PONTIANAK INFORMASI – Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan operasional 1.061 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara serentak di seluruh Indonesia, Sabtu (16/5). Peresmian dilakukan secara virtual dan diikuti berbagai daerah.
Di Kabupaten Kubu Raya, kegiatan dipusatkan di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Rasau Jaya Satu, Kecamatan Rasau Jaya. Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, unsur Forkopimda, dan sejumlah pihak terkait.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan koperasi merupakan amanat Pasal 33 UUD 1945 sekaligus menjadi fondasi utama ekonomi kerakyatan di Indonesia.
Ia menyebut pengoperasian ribuan titik koperasi tersebut menjadi langkah nyata pemerintah untuk memperkuat ekonomi masyarakat dari tingkat desa.
Menurut Prabowo, koperasi yang dibangun tidak hanya berbentuk konsep, tetapi telah dilengkapi fasilitas pendukung seperti gudang, cold storage, sarana logistik, hingga sistem digitalisasi.
Presiden juga menekankan pembangunan ekonomi nasional harus dimulai dari desa agar masyarakat menjadi pelaku utama dalam pertumbuhan ekonomi.
Ia menjelaskan Koperasi Merah Putih memiliki tiga misi utama, yakni menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, memberikan akses modal usaha berbunga rendah, serta menampung hasil panen masyarakat dengan harga yang adil.
Sementara itu, Sukiryanto berharap keberadaan Koperasi Merah Putih di Rasau Jaya dapat memberi manfaat besar bagi masyarakat dan mampu bersaing dalam penyediaan kebutuhan pokok.
“Alhamdulillah tempatnya luas. Mudah-mudahan nanti betul-betul bermanfaat dan bisa bersaing,” ujarnya.
Ia juga berharap koperasi tersebut nantinya dapat menghadirkan harga barang yang lebih murah bagi masyarakat.
“Kalau memang tidak kena PPN berarti ada selisih hampir sebelas persen. Ini tentu menjadi harapan kita bersama supaya masyarakat bisa mendapatkan harga yang lebih terjangkau,” katanya.
Sukiryanto menambahkan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan terus mendukung pengembangan Koperasi Merah Putih di seluruh desa di wilayah tersebut.
“Kita di Kubu Raya sendiri kurang lebih ada 123 desa. Mudah-mudahan semuanya bisa terpenuhi dan supply barangnya lancar,” tuturnya.
