PONTIANAK INFORMASI – Kepemimpinan Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan bersama Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan genap memasuki satu tahun masa jabatan sejak dilantik pada 20 Februari 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto di Jakarta.
Selama satu tahun memimpin, berbagai program pembangunan mulai dari infrastruktur, pendidikan hingga sektor kesehatan disebut terus berjalan di tengah keterbatasan anggaran.
Anggota DPRD Kalimantan Barat, Suriansyah, menilai pasangan kepala daerah tersebut tetap berupaya menjalankan pembangunan secara optimal meski menghadapi tantangan efisiensi anggaran, baik dari APBD maupun APBN.
Menurutnya, sejumlah program pemerintah pusat di Kalbar telah berjalan cukup baik. Di antaranya program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, layanan pengobatan gratis, Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda hingga berbagai bantuan sosial yang dirasakan langsung masyarakat.
“Dengan berbagai keterbatasan anggaran APBD, APBN dan kebijakan efisiensi anggaran, Pasangan Ria Norsan telah berusaha melaksanakan pembangunan di Kalbar dengan optimal,” ujarnya saat dihubungi via Whatsapp, Rabu (25/2/26).
Selain program pusat, berbagai kegiatan yang bersumber dari APBD juga dinilai menunjukkan progres signifikan. Salah satunya peningkatan kemantapan jalan provinsi yang disebut semakin merata di berbagai wilayah Kalimantan Barat.
Ia juga menilai sejumlah program yang sempat terdampak kebijakan efisiensi anggaran tetap bisa dilaksanakan secara wajar tanpa menghambat rencana pembangunan yang telah disusun sebelumnya.
“Program yang terkena kegiatan efisiensi juga dapat terlaksana dengan wajar sehingga tidak menghambat rencana yang telah ditetapkan,” sebutnya.
Meski demikian, Suriansyah mengatakan harapan masyarakat terhadap pembangunan di Kalbar tentu masih cukup besar. Beberapa target yang diharapkan ke depan antara lain peningkatan pertumbuhan ekonomi di atas lima persen serta penurunan ketimpangan ekonomi atau gini ratio hingga di bawah angka 0,35.
“Masyarakat masih mendambakan peningkatan pelayanan publik dan perijinan, peningkatan kemudahan berusaha, peningkatan lowongan kerja, peningkatan dan pemerataan kesempatan bersekolah,” ujarnya.
Ia menambahkan, kekompakan antara gubernur dan wakil gubernur juga menjadi harapan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang lebih maksimal.
“Masyarakat percaya kalau gubernur dan wakil gubernur tetap selaras, maka capaian pembangunan dan kesejahteraan masyarakat juga akan semakin meningkat,” katanya.
Suriansyah pun mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Barat untuk ikut berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah serta memberikan kontribusi positif di bawah kepemimpinan Ria Norsan dan Krisantus Kurniawan.
