Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Wagub Krisantus Raih Gelar Adat Cendaga Bandar Bicara Tuah Benua di PGD ke-40
  • Lokal
  • News

Wagub Krisantus Raih Gelar Adat Cendaga Bandar Bicara Tuah Benua di PGD ke-40

Editor PI 22/05/2026
d024e56e-f777-40a1-86d3-f5d88fcf75d1

PONTIANAK INFORMASI – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan menerima gelar adat Cendaga Bandar Bicara Tuah Benua dalam rangkaian Pekan Gawai Dayak (PGD) ke-40 di Rumah Radakng, Pontianak, Kamis (21/5/2026).

Gelar tersebut diberikan oleh masyarakat adat Kabupaten Ketapang sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan kiprahnya.

Penghargaan itu disampaikan saat prosesi ritual adat Makan Beradat yang menjadi salah satu agenda utama dalam perayaan budaya tahunan masyarakat Dayak tersebut.

Dalam sambutannya, Krisantus menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan PGD ke-40 serta mengapresiasi kehadiran para tokoh adat, tokoh agama, masyarakat, hingga jajaran kepala daerah yang ikut memeriahkan acara.

Menurutnya, tradisi Makan Beradat bukan hanya sekadar kegiatan makan bersama, tetapi juga simbol rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atau Jubata serta lambang persatuan masyarakat Dayak.

“Tradisi ini adalah warisan leluhur yang mencerminkan jati diri kita. Ke depan, kualitas dan kuantitas nilai-nilai kebersamaan ini harus terus kita tingkatkan bersama,” ujar Krisantus.

Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada masyarakat adat Kabupaten Ketapang atas pemberian gelar adat tersebut. Menurutnya, penghargaan itu menjadi gelar adat kedua yang diterimanya dari wilayah Ketapang.

Krisantus menegaskan, gelar adat bukan sesuatu yang digunakan untuk kebanggaan pribadi ataupun dipamerkan. Ia menyebut, gelar adat memiliki tanggung jawab moral, sosial, dan kemasyarakatan yang besar bagi penerimanya.

“Gelar ini tentu memiliki tanggung jawab sosial, tanggung jawab moral, dan tanggung jawab konstitusi. Karena itu, penghargaan ini harus dipertanggungjawabkan melalui sikap dan perilaku nyata di tengah masyarakat,” katanya.

Ia menilai, pemberian gelar adat dilakukan melalui pertimbangan dan penilaian mendalam dari para tokoh adat terhadap sosok yang dianggap layak menerima penghormatan tersebut.

Menutup sambutannya, Krisantus mengajak masyarakat Dayak di Kalimantan Barat untuk terus menjaga jati diri, membangun kemandirian, serta memperkuat integritas dalam mengelola potensi daerah.

“Saya ingin masyarakat Dayak memiliki integritas, harga diri, dan kedaulatan. Ke depan, kita harus mandiri dan tidak bergantung kepada pihak lain dalam melaksanakan berbagai agenda dan event di provinsi yang kita cintai ini,” tegasnya.

Ia kembali menyampaikan apresiasi kepada masyarakat adat Kabupaten Ketapang atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat adat Kabupaten Ketapang atas kepercayaan dan penghargaan ini,” tutup Krisantus.

Tags: Pekan Gawai Dayak Wagub krisantus

Continue Reading

Previous: Usai Jadi Tersangka Korupsi IUP, Kantor Bos Tambang ‘Aseng’ di Pontianak Sepi Aktivitas
Next: Kalbar Masuk 4 Besar Indeks Demokrasi Indonesia Tertinggi Nasional

Related Stories

IMG_7600
  • Lokal
  • News

Renovasi Pendopo Gubernur Kalbar dari Tahun 2025-2026 Capai Rp10,26 Miliar, Ini Penjelasan Ria Norsan

Editor PI 11/06/2026
IMG_7532
  • News

Rakernas ARSADA di Pontianak: Baru 20-25 RSUD di Indonesia yang Mandiri Secara Finansial

Editor PI 11/06/2026
IMG_7623
  • Lokal
  • News

Warga Sulit Dapat Gas Melon, Pemkab Kapuas Hulu Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg

Editor PI 11/06/2026

Berita Terbaru

  • Renovasi Pendopo Gubernur Kalbar dari Tahun 2025-2026 Capai Rp10,26 Miliar, Ini Penjelasan Ria Norsan 11/06/2026
  • Rakernas ARSADA di Pontianak: Baru 20-25 RSUD di Indonesia yang Mandiri Secara Finansial 11/06/2026
  • Warga Sulit Dapat Gas Melon, Pemkab Kapuas Hulu Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg 11/06/2026
  • Pertamax Naik, Wako Edi Kamtono Sebut Operasional Pemkot Pontianak Ikut Tertekan 11/06/2026
  • Kembalikan Fungsi Jalan Asahan untuk Lalu Lintas Kendaran, Satpol PP Pontianak Tertibkan Lapak PKL Pasar Tengah 11/06/2026
  • RUU Masyarakat Adat Bahas di Kalbar, Ria Norsan Soroti Perlindungan Hak Tanah Masyarakat 10/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_7600
  • Lokal
  • News

Renovasi Pendopo Gubernur Kalbar dari Tahun 2025-2026 Capai Rp10,26 Miliar, Ini Penjelasan Ria Norsan

Editor PI 11/06/2026
IMG_7532
  • News

Rakernas ARSADA di Pontianak: Baru 20-25 RSUD di Indonesia yang Mandiri Secara Finansial

Editor PI 11/06/2026
IMG_7623
  • Lokal
  • News

Warga Sulit Dapat Gas Melon, Pemkab Kapuas Hulu Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg

Editor PI 11/06/2026
IMG_7470
  • Lokal
  • News

Pertamax Naik, Wako Edi Kamtono Sebut Operasional Pemkot Pontianak Ikut Tertekan

Editor PI 11/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.