Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Pertama di Kalbar, RSUD Soedarso Sukses Lakukan Tindakan Coiling Aneurisma
  • News

Pertama di Kalbar, RSUD Soedarso Sukses Lakukan Tindakan Coiling Aneurisma

Editor PI 16/10/2025
IMG_5183

PONTIANAK INFORMASI- Warga Kalimantan Barat kini tak perlu lagi dirujuk ke luar provinsi untuk menjalani perawatan aneurisma otak. Sebab, RSUD Soedarso Pontianak untuk pertama kalinya berhasil melakukan tindakan coiling aneurisma di Gedung Cathlab, Sabtu (11/10).

Tindakan tersebut dilakukan terhadap satu pasien dengan pendampingan operasi (proctorship) oleh Konsultan Neurologi RSUD Dr. Soetomo Surabaya, dr. Achmad Firdaus Sani.

Direktur RSUD Soedarso Hary Agung Tjahyadi menjelaskan, tindakan ini merupakan bagian dari pengembangan layanan prioritas nasional yang dikenal dengan program Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi, serta Kesehatan Ibu dan Anak (KJSU-KIA). 

“Dalam tiga tahun terakhir, kami terus meningkatkan layanan KJSU-KIA melalui penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), dan pengadaan peralatan medis, termasuk sarana gedung yang mendukung,” ujarnya.

Menurut Hary Agung, pengembangan layanan ini memudahkan masyarakat Kalimantan Barat mengakses pelayanan kesehatan tanpa harus dirujuk ke luar provinsi. 

“Penyakit-penyakit tersebut memiliki risiko tinggi terhadap kecacatan dan kematian, serta membutuhkan biaya besar. Karena itu, kami berupaya agar layanan ini bisa dijamin oleh BPJS,” katanya.

Ia menambahkan, tindakan coiling aneurisma merupakan prosedur non-invasif bagi pasien stroke, khususnya pencegahan stroke pendarahan. 

“Cathlab Stroke RSUD Soedarso terus kami kembangkan. Dulu tindakan seperti ini belum pernah dilakukan di Kalbar, sekarang bisa di sini,” jelasnya.

Sepanjang 2024, RSUD Soedarso mencatat 515 kasus stroke pendarahan dan 1.190 kasus stroke penyumbatan. Dari total itu, 235 pasien stroke pendarahan masuk melalui IGD dan 225 di antaranya dirawat inap. Dimana untuk aneurisma sendiri merupakan bagian dari kasus stroke pendarahan yang terjadi di otak. 

“Pasien dengan risiko pendarahan bisa dicegah melalui tindakan aneurisma seperti ini,” terangnya.

Di tempat yang sama, Konsultan Neurologi RSUD Dr. Soetomo Surabaya dr. Achmad Firdaus Sani, menyampaikan apresiasi atas komitmen RSUD Soedarso dalam mengembangkan layanan stroke. 

“Stroke masih menjadi penyebab kematian pertama di Indonesia. Di banyak negara, angka kematian akibat stroke sudah menurun karena dukungan fasilitas memadai. Di Soedarso, kami melihat komitmen yang luar biasa,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, tindakan coiling aneurisma dilakukan dengan memasukkan kateter kecil melalui pangkal paha menuju pembuluh darah otak untuk menutup bagian yang melebar (aneurisma). 

“Lukanya hanya sebesar jari. Ini mirip dengan pemasangan ring jantung, hanya saja dilakukan di otak dengan bantuan teknologi angiografi tiga dimensi yang sudah tersedia di Soedarso,” jelasnya.

Sementara itu, Dokter spesialis saraf RSUD Soedarso, dr. Pandu Respati, yang memimpin tindakan tersebut mengatakan, teknologi neurointervensi minimal invasif ini memungkinkan perawatan pasien tanpa pembedahan besar. 

“Kami hanya memasukkan alat melalui pembuluh darah paha menuju lokasi aneurisma untuk menutupnya agar tidak pecah kembali,” katanya.

Ia menambahkan, tingkat kematian pasien aneurisma pecah mencapai 50 persen. Dengan hadirnya layanan ini, peluang keselamatan pasien di Kalbar diharapkan bisa meningkat signifikan. 

“Alhamdulillah, layanan ini sudah direkredensial oleh BPJS dan bisa dijamin oleh JKN. Ke depan, kami akan berupaya memperbanyak kasus-kasus yang bisa ditangani di sini,” ujarnya.

Pandu mengakui, layanan coiling aneurisma di Kalbar masih baru. Karena itu, pihaknya akan memperkuat jejaring dengan rumah sakit kabupaten/kota agar deteksi dini, dan sistem rujukan bisa berjalan optimal. 

“Target kami, makin banyak kasus yang bisa didiagnosis, dan ditangani cepat sehingga angka kematian akibat stroke pendarahan bisa ditekan,” tutupnya

Tags: aneurisma otak Kalbar RSUD Soedarso tindakan coiling aneurisma

Continue Reading

Previous: Prediksi 9 Kandidat Juara Piala Dunia 2026: Dominasi Tradisional Eropa dan Amerika Selatan Tetap Kuat
Next: Tim Trans7 Datangi Pesantren Lirboyo dan Sampaikan Permohonan Maaf Resmi

Related Stories

IMG_8644
  • Lokal
  • News

Sekda Harisson Hadiri Paripurna DPRD, Sebut Angka Kemiskinan hingga Stunting di Kalbar Menurun

Editor PI 23/06/2026
IMG_8641
  • Lokal
  • News

Sujiwo Targetkan Batu Ampar Jadi Desa Wisata, Listrik Jadi Langkah Awal

Editor PI 23/06/2026
IMG_8640
  • Lokal
  • News

Dermaga Sumber Agung Ambruk, Bupati Sujiwo Pastikan akan Segera Diperbaiki

Editor PI 23/06/2026

Berita Terbaru

  • Prabowo Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan 24/06/2026
  • Istana Minta Publik Tunggu Persidangan soal 41 Nama di Kasus Korupsi MBG 24/06/2026
  • Dua Mobil Patroli Polisi Dirusak OTK Usai Pengamanan HUT Jakarta di Bundaran HI 23/06/2026
  • LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Korban Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Kecam Kekerasan 23/06/2026
  • Dedi Mulyadi Respons Penangkapan Taufik Hidayat: Harus Dihukum Setimpal 23/06/2026
  • Polisi Sebut Pelaku Penyekapan di Bandung Sempat Berpindah-pindah Sebelum Ditangkap 23/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Prabowo Sindir Keras Kritikus Pintar MBG: Lihatlah Anak-Anak yang Menanti!
  • Politik

Prabowo Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan

Editor PI 24/06/2026
Kejagung Dalami Dugaan Korupsi Pengadaan CCTV di Badan Gizi Nasional
  • Politik

Istana Minta Publik Tunggu Persidangan soal 41 Nama di Kasus Korupsi MBG

Editor PI 24/06/2026
Dua Mobil Patroli Polisi Dirusak OTK Usai Pengamanan HUT Jakarta di Bundaran HI
  • Nasional

Dua Mobil Patroli Polisi Dirusak OTK Usai Pengamanan HUT Jakarta di Bundaran HI

Editor PI 23/06/2026
LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Korban Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Kecam Kekerasan
  • Nasional

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Korban Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Kecam Kekerasan

Editor PI 23/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.