang umumnya ditularkan melalui tikus dan hewan pengerat lainnya.

Hantavirus ditularkan melalui kontak dengan urine, kotoran, air liur, atau debu yang terkontaminasi hewan pengerat. Gejala awal yang umum muncul antara lain demam, nyeri otot, sakit kepala, mual, dan gangguan pernapasan.

Tags: Hantavirus Kasus Hantavirus Masuk Kalbar KEMENKES RI

Continue Reading

Previous: Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Banyak Tak Dilaporkan, Pemprov Kalbar Minta Daerah Segera Bentuk UPTD PPA
Next: Terciduk Curi Motor di SPBU Batu Layang, Pelaku Sempat Ancam Warga dengan Sajam

Related Stories

Lim Mui Hong, pemilik toko Alfa Lim
  • Lokal

Tak Perlu Mudik, Oleh-oleh Khas Pontianak Kini Bisa Dikirim ke Berbagai Kota dengan Lion Parcel

Editor PI 23/06/2026
IMG_8644
  • Lokal
  • News

Sekda Harisson Hadiri Paripurna DPRD, Sebut Angka Kemiskinan hingga Stunting di Kalbar Menurun

Editor PI 23/06/2026
IMG_8641
  • Lokal
  • News

Sujiwo Targetkan Batu Ampar Jadi Desa Wisata, Listrik Jadi Langkah Awal

Editor PI 23/06/2026

Berita Terbaru

  • Tak Perlu Mudik, Oleh-oleh Khas Pontianak Kini Bisa Dikirim ke Berbagai Kota dengan Lion Parcel 23/06/2026
  • Yamaha Safety Riding Day 2026 Ajak Masyarakat #PILIHSELAMAT Saat Berkendara 23/06/2026
  • Auto Lebih Percaya Diri! Kolaborasi Yamaha x Kahf Sulap Grand Filano Hybrid Jadi Ala Classy Modern Explorer 23/06/2026
  • Sekda Harisson Hadiri Paripurna DPRD, Sebut Angka Kemiskinan hingga Stunting di Kalbar Menurun 23/06/2026
  • Sujiwo Targetkan Batu Ampar Jadi Desa Wisata, Listrik Jadi Langkah Awal 23/06/2026
  • Dermaga Sumber Agung Ambruk, Bupati Sujiwo Pastikan akan Segera Diperbaiki 23/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Lim Mui Hong, pemilik toko Alfa Lim
  • Lokal

Tak Perlu Mudik, Oleh-oleh Khas Pontianak Kini Bisa Dikirim ke Berbagai Kota dengan Lion Parcel

Editor PI 23/06/2026
Safety Riding
  • Otomotif

Yamaha Safety Riding Day 2026 Ajak Masyarakat #PILIHSELAMAT Saat Berkendara

Editor PI 23/06/2026
Modification Yamaha Grand Filano Hybrid x Kahf Collaboration_2
  • Otomotif

Auto Lebih Percaya Diri! Kolaborasi Yamaha x Kahf Sulap Grand Filano Hybrid Jadi Ala Classy Modern Explorer

Editor PI 23/06/2026
IMG_8644
  • Lokal
  • News

Sekda Harisson Hadiri Paripurna DPRD, Sebut Angka Kemiskinan hingga Stunting di Kalbar Menurun

Editor PI 23/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.