Screenshot
PONTIANAK INFORMASI – Pasangan ganda putri, Steviolin Marcella dan Sarah Daisy Theresia Christina Rambitan harus terhenti di babak kualifikasi Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026, Selasa (1/8/26).
Bertanding melawan pasangan sesama Indonesia, Steviolin/ Sarah memberikan perlawanan ketat sebelum akhirnya kalah 21-23, 13-21.
Meski gagal melangkah ke babak berikutnya, penampilan Steviolin menjadi momen spesial. Atlet kelahiran Pontianak itu mendapat kesempatan tampil di turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 100 di kota kelahirannya.
Steviolin mengaku tidak ingin membebani diri dengan tekanan bermain di hadapan publik sendiri. Ia justru melihat turnamen tersebut sebagai kesempatan untuk menambah pengalaman.
“Aku enggak terlalu banyak tekanan. Yang penting aku berpikir bagaimana bisa bermain dengan baik. Karena aku tahu pertandingan di sini juga tidak mudah karena lawan-lawan yang dihadapi memiliki kemampuan yang bagus,” katanya.
Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 juga menjadi turnamen Super 100 pertama bagi Steviolin dan Sarah sebagai pasangan.
Keduanya masih terbilang pasangan baru karena baru sekitar dua hingga tiga bulan berpartner. Meski waktu persiapan relatif singkat, mereka berusaha memaksimalkan latihan untuk menghadapi persaingan di level internasional.
“Untuk menghadapi turnamen Super 100 ini, kami melakukan persiapan ekstra. Dalam sehari kami bisa latihan dua kali, sama seperti teman-teman yang lain,” ungkap Steviolin.
Bagi Steviolin, hasil ini bukan akhir. Justru menjadi bekal untuk terus berkembang dan membuktikan bahwa atlet daerah juga mampu bersaing di panggung bulu tangkis internasional.
